Utang Indonesia Rp3.706,52 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani

Ardi Mandiri

Rabu, 26 Juli 2017 | 05:07 WIB
Utang Indonesia Rp3.706,52 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani
Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengadakan Rapat Kerja dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diwakili oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/7).

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pemerintah selalu berupaya mengelola dana pinjaman dengan bertanggungjawab, baik dari sisi total defisit, jumlah utang yang diperbolehkan undang-undang maupun peruntukannya.

"Pinjaman dilakukan dengan tingkat yang dijaga hati-hati sehingga tidak mengancam kesehatan keuangan negara itu sendiri dan diperuntukkan untuk mendanai kegiatan-kegiatan produktif," ujar Sri Mulyani usai menjadi pembicara dalam acara Supermentor ke-20 yang diselenggarakan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di Jakarta, Selasa malam.

Menkeu menjelaskan bahwa tambahan penerimaan negara yang berasal dari pinjaman diupayakan untuk mendanai pembangunan diantaranya pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan subsidi kepada masyarakat miskin.

Selain investasi untuk sumber daya manusia, dana pinjaman juga dimanfaatkan untuk menunjang infrastruktur dan akses bagi sektor-sektor unggulan seperti pariwisata.

"Saya berinvestasi untuk aksesibilitas di Labuan Bajo yang pada 2015 hanya disinggahi 24 kapal pesiar, kini baru bulan Juli 2017 sudah didatangi 42 kapal pesiar. Ini kan kegiatan ekonomi produktif yang hasilnya bisa untuk membayar kembali utang kita," tutur Sri Mulyani.

Meskipun menilai posisi utang Indonesia tidak cukup buruk dengan rata-rata defisit APBN sekitar 1,6 persen dan rata-rata pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen dalam sepuluh tahun terakhir, Menkeu tetap meminta masyarakat aktif mengontrol setiap kebijakan termasuk belanja pemerintah.

"Kita harus membelanjakan APBN dengan benar karena itu adalah uang anda. Anda harus peduli seberapa besar uang tersebut dibelanjakan dan untuk apa saja," tutur Sri Mulyani.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mencatat posisi utang pemerintah pusat sampai Juni 2017 mencapai Rp3.706,52 triliun, yang dimanfaatkan untuk memenuhi target pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di berbagai sektor.

Laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko yang dipantau di Jakarta, Selasa, menyatakan porsi utang sebesar Rp3.706,52 triliun itu terdiri dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) Rp2.979,5 triliun atau 80,4 persen dan pinjaman Rp727,02 triliun atau 19,6 persen.

Posisi utang pemerintah pusat pada Juni 2017 ini mengalami peningkatan secara neto sebesar Rp34,19 triliun, dibanding bulan sebelumnya, yang berasal dari penerbitan SBN sebesar Rp35,77 triliun dan pelunasan pinjaman sebesar Rp1,59 triliun.

Secara keseluruhan, penambahan utang neto pada periode Januari-Juni 2017 adalah sebesar Rp191,06 triliun, yang berasal dari penerbitan SBN Rp198,89 triliun dan pelunasan pinjaman Rp7,83 triliun.

Tambahan pembiayaan utang ini memungkinkan adanya kenaikan belanja produktif di bidang pendidikan, infrastruktur, kesehatan, transfer ke daerah dan dana desa, serta belanja sosial.

Selain itu, pemerintah memiliki komitmen secara berkesinambungan dalam hal pembayaran kewajiban utang sebagai konsekuensi pembiayaan defisit APBN tahun berjalan dan periode sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Ini, Eximbank akan Terbitkan Surat Utang 5 Miliar Dolar AS

Tahun Ini, Eximbank akan Terbitkan Surat Utang 5 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 12:58 WIB

Akhirnya Pemerintah Hapus Utang PDAM Rp3,2 Triliun

Akhirnya Pemerintah Hapus Utang PDAM Rp3,2 Triliun

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 17:23 WIB

Jokowi: Utang Kita Tergolong Kecil

Jokowi: Utang Kita Tergolong Kecil

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2015 | 17:39 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×