Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Mau Rumah Cepat Terjual? Jangan Sampai Salah Renovasi

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 04 Agustus 2017 | 16:51 WIB
Mau Rumah Cepat Terjual? Jangan Sampai Salah Renovasi

Suara.com - Biasanya orang akan merenovasi rumah yang mau dijual dengan harapan bisa laku dengan harga tinggi. Tapi, salah renovasi justru bisa bikin rumah susah dijual dan merugi. Karena banyak orang yang mau beli rumah tanpa banyak renovasi di dalamnya.

Calon pembeli kayak gini sudah punya konsep desain sendiri untuk rumah yang mereka inginkan. Rugi kan kalau sudah mahal-mahal renovasi rumah tapi malah akhirnya nggak laku?

Nah, biar uang dan jerih payah kamu nggak sia-sia, simak nih beberapa hal yang perlu dihindari saat merenovasi rumah yang mau kamu jual.

Taman yang luas
Punya taman di pekarangan rumah yang luas dan dipenuhi rumput hijau pasti bisa menimbulkan kesan segar. Tapi, belum tentu calon pembeli suka. Karena taman yang luas justru membutuhkan perawatan ekstra.

Artinya, penghuni harus meluangkan waktu motong rumput, atau paling nggak nyewa tukang kebun.

Solusinya nih, percantik aja tamannya dengan memasang conblock atau sejenis beton pracetak di beberapa area. Ini bisa juga berfungsi menjadi jalur untuk jalan kaki.

Tidak ada garasi
Jangan berpikir garasi bisa dihilangkan untuk dialihkan fungsi sebagai ruang keluarga atau yang lain. Calon pembeli biasanya mempertimbangkan luas garasi. Terutama bagi mereka yang memiliki kendaraan pribadi.

Kolam renang
Kolam renang rumah itu kadang jadi simbol kemapanan pemilik rumah. Jelas aja, bikin kolam renang soalnya sudah pasti nggak murah. Masalah kolam renang ini nggak jauh beda sih sama masalah taman. Intinya, butuh perawatan ekstra.

Mengurangi kamar
Ada orang yang sengaja mengurangi jumlah kamar supaya rumah kelihatan lebih luas. Tapi ini strategi yang salah. Karena mau seluas apapun rumahmu, kalau cuma ada satu kamar tidur dan satu kamar mandi, tetap aja dianggap kecil.

Gimana kalau yang mau beli rumahmu adalah keluarga dengan tiga anak? Otomatis, calon pembeli harus merogoh kocek buat renovasi ulang dengan nambah kamar.

Merenovasi rumah dengan konsep mewah
Ingat, pertimbangan seseorang untuk beli rumah itu adalah harga, luas, dan lokasi. Merenovasi rumah dengan konsep mewah itu urusan selera dan nggak bisa dipandang sebagai investasi.
Memodifikasi rumah dengan mengganti lantai keramik dengan marmer atau kayu jati jelas butuh biaya besar. Apa itu menjamin rumahmu cepat laku kalau dijual? Nggak juga.

Perlu dipahami kalau tiap calon pembeli punya preferensi rumah ideal yang beda-beda. Intinya, nggak semua orang suka dengan gaya rumah mewah. Pada akhirnya, renovasi sebelum menjual rumah itu perlu dipikirkan masak-masak. Apalagi kalau sudah menyangkut gaya dan desain. Karena sekali lagi, selera tiap orang itu berbeda-beda.

Jadi, lebih bijak dalam merenovasi hunian ya! jangan sampai rumah susah dijual gara-gara renovasi.
 
 
Baca juga artikel lainnya:

Kebutuhan Renovasi Rumah Makin Mendesak? Nih 6 Sumber Dananya

5 Ide Renovasi Dapur Murah dengan Bujet di Bawah Rp 10 Juta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Lanjut Kuliah S2 Coba Pertimbangkan Hal-Hal Ini

Sebelum Lanjut Kuliah S2 Coba Pertimbangkan Hal-Hal Ini

Bisnis | Sabtu, 29 Juli 2017 | 19:55 WIB

Ini 5 Startup yang Bisa Dicoba buat Pasang Iklan yang Efektif

Ini 5 Startup yang Bisa Dicoba buat Pasang Iklan yang Efektif

Tekno | Sabtu, 22 Juli 2017 | 18:49 WIB

Ini Hal-hal yang Bisa Diperoleh secara Gratisan

Ini Hal-hal yang Bisa Diperoleh secara Gratisan

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 20:16 WIB

Niat Buka Usaha? Ini Ide Usaha Kreatif yang Bisa Dipertimbangkan

Niat Buka Usaha? Ini Ide Usaha Kreatif yang Bisa Dipertimbangkan

Bisnis | Kamis, 20 Juli 2017 | 20:07 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB