Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Bappenas Berencana Beri Asuransi Untuk Pengangguran

Adhitya Himawan

Senin, 14 Agustus 2017 | 15:35 WIB
Bappenas Berencana Beri Asuransi Untuk Pengangguran
Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro di Jakarta. [Antara/Sigid Kurniawan]

Badan Perencanaan Pembangunan (Bappenas) masih mengkaji rencana adanya asuransi untuk pengangguran (unemployment insurance). Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan ketimpangan di Indonesia.

"Kita coba mencari cara mengurangi 'poverty' dan 'inequality'. Kalau mencontoh negara maju, ada yang namanya 'unemployment benefit'. Tentunya ini harus dilihat dulu 'case'(kasus) Indonesia, makanya kita kaji dulu apakah ini mekanisme yang paling bagus untuk mengurangi ketimpangan tadi," kata Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro usai menghadiri acara International Conference on Indonesian Economy and Development (ICIED) di Jakarta, Senin (14/8/2017).

Sebelumnya, pada akhir tahun lalu, Bappenas sempat menggelar diskusi dengan berbagai pihak terkait baik dari pemerintah, pengusaha, pakar, masyarakat, dan pihak terkait lainnya, membahas wacana asuransi bagi penganggur tersebut.

Bappenas menyebutkan, asuransi pengangguran dapat menjadi semacam 'bantalan' bagi para pekerja saat mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan atau institusi tempatnya bekerja.

Bambang sebelumnya sempat menuturkan pengalamannya mempelajari asuransi bagi pengangguran di Australia. Ada dampak negatif dari asuransi pengangguran karena para penganggur justru menjadi malas bekerja karena sudah adanya dana tersebut.

" Ada syarat dalam setiap tiga bulan mendaftar di bursa kerja, tapi ya akhirnya daftar-daftar aja. Akhirnya tidak ada yang mau kerja, karena lebih nyaman dapat unemployment benefit tadi," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Bambang, perlu ada perhitungan yang pas agar asuransi pengangguran tersebut benar-benar dapat bermanfaat bagi para penganggur yang tengah mencari pekerjaan baru.

"Maka perlu ada hitungan berapa persen dari APBN dan ada batasnya. Kami beri unemployment benefit agar mereka bisa menjaga keluarga sampai mendapatkan pekerjaan," kata Bambang. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasdem Minta TKI Dipastikan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Nasdem Minta TKI Dipastikan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 17:14 WIB

CALISA dan Bumida 1967 Kerja Sama Pemasaran Asuransi Syariah

CALISA dan Bumida 1967 Kerja Sama Pemasaran Asuransi Syariah

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 09:24 WIB

Bappenas Minta Anies Perhatikan Ketersediaan Air Minum Jakarta

Bappenas Minta Anies Perhatikan Ketersediaan Air Minum Jakarta

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 13:20 WIB

Sukses di Usia Muda, Coba Lirik Profesi Ini

Sukses di Usia Muda, Coba Lirik Profesi Ini

Lifestyle | Senin, 31 Juli 2017 | 21:26 WIB

Anak Usaha Tje Fuk Kosmetik Gandeng Zurich Insurance

Anak Usaha Tje Fuk Kosmetik Gandeng Zurich Insurance

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2017 | 19:02 WIB

Adira Insurance Bidik Lebih Banyak Nasabah Motopro

Adira Insurance Bidik Lebih Banyak Nasabah Motopro

Bisnis | Kamis, 20 Juli 2017 | 05:29 WIB

Danamas Akhirnya Raih Izin Usaha Dari OJK

Danamas Akhirnya Raih Izin Usaha Dari OJK

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 05:00 WIB

Generali Indonesia Luncurkan Produk IPLAN

Generali Indonesia Luncurkan Produk IPLAN

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 02:00 WIB

Adira Insurance Layani Pemudik Dengan Autocillin Mobile Claim

Adira Insurance Layani Pemudik Dengan Autocillin Mobile Claim

Bisnis | Sabtu, 15 Juli 2017 | 06:06 WIB

Kelebihan Produk Asurasi Jiwa Terbaru Milik AXA Financial

Kelebihan Produk Asurasi Jiwa Terbaru Milik AXA Financial

Bisnis | Kamis, 13 Juli 2017 | 14:08 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:18 WIB

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:36 WIB

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47 WIB

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB