Indonesia-Singapura Akan Kerjasama Ekonomi Digital

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 07 September 2017 | 16:39 WIB
Indonesia-Singapura Akan Kerjasama Ekonomi Digital
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Presiden Joko Widodo [Biro Pers Istana]

Suara.com - Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di The Istana, Singapura, Kamis (7/9/2017). Dalam pertemuan itu, Jokowi dan Lee menyepakati kerjasama yang akan dilakukan di masa mendatang, termasuk pengembangan ekonomi digital.

"Kerjasama ekonomi digital bukan lagi merupakan opsi, namun sebuah keniscayaan. Ini akan menjadi prioritas bagi Indonesia dan Singapura," kata Jokowi dalam pernyataan pers bersama.

Dengan menggabungkan potensi investasi, teknologi dengan talenta serta potensi pasar yang besar, Presiden meyakini jika kerja sama ekonomi digital akan membawa ekonomi Indonesia dan Singapura semakin melompat maju.

"Bukan hanya melangkah maju, namun melompat maju," ujar dia.



Kepala Negara juga menyebut Batam sebagai tempat yang ideal untuk mengembangkan kerja sama ekonomi digital. Di antaranya pengembangan digital park cluster di Nongsa Batam, pembangunan start-up incubator, program training for trainers baik untuk pekerja IT maupun para dosen.

"Selain ekonomi digital, kerja sama pariwisata juga merupakan peluang besar yang belum di optimalkan. Indonesia memiliki obyek wisata yang sangat lengkap, wisata sejarah, budaya, alam, kuliner ataupun belanja. Destinasi baru terus dikembangkan termasuk 'Ten New Bali'," kata dia.

Oleh karena itu, Jokowi dan Lee sepakat meningkatkan kerjasama dan menyinergikan keunggulan yang dimiliki kedua negara di bidang pariwisata. Di antaranya melalui pengembangan destinasi wisata bersama (joint destinations), kerjasama pengoperasian wisata kapal pesiar, pembangunan dermaga kapal pesiar, peningkatan investasi infrastruktur pariwisata, serta kerja sama pengembangan Meeting, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE).

Di awal pernyataan pers bersama, Jokowi mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun yang istimewa bagi Indonesia dan Singapura.

"Tahun ini kita merayakan 50 tahun hubungan diplomatik kita. Singapura telah menjadi mitra utama Indonesia di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata. Demikian juga Indonesia untuk Singapura," ujar Jokowi.

Dia meyakini pembentukan 'Indonesia-Singapore Business Council' pada bulan Juli lalu akan semakin meningkatkan hubungan antar pebisnis kedua negara. Di samping itu, tahun 2017 juga merupakan tahun yang tak kalah istimewa karena bertepatan dengan 50 tahun berdirinya ASEAN.

"Indonesia dan Singapura merupakan dua dari 5 negara pendiri ASEAN," kata dia.

Jokowi juga mengapresiasi ASEAN yang telah mampu menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera. Untuk itu, Indonesia mendukung Singapura sebagai Ketua ASEAN tahun depan.

baca juga

"Saya telah sampaikan dukungan penuh Indonesia terhadap keketuaan Singapura kepada PM Lee," ujar dia.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan pentingnya menjaga kesatuan dan sentralitas ASEAN. Hal tersebut penting dilakukan agar ASEAN tetap relevan bagi negara anggota dan masyarakatnya serta dapat berkontribusi lebih besar bagi dunia.

"Tantangan 50 tahun terakhir telah dapat kita lalui. Tantangan 50 tahun ke depan akan berbeda," kata dia.

Dalam pernyataannya, PM Lee mengatakan bahwa Kawasan Industri Kendal yang diresmikan oleh Presiden Jokowi dan dirinya pada tahun lalu telah berjalan dengan baik.

"Menarik sekira 32 penyewa, mendatangkan sekitar 500 juta dolar AS untuk investasi, dan menciptakan sekitar 4.000 lapangan pekerjaan. Ada sejumlah rencana mendirikan Politeknik di Kawasan Industri Kendal untuk menciptakan tenaga kerja yang terlatih untuk mendukung proyek-proyek yang ada," kata PM Lee.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Riset Tenologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala BNPB Willem Rampangilei dan Duta Besar Indonesia untuk Singapura I Gusti Ngurah Swajaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Hasil Kesepakatan Jokowi dan PM Lee

Ini Hasil Kesepakatan Jokowi dan PM Lee

News | Kamis, 07 September 2017 | 16:31 WIB

Menkeu Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Tak Penuhi Target

Menkeu Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Tak Penuhi Target

Bisnis | Kamis, 07 September 2017 | 16:28 WIB

Istana Klaim Jokowi Tak Mau Urus Pilpres Jelang Tahun Politik

Istana Klaim Jokowi Tak Mau Urus Pilpres Jelang Tahun Politik

News | Kamis, 07 September 2017 | 15:19 WIB

Singapura lewat Brand Baru Beri Kesempatan untuk si "Passionate"

Singapura lewat Brand Baru Beri Kesempatan untuk si "Passionate"

Lifestyle | Kamis, 07 September 2017 | 13:44 WIB

Di Bawah Mendung, Jokowi Bertemu PM Singapura

Di Bawah Mendung, Jokowi Bertemu PM Singapura

News | Kamis, 07 September 2017 | 11:09 WIB

Hari Kedua di Singapura, Jokowi Jalan-Jalan Pagi Bareng PM Lee

Hari Kedua di Singapura, Jokowi Jalan-Jalan Pagi Bareng PM Lee

News | Kamis, 07 September 2017 | 06:59 WIB

Sri Mulyani Akui Konflik Korea Bisa Pengaruhi Ekonomi Global

Sri Mulyani Akui Konflik Korea Bisa Pengaruhi Ekonomi Global

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 19:38 WIB

Presiden Jokowi Telah Tiba di Singapura

Presiden Jokowi Telah Tiba di Singapura

News | Rabu, 06 September 2017 | 19:01 WIB

Jokowi Keluarkan Pepres Pendidikan Karakter Bangsa

Jokowi Keluarkan Pepres Pendidikan Karakter Bangsa

Foto | Rabu, 06 September 2017 | 17:13 WIB

Bahas Investasi dan Ekonomi Digital, Jokowi ke Singapura

Bahas Investasi dan Ekonomi Digital, Jokowi ke Singapura

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 17:09 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×