Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

DKI Bakal Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah Dunia

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 01 Oktober 2017 | 01:47 WIB
DKI Bakal Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah Dunia
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyambangi Gedung KPK, Jakarta, Senin (25/9).

Suara.com - Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dicanangkan jadi pusat pengembangan ekonomi syariah dunia saat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta menggelar Musyawarah Wilayah dan Rapat Kerja Wilayah (Muswil dan Rakerwil) di salah satu hotel di DKI Jakarta, Sabtu.

Dalam Muswil dan Rakerwil itu terpilih secara aklamasi Reza Artha sebagai Ketua MES DKI Jakarta periode 2017 -2022.

Reza mengatakan, di organisasi MES pengurus dan para anggota lebih mengetengahkan musyawarah mufakat dibandingkan voting.

Muswil tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina MES DKI Jakarta.

"Sandiaga Uno berpesan agar MES lebih berperan dalam pembangunan DKI Jakarta khususnya di bidang ekonomi syariah. Salah satu yang beliau canangkan tadi adalah bagaimana DKI Jakarta menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dunia," kata Reza.

Mengingat Jakarta adalah ibu kota negara dengan penduduk 220 juta muslim tentunya itu jadi salah satu daya tarik yang potensial mengembangkan ekonomi syariah di Jakarta, katanya.

"MES DKI Jakarta memiliki program pertahun di mana yang akan dibidik adalah event internasional yang berkaitan dengan ekonomi syariah terutama di bidang halal lifestyle," kata Reza.

Program tersebut mencakup beberapa bidang di antaranya pariwisata halal, kuliner halal, busana muslim, dan industri kreatif halal atau entertainment, katanya.

"Empat itu kita coba bidik untuk menjadi event yang akan kita buat di tingkat internasional," kata Reza.

Sementara untuk program jangka panjang, pihaknya membidik agar DKI Jakarta menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dunia, terutama tentang pariwisata halal. Saat ini di dunia anggaran untuk pariwisata halal hampir mencapai Rp150 miliar dolar AS, katanya.

"Jadi pariwisata dari negara - negara yang mayoritas penduduk muslim ya. Artinya meraka di dunia itu Rp150 miliar dolar AS sementara pariwisata Indonesia sendiri income-nya itu dalam bentuk mata uang asing itu berada di posisi kedua setelah CPO," kata Reza.

Diharapkan sampai tahun 2020 mendatang pariwisata halal tersebut menjadi sumber penghasilan negara yang nomor satu, katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur BI: Ekonomi Syariah Harus Ditingkatkan di Indonesia

Gubernur BI: Ekonomi Syariah Harus Ditingkatkan di Indonesia

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 02:18 WIB

Daftar Efek Syariah OJK Capai Angka Tertinggi

Daftar Efek Syariah OJK Capai Angka Tertinggi

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2017 | 11:10 WIB

Al Azhar dan Bank Indonesia Hadirkan Program Nasional E-eksis

Al Azhar dan Bank Indonesia Hadirkan Program Nasional E-eksis

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 12:51 WIB

Menanti Kebangkitan Ekonomi Islam di Tanah Air

Menanti Kebangkitan Ekonomi Islam di Tanah Air

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 05:17 WIB

Di Era Kapitalis, Bisnis Syariah Dinilai akan Ciptakan Keadilan

Di Era Kapitalis, Bisnis Syariah Dinilai akan Ciptakan Keadilan

Bisnis | Minggu, 15 Mei 2016 | 13:50 WIB

Indonesia akan Promosikan Industri Pariwisata di WIEF 2016

Indonesia akan Promosikan Industri Pariwisata di WIEF 2016

Bisnis | Selasa, 10 Mei 2016 | 14:25 WIB

Menkeu Senang Indonesia Jadi Tuan Rumah WIEF 2016

Menkeu Senang Indonesia Jadi Tuan Rumah WIEF 2016

Bisnis | Selasa, 10 Mei 2016 | 14:22 WIB

Forum Ekonomi Islam Dunia Kembali Digelar Pada Agustus 2016

Forum Ekonomi Islam Dunia Kembali Digelar Pada Agustus 2016

Bisnis | Selasa, 10 Mei 2016 | 12:41 WIB

Ekonomi Syariah Diminta Lebih Berkontribusi Pada Pembangunan

Ekonomi Syariah Diminta Lebih Berkontribusi Pada Pembangunan

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 14:13 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB