Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Upah Buruh Mahal, Apindo Tuding Ini Bikin Ekonomi Lesu

Adhitya Himawan

Selasa, 03 Oktober 2017 | 15:19 WIB
Upah Buruh Mahal, Apindo Tuding Ini Bikin Ekonomi Lesu
Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana, Jakarta, Selasa (8/8). [Suara.com/Oke Atmaja]

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengklaim bahwa dunia usaha tanah air kini mengalami kelesuan. Kondisi ini disebabkan penurunan daya beli masyarakat Indonesia.

"Memang daya beli masyarakat kita turun. Bukan karena perubahan pola belanja dari konvensional ke e-commerce," kata Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani, saat dihubungi oleh Suara.com, Selasa (3/10/2017).

Hariyadi menegaskan bahwa Apindo mengalami banyak keluhan dari para produsen. Ini membuktikan bahwa volume penjualan tengah mengalami penurunan akibat penurunan daya beli masyarakat.

"Memang betul bahwa e-commerce mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir. Tapi size-nya masih kecil. Tidak serta merta menggambarkan secara keseluruhan bahwa masyarakat kini mengubah pola belanjanya," ujarnya.

Menurutnya, penurunan daya beli masyarakat Indonesia merupakan imbas dari kebijakan pengupahan buruh di Indonesia yang mahal. Peraturan ketenagakerjaan di Indonesia terlalu ketat dan memaksa perusahaan menaikkan upah buruh setiap tahun. Akibatnya, banyak perusahaan Indonesia mengalami efisiensi dan terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagian karyawannya.

"Akibatnya kelas menengah bawah yang semula masuk sebagai pekerja sektor formal, berubah menjadi sektor informal. Begitu dia pindah ke informal, pendapatannya tidak stabil dan belum tentu dia bisa kembali ke sektor formal," jelasnya.

Apindo mengkritik peraturan upah ketenagakerjaan di Indonesia yang terlalu mahal. Padahal berbicara ekonomi jelas tak bisa lepas dari distribusi pendapatan. Ketika banyak yang tidak memiliki gaji tetap, ekonomi Indonesia jelas terpengaruh.

"Kini uang semakin banyak bertumpuk ke kelas menengah atas. Ini tidak bagus," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apindo Akui Banyak Pemda Belum Permudah Izin Investasi

Apindo Akui Banyak Pemda Belum Permudah Izin Investasi

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2017 | 12:54 WIB

ADB Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2018 Cuma 5,3 Persen

ADB Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2018 Cuma 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 26 September 2017 | 14:57 WIB

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

News | Selasa, 26 September 2017 | 09:32 WIB

Kenaikan Upah Buruh Bangunan

Kenaikan Upah Buruh Bangunan

Foto | Selasa, 19 September 2017 | 11:41 WIB

Jokowi: Pemuda Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif

Jokowi: Pemuda Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif

Bisnis | Senin, 18 September 2017 | 12:51 WIB

Upah Buruh Tani dan Buruh Bangunan Cuma Naik Rp50.079

Upah Buruh Tani dan Buruh Bangunan Cuma Naik Rp50.079

Bisnis | Jum'at, 15 September 2017 | 13:53 WIB

Inilah Manfaat Indonesia Bergabung Dalam G20

Inilah Manfaat Indonesia Bergabung Dalam G20

Bisnis | Rabu, 13 September 2017 | 00:01 WIB

Kemenko Perekonomian Luncurkan Infografik Ekonomi RI 1945-2017

Kemenko Perekonomian Luncurkan Infografik Ekonomi RI 1945-2017

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 20:27 WIB

Jokowi Sadar Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi Sadar Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:58 WIB

Terkini

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×