Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Upah Buruh Mahal, Apindo Tuding Ini Bikin Ekonomi Lesu

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 03 Oktober 2017 | 15:19 WIB
Upah Buruh Mahal, Apindo Tuding Ini Bikin Ekonomi Lesu
Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana, Jakarta, Selasa (8/8). [Suara.com/Oke Atmaja]

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengklaim bahwa dunia usaha tanah air kini mengalami kelesuan. Kondisi ini disebabkan penurunan daya beli masyarakat Indonesia.

"Memang daya beli masyarakat kita turun. Bukan karena perubahan pola belanja dari konvensional ke e-commerce," kata Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani, saat dihubungi oleh Suara.com, Selasa (3/10/2017).

Hariyadi menegaskan bahwa Apindo mengalami banyak keluhan dari para produsen. Ini membuktikan bahwa volume penjualan tengah mengalami penurunan akibat penurunan daya beli masyarakat.

"Memang betul bahwa e-commerce mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir. Tapi size-nya masih kecil. Tidak serta merta menggambarkan secara keseluruhan bahwa masyarakat kini mengubah pola belanjanya," ujarnya.

Menurutnya, penurunan daya beli masyarakat Indonesia merupakan imbas dari kebijakan pengupahan buruh di Indonesia yang mahal. Peraturan ketenagakerjaan di Indonesia terlalu ketat dan memaksa perusahaan menaikkan upah buruh setiap tahun. Akibatnya, banyak perusahaan Indonesia mengalami efisiensi dan terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagian karyawannya.

"Akibatnya kelas menengah bawah yang semula masuk sebagai pekerja sektor formal, berubah menjadi sektor informal. Begitu dia pindah ke informal, pendapatannya tidak stabil dan belum tentu dia bisa kembali ke sektor formal," jelasnya.

Apindo mengkritik peraturan upah ketenagakerjaan di Indonesia yang terlalu mahal. Padahal berbicara ekonomi jelas tak bisa lepas dari distribusi pendapatan. Ketika banyak yang tidak memiliki gaji tetap, ekonomi Indonesia jelas terpengaruh.

"Kini uang semakin banyak bertumpuk ke kelas menengah atas. Ini tidak bagus," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apindo Akui Banyak Pemda Belum Permudah Izin Investasi

Apindo Akui Banyak Pemda Belum Permudah Izin Investasi

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2017 | 12:54 WIB

ADB Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2018 Cuma 5,3 Persen

ADB Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2018 Cuma 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 26 September 2017 | 14:57 WIB

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

News | Selasa, 26 September 2017 | 09:32 WIB

Kenaikan Upah Buruh Bangunan

Kenaikan Upah Buruh Bangunan

Foto | Selasa, 19 September 2017 | 11:41 WIB

Jokowi: Pemuda Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif

Jokowi: Pemuda Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif

Bisnis | Senin, 18 September 2017 | 12:51 WIB

Upah Buruh Tani dan Buruh Bangunan Cuma Naik Rp50.079

Upah Buruh Tani dan Buruh Bangunan Cuma Naik Rp50.079

Bisnis | Jum'at, 15 September 2017 | 13:53 WIB

Inilah Manfaat Indonesia Bergabung Dalam G20

Inilah Manfaat Indonesia Bergabung Dalam G20

Bisnis | Rabu, 13 September 2017 | 00:01 WIB

Kemenko Perekonomian Luncurkan Infografik Ekonomi RI 1945-2017

Kemenko Perekonomian Luncurkan Infografik Ekonomi RI 1945-2017

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 20:27 WIB

Jokowi Sadar Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi Sadar Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:58 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB