Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

BEI Sebut Tahun Ini akan Ada 10 - 11 Perusahaan Lagi yang IPO

Adhitya Himawan

Rabu, 11 Oktober 2017 | 14:48 WIB
BEI Sebut Tahun Ini akan Ada 10 - 11 Perusahaan Lagi yang IPO
Pemaparan tentang investasi di pasar modal di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (3/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengemukakan jumlah pelaksanaan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada tahun ini berpotensi melampaui target yang ditetapkan yakni sebanyak 35 perusahaan.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, Rabu (11/10/2017), mengatakan bahwa sepanjang tahun ini sudah terdapat 26 perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya (listing) di BEI melalui mekanisme IPO.

"Saat ini ada sekitar 10-11 perusahaan yang akan melangsungkan IPO saham pada 2017. Semoga prosesnya lancar," paparnya.

Ia mengemukakan bahwa 80 persen dari perusahaan yang sedang proses IPO itu, bakal mencatatkan sahamnya di papan pengembangan, sementara sisanya masuk dalam papan utama. BEI, terdapat dua papan perdagangan yakni papan utama dan pengembangan.

Ia memaparkan bahwa papan utama merupakan papan pencatatan yang disediakan untuk mencatatkan saham dari perusahaan yang memiliki aktiva berwujud bersih sekurang-kurangnya Rp100 miliar dan memiliki pengalaman operasional sekurang-kurangnya 36 bulan.

Sedangkan papan pengembangan merupakan papan pencatatan yang disediakan untuk mencatatkan saham dari perusahaan yang memiliki aktiva berwujud bersih sekurang-kurangnya Rp5 miliar dan memiliki pengalaman operasional sekurang-kurangnya 12 bulan.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan pada tahun 2018 mendatang pihaknya kembali menargetkan sebanyak 35 perusahaan melaksanakan IPO. Target itu dengan asumsi pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5,2 persen.

"Tahun depan kita tetap targetkan 35 perusahaan IPO," katanya.

Ia mengharapkan bahwa bertambahnya jumlah emiten di BEI itu juga turut mendorong nilai transaksi harian meningkat. Saat ini rata-rata nilai transaksi harian di BEI mencapai sekitar Rp7,3 triliun hingga Rp7,4 triliun. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perusahaan Milik Habibie Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Perusahaan Milik Habibie Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2017 | 12:36 WIB

Teken Kontrak dengan India, Emdeki Utama Genjot Ekspor

Teken Kontrak dengan India, Emdeki Utama Genjot Ekspor

Bisnis | Senin, 25 September 2017 | 14:31 WIB

Pasca IPO, Emdeki Utama Mau Bangun Dua Pabrik Baru di Gresik

Pasca IPO, Emdeki Utama Mau Bangun Dua Pabrik Baru di Gresik

Bisnis | Senin, 25 September 2017 | 13:17 WIB

Resmi IPO, Emdeki Utama Jadi Emiten ke 22 Tahun Ini

Resmi IPO, Emdeki Utama Jadi Emiten ke 22 Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 September 2017 | 12:35 WIB

Pergerakan IHSG 11-15 September 2017 Naik 0,26 Persen

Pergerakan IHSG 11-15 September 2017 Naik 0,26 Persen

Bisnis | Minggu, 17 September 2017 | 18:40 WIB

Bank Mandiri Dorong 40 Debiturnya IPO di Bursa Efek Indonesia

Bank Mandiri Dorong 40 Debiturnya IPO di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Kamis, 14 September 2017 | 01:00 WIB

Kasus Bayi Debora, Saham RS Mitra Keluarga Drastis Anjlok

Kasus Bayi Debora, Saham RS Mitra Keluarga Drastis Anjlok

Bisnis | Senin, 11 September 2017 | 13:37 WIB

Kioson Akan Jual 150 Juta Saham, Rp300 Perlembarnya

Kioson Akan Jual 150 Juta Saham, Rp300 Perlembarnya

Bisnis | Kamis, 07 September 2017 | 13:25 WIB

Kioson, Start Up Pertama yang Melantai di Bursa Saham

Kioson, Start Up Pertama yang Melantai di Bursa Saham

Bisnis | Kamis, 07 September 2017 | 12:37 WIB

Jokowi: Jangan Takut! Bilang Saja, Mana yang Mau Saya Gebuk

Jokowi: Jangan Takut! Bilang Saja, Mana yang Mau Saya Gebuk

News | Kamis, 31 Agustus 2017 | 13:12 WIB

Terkini

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:20 WIB

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:13 WIB

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:44 WIB

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:37 WIB

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:40 WIB

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:15 WIB

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:06 WIB

×