Luhut Persilakan Anies Stop Reklamasi Teluk Jakarta Jika Bisa

Adhitya Himawan

Selasa, 17 Oktober 2017 | 18:08 WIB
Luhut Persilakan Anies Stop Reklamasi Teluk Jakarta Jika Bisa
Bangunan di pulau hasil reklamasi pulau C dan D di Pantai Utara Jakarta, Rabu (4/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mempersilakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta jika memang bisa dihentikan. Namun ia mengingatkan pengambilan sebuah kebijakan oleh pemerintah harus berdasarkan aturan yang ada.

"Kalau dia merasa bisa hentikan, ya silakan hentikan. Tapi ingat, kita ini hidup dengan aturan, bukan dengan emosi," kata Luhut dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Ia menegaskan bahwa kekuasaan pejabat pemerintah ada batasannya yang sudah diatur dalam aturan perundang-undangan. Termasuk kekuasaan dirinya sebagai Menko Maritim, bahkan hingga Presiden Republik Indonesia, juga ada batasnya.

"Jangan lantas merasa jadi Gubernur DKI Jakarta, lalu merasa tidak ada batasnya," jelasnya.

Deputi III Bidang Infrastruktur Kemenko Bidang Kemaritiman Ridwan Djamaluddin menambahkan bahwa pembahasan proyek Reklamasi Teluk Jakarta dilakukan secara tim dengan terintegrasi. Pembahasan melibatkan semua stake holder yang terkait, termasuk PT Perusahaan Listrik Negara yang semula sempat berkeberatan karena khawatir dengan sirkulasi air terhadap jaringan listrik mereka.

"Sebetulnya sampai kini, kami belum menangkap esensi kenapa proyek Reklamasi Teluk Jakarta harus ditentang. Baik itu dari aspek legal, teknis, hingga sosial. Bahkan nasib nelayan juga selalu menjadi titik awal kami dalam mengambil keputusan," dalam kesempatan yang sama.

Luhut membantah bahwa keputusan melanjutkan proyek Reklamasi Teluk Jakarta dilakukan untuk mengunci pemerintahan Pemprov DKI Jakarta yang kini dipimpin Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. "Kami tegaskan sekali lagi kami tidak ada kepentingan dalam hal ini. Kami tidak ingin menghambat siapapun," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Sarankan Kontribusi 15 Persen Proyek Reklamasi Tetap

Luhut Sarankan Kontribusi 15 Persen Proyek Reklamasi Tetap

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 17:50 WIB

Moratorium Reklamasi Dicabut Sebelum Anies Dilantik, Ini Sebabnya

Moratorium Reklamasi Dicabut Sebelum Anies Dilantik, Ini Sebabnya

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 17:07 WIB

Luhut Sebut Pemerintah akan Stop Impor Garam Tahun 2020

Luhut Sebut Pemerintah akan Stop Impor Garam Tahun 2020

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 15:27 WIB

Luhut: Divestasi 51 Persen Saham Freeport Tak Bisa Ditawar!

Luhut: Divestasi 51 Persen Saham Freeport Tak Bisa Ditawar!

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 14:56 WIB

Dikabarkan Mau Jual BUMN, Luhut: Itu Penyesatan Informasi

Dikabarkan Mau Jual BUMN, Luhut: Itu Penyesatan Informasi

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 14:35 WIB

Luhut Jelaskan Soal Gunung Agung Pada IMF dan Bank Dunia

Luhut Jelaskan Soal Gunung Agung Pada IMF dan Bank Dunia

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 14:24 WIB

Luhut Optimis Divestasi Freeport Banyak Sumber Pendanaan

Luhut Optimis Divestasi Freeport Banyak Sumber Pendanaan

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 13:04 WIB

Luhut:  Jangan Ada Dikotomi Pribumi dan Non Pribumi

Luhut: Jangan Ada Dikotomi Pribumi dan Non Pribumi

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:26 WIB

Gerindra Kecewa Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Dilanjutkan

Gerindra Kecewa Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Dilanjutkan

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 14:28 WIB

Luhut Resmi Cabut Moratorium Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

Luhut Resmi Cabut Moratorium Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 20:54 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×