Yusuf Mansur, Dari Dakwah Merambah Dunia Bisnis

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 11:43 WIB
Yusuf Mansur, Dari Dakwah Merambah Dunia Bisnis
Ulama kondang sekaligus pengusaha, Ustaz Yusuf Mansur di Jakarta. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Siapa yang tak kenal dengan Yusuf Mansur? Kepopulerannya sebagai ustad di tanah air mungkin tak kalah dengan para artis sinetron maupun layar lebar di negeri ini. Pria bernama asli Jam’an Nurkhatib Mansur ini merupakan seorang tokoh pendakwah, penulis buku sekaligus pengusaha. Ia juga menjadi pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran Ketapang, Cipondoh, cikarang Tangerang, Banten.

Aktivitas dakwahnya di berbagai tempat telah banyak menghiasi media massa nasional. Namun tak cuma itu, Yusuf Mansur kini juga semakin agresif dalam dunia bisnis.

"Saya alhamdulillaah, sudah selesai untuk urusan dunia. Saya sudah bilag, sering malahan, sekalian ngajar ke kawan-kawan, bahwa rugi kalo kerja dan bisnis, tujuannya buat duit atau punya sesuatu yang sifatnya dunia. Wong tinggal salat - salat sunnah, amal -amal amaliyah pengundang rizki seperti shalawat, sedekah dan lain-lain yang cukup banyak pilihannya disertai dengan doa," kata Yusuf saat dihubungi Suara.com, Sabtu (18/10/2017).

Menurutnya, apa yang kita inginkan akan dikasih oleh Tuhan Allah SWT.Bahwa seorang muslim masih harus kerja dan usaha sebab itu menjadi ibadah sekaligus amal saleh juga. Mata rantai kebaikan dari bekerja dan berusaha akan menghasilkan sesuatu yang keren.

"Jadi, bagi saya dan bagi yang ikut dengan saya, sebisa mungkin harus ada visi misi. Harus ada value, harus ada prinsip. Harus ada goal yang berbeda," ujarnya.

Bakat dakwah Yusuf sudah terlihat sejak kecil. Sejak usia 9 tahun, Yusuf sering tampil di atas mimbar untuk berpidato pada acara Ihtifal Madrasah yang diselenggarakan setiap tahun menjelang Ramadhan. Tamat Madrasah Ibtidaiyah, pria kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 ini melanjutkan ke MTs (Madrasah Tsanawiyah) Chairiyah Mansuriyah, yaitu lembaga pendidikan yang dikelola oleh keluarganya; KH. Achmadi Muhammad.

Saat itu, Yusuf Mansur menjadi siswa paling muda usianya dibandingkan dengan teman-temannya yang lain. Pada usia 14 tahun, ia lulus dari MTs. Chairiyah Mansuriyah pada tahun 1988/1989. Dari MTs. Chairiyah Mansuriyah, kemudian ia melanjutkan ke Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol sebagai lulusan terbaik.

Lulusan Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol, Jakarta Barat, tahun 1992 ini pernah kuliah di Fakultas Hukum, Jurusan Syari'ah di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hal ini tertuang dalam pengantar bukunya "Lukmanul Hakim Mencari Tuhan yang Hilang" yang diungkap oleh Prof. Dr. H. Amin Suma, MA., M.H. Namun, berhenti tengah jalan karena lebih suka balapan motor.

Pada tahun 1996, Yusuf terjun di bisnis informatika. Sayangnya, bisnisnya malah menyebabkan ia terlilit hutang dan membuatnya masuk penjara selama 2 bulan.Hal ini kembali terulang pada tahun 1998.

Saat di penjara itulah, ia menemukan hikmah tentang sedekah. Selepas dari penjara, ia mencoba memulai usaha dari nol lagi dengan berjualan es di terminal Kali Deres. Berkat kesabaran dan keikhlasan sedekah pula akhirnya bisnisnya mulai berkembang dari semula berjualan dengan termos, lalu gerobak sampai kemudian memiliki pegawai.

Hidup Yusuf Mansyur mulai berubah saat ia berkenalan dengan seorang polisi yang memperkenalkannya dengan LSM. Selama bekerja di LSM itulah, ia membuat buku Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang. Buku yang terinspirasi oleh pengalamannya sewaktu di penjara saat rindu dengan orang tua.

Kemunculan buku tersebut ternyata mendapat sambutan yang luar biasa. Yusuf Mansur sering diundang untuk bedah buku tersebut. Dari sini, undangan untuk berceramah mulai menghampirinya. Di banyak dakwahnya, ia selalu menekankan makna di balik sedekah dengan memberi contoh-contoh kisah kehidupan nyata. Kini Yusuf menjadi salah satu ustad paling populer di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, Yusuf mulai merambah dunia bisnis. Awalnya ia prihatin melihat demikian banyaknya aset negara yang tanpa disadari telah diambil alih sedikit demi sedikit oleh kapitalis asing. Ditambah lagi dengan semakin banyaknya toko kelontong yang mulai tergeser karena serbuan toko modern yang tersebar dimana-mana. Kodnisi ini membuat rakyat kecil mulai kehilangan mata pencaharian.

Yusuf Mansur akhirnya menemukan ide untuk membuat software yang dapat digunakan untuk menjual pulsa dan paymen gateway yang biasanya hanya dimiliki oleh toko modern. Dengan adanya software ini, toko kelontong dan siapapun dapat melayani penjualan pulsa, penjualan Token Listrik, pembayaran tagihan listrik paska bayar, tagihan telephon,TV kabel, tagihan internet, PDAM dan juga tiket pesawat atau kereta api. Menurutnya, upaya ini akan membuat toko kelontong dapat bersaing dengan toko modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cita-cita Yusuf Mansur, Paytren Layani e-Money di Jalan Tol

Cita-cita Yusuf Mansur, Paytren Layani e-Money di Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 15:09 WIB

Mau Terbitkan Reksa Dana Syariah, Yusuf Mansur Minta Izin ke OJK

Mau Terbitkan Reksa Dana Syariah, Yusuf Mansur Minta Izin ke OJK

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 14:51 WIB

Ungkap Bisnis Koperasi Merah Putih, Yusuf Mansur Roadshow 8 Kota

Ungkap Bisnis Koperasi Merah Putih, Yusuf Mansur Roadshow 8 Kota

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 14:23 WIB

Yusuf Mansur Klaim Aset Hotel Siti Capai Rp150 Miliar

Yusuf Mansur Klaim Aset Hotel Siti Capai Rp150 Miliar

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 13:45 WIB

Susi Pudjiastuti, Menteri yang Tak Lulus SMP tapi Gemar Membaca

Susi Pudjiastuti, Menteri yang Tak Lulus SMP tapi Gemar Membaca

Lifestyle | Senin, 16 Oktober 2017 | 10:31 WIB

Julia Gouw, Wanita yang Jadi Bankir Sukses di Negeri Paman Sam

Julia Gouw, Wanita yang Jadi Bankir Sukses di Negeri Paman Sam

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 16:04 WIB

Sri Mulyani Beberkan Empat Jurus Sukses Jadi Wanita Karir

Sri Mulyani Beberkan Empat Jurus Sukses Jadi Wanita Karir

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 13:07 WIB

Perusahaan Yusuf Mansyur Resmi Berkolaborasi Bisnis dengan Grab

Perusahaan Yusuf Mansyur Resmi Berkolaborasi Bisnis dengan Grab

Bisnis | Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:39 WIB

Kisah Inspiratif Helga Angelina, Pemilik Burgreens

Kisah Inspiratif Helga Angelina, Pemilik Burgreens

Lifestyle | Selasa, 10 Oktober 2017 | 07:17 WIB

Andris Wijaya, Juragan Beras dan Liwet Instan dari Tanah Garut

Andris Wijaya, Juragan Beras dan Liwet Instan dari Tanah Garut

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 15:39 WIB

Terkini

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:03 WIB

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:08 WIB

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000  ATM & CRM

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:41 WIB

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB