Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Rini Dilarang ke DPR Sejak 2015, Mungkin Ada yang Tidak Deal

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 28 November 2017 | 14:39 WIB
Rini Dilarang ke DPR Sejak 2015, Mungkin Ada yang Tidak Deal
Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi sejumlah Direktur Utama dan Dirjen BUMN, saat memberikan keterangan pers terkait kondisi kinerja BUMN dan wacana lembaga 'super holding', di Jakarta, Senin (25/7/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sudah dua tahun Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dilarang menghadiri rapat kerja atau rapat dengar pendapat dengan DPR, bahkan dengan mitra kerja Komisi VI. Penolakan tersebut terjadi sejak panitia khusus angket Pelindo II DPR mengeluarkan rekomendasi pada Desember 2015.

Menanggapi membekunya hubungan Menteri Rini dan DPR, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Pangi Sarwi menduga ada kepentingan lain dari PDI Perjuangan. Pasalnya, menurut dia, Fraksi PDI Perjuangan yang paling getol menolak Rini ke DPR.

“Mungkin ada yang tidak ketemu dengan PDIP-nya. Artinya ada yang tidak deal, ada yang tidak menguntungkan PDIP selama rini menjadi menteri BUMN. Karena PDIP ini yang ngotot melarang Rini,” kata Pangi kepada Suara.com, Selasa (28/11/2017).

Pangi menilai sikap DPR aneh. Memalukan. Pasalnya, menurut Pangi, tidak ada alasan mendasar untuk melarang menteri rapat kerja di Parlemen.

“Aneh sekali, ini kan bentuk sikap politik yang cukup memalukan ini tidak baik diteruskan. Kalau Rini dilarang atau dijegal istilahnya nggak boleh (ke DPR) itu alasannya apa ngelarang orang. Jangan sampai PDIP nggak dapat proyek kemudian larang menteri,” katanya.

Pangi berharap DPR segera menyelesaikan permasalahan ini agar tidak berlarut-larut.

Menurut Pangi komunikasi antara eksekutif dan legislatif harus berjalan dengan baik agar kebijakan yang diambil tidak membenani masyarakat.

Lebih jauh, Pangi memprediksi Presiden Joko Widodo tidak akan menggeser posisi Rini dari jabatan Menteri Badan Usaha Milik Negara dalam reshuffle yang akan datang. Menurut Pangi, Rini merupakan andalan Jokowi dalam pembanguna infrastruktur.

“Tidak mungkin digeser, karena Presiden sangat mengandalkan Rini dalam pembangunann infrastruktur. Selama ini kan infrastruktur banyak dibangun oleh BUMN, bagaimana mungkin kalau direshuffel,” kata Pangi.

Pangi menambahkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur dipusatkan di Kementerian BUMN untuk mempercepat proses pendanaan proyek.

“Karena jokowi nggak mau terlalu lama bangun infrastruktur ini. Duitnya satu tempat. Nah terus bekerjasama dengan PU. Makanya kan setiap kemana-mana ini mereka selalu bertiga kan. Trio macan lah dibilangnya, ya karena itu,” ujarnya. 

Pansus angket Pelindo II menyerahkan rekomendasi ke rapat paripurna DPR pada 23 Desember 2015, salah satu poinnya meminta Presiden memberhentikan Rini dari jabatan menteri BUMN.

Sembilan  dari 10 fraksi di Komisi VI sebenarnya bersedia raker dengan Rini, namun Fraksi PDI Perjuangan yang masih menolak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas

KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:12 WIB

Borok Proyek Kereta Cepat: Nama Luhut dan Rini Soemarno Disebut, KPK Didesak Turun Tangan

Borok Proyek Kereta Cepat: Nama Luhut dan Rini Soemarno Disebut, KPK Didesak Turun Tangan

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 17:10 WIB

Jaksa Baca BAP Eks Menteri BUMN, Kubu Tom Lembong: Rini Soemarno Jadi Alat untuk Jerat Terdakwa

Jaksa Baca BAP Eks Menteri BUMN, Kubu Tom Lembong: Rini Soemarno Jadi Alat untuk Jerat Terdakwa

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 16:08 WIB

Diperiksa KPK Soal Kasus PGN, Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Ngaku Ditanya Soal Ini

Diperiksa KPK Soal Kasus PGN, Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Ngaku Ditanya Soal Ini

News | Senin, 10 Februari 2025 | 16:06 WIB

Perjalanan Proyek Kereta Cepat: Ditolak Ignasius Jonan Didukung Rini Soemarno

Perjalanan Proyek Kereta Cepat: Ditolak Ignasius Jonan Didukung Rini Soemarno

Bisnis | Kamis, 20 April 2023 | 16:19 WIB

Rini Soemarno Pernah Nangis Kejer saat Dimarahi Megawati karena Amplop yang Dibawa ke KPK

Rini Soemarno Pernah Nangis Kejer saat Dimarahi Megawati karena Amplop yang Dibawa ke KPK

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 16:54 WIB

Peran Rini Soemarno dalam Proyek kereta Cepat yang Berpotensi Rugikan APBN

Peran Rini Soemarno dalam Proyek kereta Cepat yang Berpotensi Rugikan APBN

Bisnis | Minggu, 31 Juli 2022 | 09:00 WIB

Biaya Membengkak Rp27 Triliun, Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Pernah Puji China Terkait Kereta Cepat

Biaya Membengkak Rp27 Triliun, Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Pernah Puji China Terkait Kereta Cepat

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 20:15 WIB

Terkini

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:06 WIB

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:54 WIB

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:42 WIB

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:32 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:56 WIB

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:44 WIB