Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Airmas Asri Dilibatkan dalam Proyek Synthesis Residence Kemang

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 30 November 2017 | 13:01 WIB
Airmas Asri Dilibatkan dalam Proyek Synthesis Residence Kemang
Apartemen Synthesis Residence Kemang, di Jakarta Selatan. [Dok PT Synthesis Development]

Suara.com - PT Synthesis Development melibatkan banyak perusahaan tenar dalam pembangunan proyek apartemen Synthesis Residence Kemang. Salah satunya, terselip nama Airmas Asri yang dipercaya sebagai konsultan arsitektur. Kualitas firma arsitektur yang telah berdiri sejak tahun 1988 ini, tentunya tak perlu diragukan lagi.

Project Manager Airmas Asri untuk Synthesis Kemang Residence, Hilman Adi, mengatakan, pihaknya bukanlah nama baru bagi Synthesis Development. Jauh sebelumnya, kerja sama kedua belah pihak telah terjalin dan menghasilkan banyak proyek ikonik dan berkualitas seperti The Lavande Residence, Kalibata City, hingga proyek monumental Balai Sarbini.

"Saat ini, kami mendapat kepercayaan untuk menangani pembangunan Synthesis Residence Kemang," ujar Hilman Adi, di Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Menurut Hilman, proyek yang tengah digarap pihaknya juga tersebar hingga ke mancanegara. Hal ini, lanjut dia, juga menjadi bukti lain akan kualitas yang dimiliki oleh Airmas Asri.

"Beberapa proyek kami lainnya ada di Oman, dan Malaysia. Kemudian, ada beberapa lagi yang lain. Bentuknya macam-macam, ada residensial, office, apartemen dan sebagainya. Namun, keahlian kami secara spesifik adalah bangunan high-risk," tambahnya.

Hilman mengatakan, untuk pengerjaan proyek yang telah mendapatkan Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) Nomor 007/5.7/31/-1.711.534/2015 untuk membangun hunian bertingkat di kawasan Kemang ini, pihaknya telah melakukan survei dan analisa secara mendalam terkait lokasi proyek yang sangat 'unik' dan menantang. Salah satunya, lanjut dia, bagian depan lokasi yang langsung bersentuhan dengan jalan besar, namun di saat yang sama ada jalan lebih kecil di samping lokasi.

"Jadi bisa dibilang, proyek ini memiliki dua sisi perwajahan sekaligus, yaitu yang sifatnya public space dan secara bersamaan juga punya private area. Ini jelas menantang secara konsep arsitektur," tambahnya.

Arsitek Airmas Asri, Gladisena Perantama, menjelaskan, dengan kondisi lokasi yang unik tersebut, pihaknya memisahkan konsep private yang diterapkan pada dua tower di belakang (Nakula dan Sadewa) dan konsep yang lebih public di tower paling depan (Arjuna).

"Sedangkan untuk tema arsitektur yang dipilih, kami sepakat mengangkat Javanese Etnic untuk 'mewarnai' apartemen strata title yang dibangun di atas lahan seluas 2 hektar (ha) dengan total hunian 1.188 unit ini," kata pria yang akrab dipanggil Sena ini.

Pilihan tersebut, kata Sena, didasarkan pada perkembangan dunia arsitektur dalam 10 tahun terakhir yang memang lebih mengedepankan unsur lokal. Hal ini, lanjutnya, juga sesuai dengan suasana di Kemang yang sangat kental nuansa etnik, khususnya etnik Jawa bergaya Keraton Yogyakarta.

"Jadi ini perpaduan yang pas. Kalangan ekspatriat dan calon buyer lain secara keseluruhan sesuai analisa kami juga lebih menyukai unsur-unsur etnik lokal ketimbang nuansa Eropa dan Mediterania," ungkap Sena.

Menurut Sena, bersama developer, pihaknya sepakat membawa proyek ini agar semaksimal mungkin berkontribusi terhadap lingkungan. Hal itu diwujudkan dalam penerapan trotoar yang luas, pemanfaatan lahan untuk ruang terbuka hijau, hingga open space yang bisa dimanfaatkan oleh penghuni maupun masyarakat sekitar.

"Dengan begitu, kami berharap keberadaan Synthesis Residence Kemang nantinya tidak hanya memberi manfaat bagi para pemilik unit di dalamnya, namun juga untuk masyarakat secara keseluruhan," jelasnya.

Dengan segala keunggulan konsep yang dimilikinya, kata Sena, pihaknya sangat yakin keberadaan Synthesis Residence Kemang akan mencuri perhatian konsumen, khususnya dalam segmen hunian apartemen high-end di Jakarta.

"Meski pasar di bisnis apartemen saat ini cukup sengit, kami sangat yakin proyek apartemen ini memiliki keunggulan dan nilai lebih untuk dapat memenangkan persaingan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global

Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:25 WIB

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:37 WIB

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program KPR Primary Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program KPR Primary Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 23:10 WIB

Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar

Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Perkumpulan Developer Game Bertemu Komdigi, Bahas Keresahan Tentang RC di IGRS

Perkumpulan Developer Game Bertemu Komdigi, Bahas Keresahan Tentang RC di IGRS

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 14:40 WIB

Teaser Misterius Beredar, Naughty Dog Siapkan Game Uncharted 5?

Teaser Misterius Beredar, Naughty Dog Siapkan Game Uncharted 5?

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 19:35 WIB

Tak Cuma Kredit, BTN Cetak Ratusan Developer Baru

Tak Cuma Kredit, BTN Cetak Ratusan Developer Baru

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:50 WIB

Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti

Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:10 WIB

Berburu Kebutuhan Lebaran di Mal, Bazaar Ramadan hingga Promo Belanja Jadi Daya Tarik di Sini

Berburu Kebutuhan Lebaran di Mal, Bazaar Ramadan hingga Promo Belanja Jadi Daya Tarik di Sini

Lifestyle | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:05 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38 WIB

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:28 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:59 WIB

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB