Kerugian Akibat Macet di Jabodetabek Capai Rp100 Triliun

Ardi Mandiri

Minggu, 03 Desember 2017 | 14:19 WIB
Kerugian Akibat Macet di Jabodetabek Capai Rp100 Triliun
Antrean kemacetan kendaraan yang melintas di ruas jalan tol dalam kota, Jagorawi-Jakarta, Rabu (6/9).

Suara.com - Kerugian akibat kemacetan lalu lintas meningkat setiap tahunnya, yaiti di Jakarta pada tahun ini mencapai Rp67, 5 triliun, sementara di Jabodetabek Rp100 triliun, berdasarkan data Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono dalam diskusi di Jakarta, Minggu, mengatakan untuk mengurangi kerugian yang tidak harus terjadi tersebut, pihaknya BPTJ Kementerian Perhubungan, bersama pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya telah mempersiapkan berbagai terobosan dan harus dilaksanakan secepatnya.

"Berbagai terobosan yang dipersiapkan tersebut, telah dan terus dikomunikasikan oleh BPTJ dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan kepala daerah di Bodetabek," katanya.

Dia menambahkan BPTJ dan Pemprov DKI akan terus berkoordinasi menindaklanjuti program peningkatan layanan angkutan umum dan penanggulangan kemacetan di DKI Jakarta dalam lingkup penanganan se-Jabodetabek.

Bambang mengatakan permasalahan transportasi Jabodetabek saat ini dengan kondisi tingkat kemacetan yang sangat tinggi, di mana rasio volume kendaraan dibanding kapasitas jalan sudah mendekati 1, atau dengan kata lain sudah macet dan perlu penanganan.

Kedua, sepeda motor di jalan makin dominan, sementara peran angkutan umum masih rendah.

"Saat ini penggunaan angkutan umum di Jakarta baru 19.8 persen dan di Bodetabek baru 20 persen," tuturnya.

Untuk itu, menurut dia, diperlukan program penanganan yang perlu segera diterapkan mengingat sejak tahun 2000 hingga 2010, data statistik jumlah kendaraan yang terdaftar mengalami peningkatan sebesar 4,6 kali.

Sementara itu, untuk pelaju dari wilayah Bodetabek menuju Jakarta ada sekitar 1,1 juta, dan ini terus meningkat 1,5 kali lipat sejak tahun 2002.

Untuk pergerakan lalu lintas harian di Jabodetabek, dia menyebutkan, yang semula pada 2003 sebesar 37,3 juta perjalanan/hari meningkat 58 persen atau mencapai 47,5 juta perjalanan/hari di tahun 2015.

Dari 47,5 juta perjalanan orang per hari tersebut, sekitar 23,42 juta merupakan pergerakan di dalam kota DKI, 4,06 juta adalah pergerakan komuter dan 20,02 juta adalah pergerakan lainnya yang melintas DKI dan internal Bodetabek.

Perjalanan di Jabodetabek rata-rata didominasi oleh sepeda motor, pesebaran dari total pergerakan Jabodetabek di dominasi oleh sepeda motor yakni sebesar 75 persen, kendaraan pribadi sebesar 23 persen dan dua persen oleh kendaraan angkutan umum.

"Hal ini tentu berdampak pada perekonomian dan lingkungan," ucapnya.

Ada beberapa terobosan yang sudah dan akan dilakukan, yaitu BPTJ dan Pemerintah Provinsi DKI yakin harus mendorong kebijakan seperti penerapan ganjil genap, pengaturan sepeda motor; ramp metering di tol; Electronic Enforcement; pengaturan angkutan barang.

"Untuk bisa mendorong kebijakan tersebut, yang dipersiapkan yaitu menyiapkan lajur khusus angkutan umum di wilayah Jabodetabek, 'Park and Ride' yang memadai, menyiapkan berbagai alternatif angkutan umum seperti jemputan, JR Connexion, dan JA Connexion," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 20 Kota Termacet Sedunia, Ternyata Jakarta Peringkat...

Ini 20 Kota Termacet Sedunia, Ternyata Jakarta Peringkat...

Otomotif | Senin, 06 November 2017 | 18:07 WIB

Bekasi Macet? Kini Sudah Ada Tol Becakayu!

Bekasi Macet? Kini Sudah Ada Tol Becakayu!

Video | Jum'at, 03 November 2017 | 17:33 WIB

Anies Salahkan Era Ahok-Djarot Jakarta Masih Macet

Anies Salahkan Era Ahok-Djarot Jakarta Masih Macet

News | Rabu, 01 November 2017 | 12:10 WIB

Memburu Mobil Kredit Macet di Balai Lelang

Memburu Mobil Kredit Macet di Balai Lelang

Otomotif | Rabu, 25 Oktober 2017 | 20:26 WIB

Ini Nasib 6 Proyek Simpang Tak Sebidang di Masa Gubernur Anies!

Ini Nasib 6 Proyek Simpang Tak Sebidang di Masa Gubernur Anies!

Video | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:54 WIB

OJK Kaji Kelonggaran Kredit Akibat Erupsi Gunung Agung

OJK Kaji Kelonggaran Kredit Akibat Erupsi Gunung Agung

Bisnis | Minggu, 15 Oktober 2017 | 02:00 WIB

OJK: Ada 64 Bank Terkena Dampak Erupsi Gunung Agung

OJK: Ada 64 Bank Terkena Dampak Erupsi Gunung Agung

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 21:05 WIB

Studi: Subsidi BBM Dipangkas, Kemacetan di Indonesia Berkurang

Studi: Subsidi BBM Dipangkas, Kemacetan di Indonesia Berkurang

Otomotif | Selasa, 03 Oktober 2017 | 13:39 WIB

Ini Salah Satu Penyebab Jakarta Macet Terus !

Ini Salah Satu Penyebab Jakarta Macet Terus !

Video | Rabu, 30 Agustus 2017 | 10:39 WIB

Terkini

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

×