Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri PUPR: Pembuatan Jembatan Bentang Panjang Tak Perlu Impor

Fabiola Febrinastri

Senin, 04 Desember 2017 | 10:13 WIB
Menteri PUPR: Pembuatan Jembatan Bentang Panjang Tak Perlu Impor
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, saat pelepasan keberangkatan kapal yang membawa satu dari dua bentang utama sepanjang 112,5 m, di pelabuhan PT. PAL, Surabaya, Minggu (3/12/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan, Indonesia memiliki kemampuan membangun jembatan bentang panjang dengan kualitas yang rapi dan kuat. Hal ini telah dibuktikan dengan inovasi yang dilakukan dalam pembangunan Jembatan Holtekamp di Jayapura, dengan tipe box  baja pelengkung, dimana pengerjaannya dilakukan oleh PT. PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur.

Pembangunan Jembatan Holtekamp di Papua oleh Kementerian PUPR, dalam rangka mewujudkan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam membangun negeri dari kawasan pinggiran.

Jembatan Holtekamp memiliki nilai strategis, yakni untuk mengatasi kepadatan kawasan perkotaan, pemukiman dan kegiatan perekonomian di dalam Kota Jayapura. Jembatan ini memangkas jarak tempuh hingga 17 km di antara kedua lokasi tersebut.

Hal ini berpengaruh pada waktu tempuh dari Kota Jayapura ke Muara Tami yang akan menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, yang sebelumnya membutuhkan waktu 2,5 jam dan kini menjadi 60 menit saja. Jembatan Holtekamp akan menjadi ikon dan destinasi wisata baru di Papua, khususnya Jayapura.

"Saya minta kepada Dirjen Bina Marga dan Kepala Balitbang agar ke depan, pembangunan jembatan panjang bisa didesain untuk bisa dilaksanakan dengan sumber daya kita sendiri, jadi tidak perlu impor. Kebijakan ini akan mendorong inovasi, sehingga kita bisa bersaing," kata Menteri Basuki, saat pelepasan keberangkatan kapal yang membawa satu dari dua bentang utama sepanjang 112,5 m, di pelabuhan PT. PAL, Surabaya, Minggu (3/12/2017).

Acara pelepasan ini bertepatan dengan peringatan Hari Bakti PU ke-72, 3 Desember. Menurutnya, pembangunan jembatan dapat menggerakan industri baja nasional dan memberikan pekerjaan kepada para tenaga ahli dan pekerja konstruksi Indonesia.

Pengerjaan bentang utama oleh PT. PAL di Surabaya merupakan bagian dari memanfaatkan sumber daya yang dimiliki Indonesia, dimana PT. PAL memiliki fasilitas dan tenaga ahli, terutama untuk pengelasan baja di pelabuhan.

"Pengelasannya tidak main-main, karena berpengaruh terhadap kekuatan. Tidak semua memiliki fasilitas yang lengkap. Saat ini belum bisa dilakukan di Papua, karena fasilitasnya belum tersedia," katanya.

Pertimbangan lain untuk memproduksi bentang utama oleh PT. PAL Indonesia di Surabaya adalah untuk mitigasi kegagalan konstruksi bila rangka bentang utama dikerjakan di Jayapura. Pasalnya, kawasan tersebut termasuk lokasi rawan gempa, sehingga mampu meningkatkan aspek keselamatan kerja, dan mempercepat waktu pelaksanaan.

Penyelesaian bentang utama dengan bobot 2.000 ton ini lebih cepat dari jadwal karena menggunakan metode center span strand lifting, pertama kali dilakukan di Indonesia. Bentang utama 1 dikerjakan sejak 22 Juli 2017 dan selesai 17 Oktober 2017, sementara bentang utama 2 dikerjakan mulai 19 September hingga 3 Desember 2017.

Pembangunan Jembatan Holtekamp juga menjadi jembatan pertama yang dikapalkan secara utuh dan terjauh, karena menempuh jarak 3.200 km, dengan waktu 28 hari perjalanan.

Menteri Basuki menargetkan, pembangunan Jembatan Holtekamp dapat diselesaikan pada September 2018. Saat ini, progres pembangunan fisik jembatan telah mencapai 91,80 persen.

Data Teknis Jembatan Holtekamp
Total panjang bentang utama jembatan ini 400 m, ditambah jembatan pendekat 332 m, yang terdiri 33 m pendekat dari arah Hamadi dan 299 m dari arah Holtekamp, sehingga total  732 m. Lebar jembatan adalah 21 m, yang terdiri 4 lajur 2 arah dilengkapi median jalan.

Pembangunan Jembatan Holtekamp dilakukan bersama oleh Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kota Jayapura. Kementerian PUPR mendanai pembangunan jembatan utama, Pemerintah Provinsi Papua mendanai pembangunan jembatan pendekat arah Holtekamp, dan Pemerintah Kota Jayapura mendanai pembangunan jalan pendekat dan pembebasan lahan.



Biaya yang dikeluarkan untuk membangun jembatan di atas Teluk Youtefa ini mencapai Rp1,7 triliun. Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama (Dirut) PT. PAL Indonesia, Budiman Saleh, Dirut PT. PP Tumiyono, Dirut PT. Nindya Karya, Indrajaya Manopol, Direktur Operasi PT. Hutama Karya, Sugeng Rahmadi, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto, Kepala Balitbang, Danis H. Sumadilaga, Direktur Jembatan, Iwan Zarkasi, Kepala BBPJN XVIII Jayapura, Osman H. Marbun dan para pejabat tinggi pratama lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR:  Jembatan Holtekamp akan Jadi Ikon Wisata Papua

Menteri PUPR: Jembatan Holtekamp akan Jadi Ikon Wisata Papua

Bisnis | Senin, 04 Desember 2017 | 07:31 WIB

Bangun  Infrastruktur,  Serapan Keuangan PUPR Capai Rp75,55 T

Bangun Infrastruktur, Serapan Keuangan PUPR Capai Rp75,55 T

Bisnis | Kamis, 30 November 2017 | 11:30 WIB

PUPR: 35 Ruas Tol Berhasil Tarik Dana Swasta Rp300 T

PUPR: 35 Ruas Tol Berhasil Tarik Dana Swasta Rp300 T

Bisnis | Kamis, 30 November 2017 | 09:33 WIB

Terkini

Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu

Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:15 WIB

5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel

Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya

Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua

Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:58 WIB

×