Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Gas 3 Kg Langka, Harganya Capai Rp35 Ribu

Chaerunnisa | Suara.com

Senin, 11 Desember 2017 | 07:53 WIB
Gas 3 Kg Langka, Harganya Capai Rp35 Ribu
Penjual gas elpiji 3 kg di Jalan Menteng Jaya, Jakarta, Jumat (8/12).

Suara.com - Warga Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau mengeluhkan harga elpiji 3 kilogram yang naik melejit hingga Rp35 ribu per tabung.

"Keliling kami mencari tidak ada. Sudah keliling juga ke Pambang mencari. Semuanya kosong. Dapatnya di daerah Ketam Putih, itu pun Rp35 ribu per tabung, mahal sekali," kata warga Tasik, Mar, di Bengkalis, seperti diwartakan Antara.

Mar mengatakan, warga lainnya juga kesulitan mendapatkan gas tersebut.

"Ramai yang mondar-mandir ke sana ke mari membawa tabung gas, tapi tak kunjung dapat, dan harga naik ini juga disebabkan banyaknya ibu rumah tangga yang mencari gas, pedagang seenaknya menaikkan harga tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, warga Desa Ketam Putih juga mengeluhkan hal yang sama. Asmah, ibu sembilan anak ini juga kesulitan mendapatkan gas untuk keperluan memasak sehari-hari.

"Kami juga sulit untuk mendapatkan gas, karena itu, biar hemat kami juga menggunakan kayu bakar untuk keperluan masak yang menggunakan waktu lama, dan sekitar tiga hari yang lalu di sini harga gas Rp25 per tabung, ini naik lagi," ujarnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis Burhanuddin menyebutkan, tidak ada pengurangan kuota dari PT Pertamina selaku produsen elpiji, dan pasokan seperti biasanya tanpa kendala.

"Jika pun ada kendala itu terkadang di penyeberangan, namun kuota tetap seperti biasanya," papar Burhanuddin.

Dia mengatakan, kelangkaan atau susahnya gas di dapat tersebut disebabkan pangkalan dilarang menjual gas ke pengecer.

"Karena pihak Pertamina mengetahui adanya kecurangan di tingkat pengecer sehingga Pertamina mengeluarkan kebijakan kepada setiap pangkalan untuk tidak menjual elpiji 3 kg kepada pengecer, dan harga eceran tertinggipun Rp21.500 per tabung," jelasnya.

Dia mengatakan, masyarakat kesulitan mendapatkan gas disebabkan tempat biasanya mereka mendapatkan gas atau di pengecer atau kedai-kedai yang berdekatan sudah tidak menjual lagi.

"Sehingga mereka kesulitan mendapatkan gas, dan kita himbau masyarakat untuk langsung membeli gas di pangkalan dengan membawa foto kopi kartu keluarga," tandasnya.

Burhanuddin juga mengingatkan kepada masyarakat kategori mampu, untuk tidak menggunakan gas 3 kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agar Tak Langka, Daerah Perlu Awasi Penyaluran LPG 3 Kg

Agar Tak Langka, Daerah Perlu Awasi Penyaluran LPG 3 Kg

Bisnis | Minggu, 10 Desember 2017 | 22:45 WIB

Jangan Panik, Pertamina Tambah 68.320 Tabung Elpiji ke Daerah Ini

Jangan Panik, Pertamina Tambah 68.320 Tabung Elpiji ke Daerah Ini

Bisnis | Minggu, 10 Desember 2017 | 11:03 WIB

YLKI Duga Kelangkaan LPG 3Kg Sinyal Pencabutan Subsidi

YLKI Duga Kelangkaan LPG 3Kg Sinyal Pencabutan Subsidi

Bisnis | Sabtu, 09 Desember 2017 | 23:12 WIB

Cerita Pengelola Agen Gas Soal Kenapa Gas 3 Kilogram Langka

Cerita Pengelola Agen Gas Soal Kenapa Gas 3 Kilogram Langka

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 15:49 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka

Gas Elpiji 3 Kg Langka

Foto | Jum'at, 08 Desember 2017 | 15:48 WIB

Elpiji 3 Kilogram Langka, Pertamina: Diborong Orang Kaya

Elpiji 3 Kilogram Langka, Pertamina: Diborong Orang Kaya

Bisnis | Jum'at, 08 Desember 2017 | 15:09 WIB

Pengusaha Jangan Nakal Timbun Gas LPG 3 Kg!

Pengusaha Jangan Nakal Timbun Gas LPG 3 Kg!

Bisnis | Jum'at, 08 Desember 2017 | 14:15 WIB

Terkini

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:58 WIB