Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nilai Gizi dan Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Punya Potensi

Siswanto | Suara.com

Selasa, 12 Desember 2017 | 21:30 WIB
Nilai Gizi dan Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Punya Potensi
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan Didampingi Kadisnak Jabar Zafar Ismail menerima audiensi Ahli Sidat Dari Jepang Prof. Haohiko Hori Di Gedung Pakuan Bandung [dok. Pemprov Jabar]
Ikan sidat atau yang dikenal dengan unagi dalam istilah Jepang mulai menjadi incaran investor asing.

Ikan sidat berasal dari Indonesia, terutama dari perairan Samudera Indonesia dan berdasarkan penelitian, dari 18 spesies sidat yang ada di dunia ternyata 12 spesies ada di Indonesia dan ini dianggap sebagai daerah asal-usul (home land) ikan sidat dari jenis Anguilidae atau ikan sidat dunia. 

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ingin masyarakat Jabar mulai melihat potensi ikan sidat. Melalui upaya pembiakan ikan sidat di dalam negeri untuk peningkatan nilai jual.

"Jepang adalah salah satu negara yang meminati ikan sidat dari Indonesia. Saya sempat beberapa kali kunjungan kerja ke Jepang, disana pasar sidat terbuka luas," kata Ahmad Heryawan di Gedung Negara Pakuan.
 
"Kita ingin mengembangkan budidaya ikan sidat, karena ternyata nilai ekonominya sangat tinggi, dan nilai kesehatannya juga tinggi, maka dari itu banyak dicari orang dan harganya cukup tinggi," katanya.

Beberapa pengusaha dari Vietnam, Korea Selatan, bahkan dari Jepang sendiri, sudah mulai mengembangkan budidaya ikan ini.

Aher menambahkan untuk menembus pasar ekspor, salah satu langkah yang perlu dilakukan pebudidaya salah satunya yakni menjalin kerjasama dengan perusahaan investor.

Dengan syarat, pengembangan dan pembudidayaan, harus dilakukan di dalam negeri. Ini diupayakan agar benih ikan sidat tidak beredar begitu saja di luar negeri, sehingga potensi yang 'mahal' ini, seutuhnya dimiliki negeri ini.

"Bibitnya dari sini, harus dikembangkan disini dong," kata dia.

Aher menuturkan di Jawa Barat sendiri, ikan sidat banyak tumbuh dan berkembang dengan jumlah yang sangat banyak di kawasan air payau, di daerah selatan dan utara Jawa Barat.

"Dan kalau diambil bibitnya kemudian dibesarkan di darat, sidat suka air yang sangat bersih," kata Aher.

Aher menyebut adalah tugas pemerintah dan dinas terkait kedepannya, untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa sidat adalah 'emas'. Dalam artian, masyarakat perlu mengetahui nilai ekonomi sekaligus nilai gizi ikan sidat. Sehingga tidak menyia-nyiakan potensi yang ada karena faktor ketidaktahuan.

"Sidat perlu dikembangkan menjadi benda ekonomi, yang diiringi dengan pelestarian minimal 10 persen untuk dikembang biakan," katanya.

Saat ini, benih ikan sidat sudah mulai dikomersilkan oleh sejumlah nelayan di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Mereka menjual benih ikan sidat per kilogram yang berisi sekitar 5.000 benih seharga Rp150.000.

"Kalau ekspor ikan sidat yang sudah besar, di Jepang bisa sampai Rp1 juta lebih per kilo gram, sementara di dalam negeri harganya bisa Rp300-400ribu per kilo gram," kata Aher.

"Ini potensi yang luar biasa," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:33 WIB

Mulai Agustus 2026, Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu

Mulai Agustus 2026, Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu

Foto | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:44 WIB

Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar

Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:35 WIB

Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil

Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:25 WIB

Unik! ASN Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Hemat BBM

Unik! ASN Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Hemat BBM

Foto | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:52 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Pasca Kecelakaan Maut, Operasional Stasiun Bekasi Timur Mulai Pulih

Pasca Kecelakaan Maut, Operasional Stasiun Bekasi Timur Mulai Pulih

Foto | Kamis, 30 April 2026 | 19:17 WIB

Stasiun Bekasi Timur Diselimuti Karangan Bunga, Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo

Stasiun Bekasi Timur Diselimuti Karangan Bunga, Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo

Foto | Kamis, 30 April 2026 | 18:38 WIB

Terbukti Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara

Terbukti Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara

Foto | Rabu, 29 April 2026 | 19:19 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB