Kementan: Stok Daging Akhir Tahun Aman

Ririn Indriani

Kamis, 21 Desember 2017 | 04:16 WIB
Kementan: Stok Daging Akhir Tahun Aman
Penjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Kamis (22/6).

Suara.com - Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyatakan ketersediaan daging sapi dan kerbau secara nasional menjelang Natal dan Tahun Baru aman sebanyak 69.740 ton. Jadi, seharusnya harga daging stabil di tingkat eceran.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (20/12/2017), menyebutkan kebutuhan daging sapi pada Desember 2017 untuk Natal dan Tahun Baru 50.479 ton, sedangkan ketersediaannya sebanyak 69.740 ton sehingga terdapat surplus 19.261 ton.

"Dengan ketersediaan daging sapi yang cukup, seharusnya harga daging sapi stabil dan tidak ada alasan untuk harga naik," kata Ketut.

Ia memaparkan ketersediaan daging tersebut berasal dari sapi lokal siap potong sebanyak 29.602 ton (setara 173.987 ekor), sapi siap potong eks-impor sebanyak 11.003 ton (setara 55.293 ekor), stok daging sapi di gudang importir sebanyak 11.200 ton (data per 8 Desember 2017) dan stok daging kerbau di Bulog 17.935 ton (data per 8 Desember 2017).

Menurut Ketut, antisipasi dalam menghadapi hari besar keagamaan adalah kenaikan harga di tingkat pedagang dan pengecer. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Satgas Pangan melakukan pengawasan distribusi untuk mengantisipasi penimbunan bahan kebutuhan pokok, termasuk daging sapi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk antisipasi kelancaran distribusi khususnya ke provinsi yang merayakan Natal," ungkapnya.

Ada pun Provinsi tersebut yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Ketut menyebutkan daging yang beredar di masyarakat saat ini ada dua macam, yaitu daging segar dan daging beku. Harganya pun berbeda-beda tergantung dari jenis dan potongan daging yang berkisar antara Rp65 ribu sampai Rp120 ribu.

Namun, preferensi konsumen terhadap daging saat ini masih pada daging segar (hot carcass). Sebagian besar masyarakat Indonesia dinilai lebih menyukai daging ini karena berasal dari sapi lokal.

Pemerintah saat ini juga terus melakukan upaya untuk meningkatkan nilai tambah dari pemotongan sapi dengan melakukan perbaikan sistem pemotongan di RPH dan melakukan pemeringkatan daging berdasarkan jenis potongan-potongan sesuai standard.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Fini Murfiani mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), harga daging sapi segar sepanjang 2017 stabil di harga kisaran Rp110 ribu Rp120 ribu per kg.

Menurut Fini, berdasarkan informasi perkembangan harga yang ia himpun dari Petugas PIP di daerah sentra produsen disebutkan bahwa harga sapi hidup pada Minggu ke II Desember dibandingkan dengan minggu pertama Desember 2017 relatif stabil sekitar Rp44.500 per berat hidup. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ancaman Resistensi Antimikroba Paksa Kementan Lindungi Konsumen

Ancaman Resistensi Antimikroba Paksa Kementan Lindungi Konsumen

Health | Senin, 20 November 2017 | 16:50 WIB

Pemerintah Menyiapkan Skema Ketersediaan Daging

Pemerintah Menyiapkan Skema Ketersediaan Daging

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 14:48 WIB

Dinas Peternakan Jamin Stok Daging Aman

Dinas Peternakan Jamin Stok Daging Aman

Bisnis | Jum'at, 08 Juli 2016 | 07:10 WIB

Terkini

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 28 September 2026 | 13:56 WIB

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:50 WIB

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:47 WIB

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

News | Senin, 28 September 2026 | 13:45 WIB

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:31 WIB

×