Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Isu Seputar Asuransi yang Ternyata Cuma Mitos

Angelina Donna | Suara.com

Kamis, 18 Januari 2018 | 13:15 WIB
Isu Seputar Asuransi yang Ternyata Cuma Mitos
Ilustrasi asuransi (shutterstock)

Suara.com - Asuransi merupakan bentuk proteksi diri yang memberikan jaminan dalam bentuk ganti rugi atas kejadian yang menimpa nasabahnya. Entah itu kecelakaan, sakit, bahkan kematian sekalipun. Tidak hanya itu saja, asuransi juga dapat dijadikan sebagai produk investasi untuk jaminan di hari tua.

Walaupun produk asuransi kini telah populer, masih ada saja orang yang keliru dan salah persepsi terhadap produk asuransi. Kesalahpahaman ini menyebabkan banyak nasabah yang tertipu bujuk rayu agen asuransi yang menyesatkan.

Agar diri Anda terhindar dari kesalahpahaman tersebut, inilah isu seputar asuransi yang ternyata mitos.

Asuransi Hanya Diperuntukkan Bagi Orang Kaya
Banyak orang beranggapan kalau asuransi hanya diperuntukkan bagi orang kaya. Mitos ini salah besar karena faktanya semua orang dapat mengambil produk asuransi. Hanya pembayaran premi perlu menyesuaikan dengan kemampuan ekonomi agar proses pembayaran per bulan tetap lancar.

Membeli Asuransi Saat Harga Properti Naik
Sekitar 50% masyarakat Indonesia percaya mitos yang satu ini. Faktanya tidak sepenuhnya benar. Produk asuransi memang berkaitan dengan properti, terutama bagi perusahaan yang sudah bergabung dalam bursa. Namun, tidak akan memengaruhi jumlah polis yang diterima saat asuransi jatuh tempo.

Perlu diingat jumlah polis yang akan diterima sudah ditetapkan pada awal sebelum Anda mengambil asuransi. Jadi, jangan pernah berharap nilai polisnya semakin tinggi. Sebab pada dasarnya akan tetap sama walaupun Anda bergabung pada saat harga asuransi melejit.

Orang Sehat Tidak Memerlukan Asuransi
Sampai saat ini masih ada orang yang beranggapan kalau asuransi itu tidak terlalu penting. Apalagi bagi mereka yang masih segar bugar. Mitos ini tentu tidak benar. Pada dasarnya, semua manusia membutuhkan proteksi berupa jaminan atas peristiwa yang tidak dapat diramalkan. Entah itu kondisi sehat, sakit, kaya, atau miskin. Semuanya membutuhkan asuransi untuk menghindar dari kejadian yag tidak diinginkan.

Generasi Muda Tidak Butuh Asuransi
Poin ini masih berkaitan dengan poin nomor tiga. Generasi muda biasanya identik dengan fisik yang bugar dan sehat sehingga tidak butuh asuransi. Mitos ini salah. Justru pada usia mudalah sering kali terjadi peristiwa yang tidak diinginkan, misalnya kecelakaan. Kecerobohan generasi muda zaman sekarang wajib diantisipasi dengan asuransi agar biaya kerugian yang ditanggung secara pribadi tidak terlalu mahal.

Ibu Rumah Tangga Tidak Perlu Asuransi
Mitos ini tentu salah besar. Ibu rumah tangga adalah manusia biasa yang juga mungkin mengalami kejadian yang tidak mengenakkan di kemudian hari. Karena itu, ia membutuhkan asuransi untuk memproteksi dirinya. Lagi pula tidak baik jika setiap kali harus meminta uang suami untuk biaya perobatan.

Perusahaan Asuransi adalah Tukang Tipu
Mitos ini masih banyak beredar hingga sekarang. Masih banyak orang yang mengatakan kalau perusahaan asuransi sama dengan penipu. Mereka hanya menginginkan uang nasabahnya saja. Namun, mitos ini tidak benar.

Setiap perusahaan asuransi yang berdiri telah diatur dalam UU. Artinya, setiap kali perusahaan asuransi melakukan perbuatan curang yang merugikan nasabah, perusahaan tersebut dapat dituntut sesuai dengan pasal UU yang berlaku di Indonesia.

Semua Produk Asuransi Sama Saja
Mitos ini terdengar sedikit konyol. Bagaimana tidak? Produk asuransi properti dan asuransi kendaraan tentu saja berbeda. Begitu juga dengan asuransi jiwa, kesehatan, dan pendidikan. Setiap produk asuransi menawarkan manfaat yang berbeda-beda. Tergantung nasabahnya saja mau bergabung pada produk asuransi yang mana.

Asuransi Tidak Serupa dengan Investasi
Memang asuransi tidak sama dengan investasi. Akan tetapi, produk asuransi dapat dimanfaatkan sebagai jaminan di hari tua. Selain bergabung pada produk investasi, Anda juga dapat bergabung pada produk asuransi. Dengan begitu, jumlah simpanan di hari tua nanti lebih banyak.

Premi Mobil Kecil Biasanya Lebih Murah
Mitos ini tentu saja salah. Faktanya besar premi asuransi mobil yang dibayar bergantung pada harga mobil itu sendiri. Walaupun berstatus sebagai mobil kecil atau sedan jika harganya mahal, tentu saja preminya juga mahal.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Travelling ke Luar Negeri? Ini Cara Kerja Asuransi Perjalanan yang Perlu Kamu Tahu

Mau Travelling ke Luar Negeri? Ini Cara Kerja Asuransi Perjalanan yang Perlu Kamu Tahu

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:24 WIB

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Seberapa Penting Asuransi Perjalanan di Era Serba Mobile? Ini Penjelasannya

Seberapa Penting Asuransi Perjalanan di Era Serba Mobile? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:33 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:54 WIB

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:52 WIB

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:29 WIB

Terkini

Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%

Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:06 WIB

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:56 WIB

Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA

Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:34 WIB

IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras

IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:23 WIB

Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah

Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:19 WIB

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:07 WIB

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:03 WIB

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:02 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:49 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:42 WIB