Tertarik Ambil Promo KPR? Perhatikan Dulu Beberapa Hal Ini

Angelina Donna
Tertarik Ambil Promo KPR? Perhatikan Dulu Beberapa Hal Ini
Ilustrasi (shutterstock)

Banyak orang langsung memilih promo KPR bunga tetap kendati masa berlaku bunga fixed itu sangat singkat yaitu 1-2 tahun saja.

Suara.com - Tahun 2018 ini banyak bank menawarkan promo Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan murah ringan di bawah 10%. Sebut saja bank swasta nasional terbesar BCA yang tengah menggelar promo KPR dengan bunga fix and cap 5,61%, ada juga Bank BNI dengan promo bunga tetap 6,75%, dan bank-bank lain yang berlomba memberikan penawaran bunga paling ekonomis.

Anda yang tengah berencana membeli rumah atau merenovasi rumah tahun ini dan berniat memanfaatkan KPR, tentu gembira mendengar banyak penawaran menarik tersebut.

Namun, sebelum Anda memutuskan untuk mengajukan KPR karena terpikat promo-promo tersebut, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut, seperti dikutip dari situs perbandingan dan pengajuan produk keuangan HaloMoney.co.id:

Syarat dan ketentuan promo

Tidak ada makan siang gratis. Termasuk perihal promo ini. Bank penyedia KPR biasanya mematok persyaratan tertentu bila nasabah ingin mendapatkan keuntungan dari promo tersebut. Misalnya, ada bank yang memberikan penawaran bunga KPR ringan dengan syarat si nasabah harus menempatkan dana idle hingga 5 kali setoran awal KPR di rekening bank tersebut.

Sebagai contoh, bila Anda mengambil cicilan sebesar Rp5 juta per bulan, maka Anda harus rela menempatkan dana Anda sebesar Rp25 juta di rekening bank tersebut untuk dikunci selama periode tertentu.

Ada juga promo yang mematok syarat hanya berlaku untuk pembelian KPR di proyek-proyek tertentu saja. Bila properti yang menjadi incaran Anda ternyata tidak termasuk syarat promo, ya, Anda tentu tidak bisa memaksakan diri memakai promo dari bank tersebut.

Arah suku bunga

Banyak  orang langsung memilih promo KPR bunga tetap kendati masa berlaku bunga fixed itu sangat singkat yaitu 1-2 tahun saja. Hal itu tidak menjadi soal bila setelah masa bunga tetap berakhir, bunga KPR di pasar landai.

Namun, yang banyak terjadi, setelah periode bunga tetap  berakhir, bunga KPR floating rate langsung melesat bahkan sampai dua kali lipat.

Agar tidak kaget ketika periode bunga tetap berakhir, Anda perlu mendapatkan informasi jelas berapa tingkat bunga mengambang di bank tersebut ketika mengambil KPR.

Dari informasi itu, Anda bisa membuat prediksi sederhana, seberapa tinggi kemungkinan floating rate bank tersebut akan naik.  Mengutip data BI, suku bunga dasar kredit KPR di bank saat ini berkisar 7,22 persen-15,57 persen.

Suku bunga ini dipengaruhi oleh bunga acuan BI, inflasi dan tingkat supply-demand KPR di pasar. Bila tren bunga acuan diprediksi terus melandai di masa mendatang, memilih bunga mengambang bisa jadi lebih menguntungkan.

3. Penghitungan cicilan

Sebelum terpikat promo KPR, pastikan kamu sudah mengetahui hitungan bunga KPR yang ditawarkan oleh bank. Bunga KPR di bank pada umumnya memakai hitungan bunga efektif, apakah itu berjenis fixed rate maupun floating rate. Penghitungan bunga efektif berarti, besar bunga dikenakan sesuai posisi saldo utang terakhir.

Dalam KPR, rasio antara bunga dan pokok utang harus berbentuk piramida terbalik. Maksudnya, semakin lama beban bunga akan mengecil seiring pokok utang yang terus berkurang. Pastikan kamu mendapatkan simulasi hitungan cicilan KPR dan bandingkan dengan tawaran KPR dari bank lain dengan skema berbeda.

4. Siapkan antisipasi

Skema bunga tetap KPR menguntungkan dari sisi psikologis, yakni kepastian beban bunga yang ditanggung oleh nasabah. Namun, supaya Anda tidak kaget ketika masa bunga tetap berakhir, usahakan melakukan persiapan dana. Bisa berupa dana darurat yang bisa Anda kumpulkan mulai sekarang.

 Anda bisa menyisihkan sebagian penghasilan di produk investasi dengan imbal hasil cukup stabil seperti deposito, reksadana pasar uang atau pendapatan tetap.

Jadi, ketika kelak masa bunga tetap berakhir dan bunga mengambang berlaku, Anda memiliki cadangan dana mencukupi untuk membayar cicilan saat bunga ternyata melonjak tinggi.

Bila yang terjadi sebaliknya yakni bunga mengambang ternyata tidak besar, dana yang sudah Anda kumpulkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain. Misalnya, untuk mempercepat pelunasan KPR.

Published by

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS