Sindikat Skimming Eropa Timur Telah Curi Ribuan Data Nasabah Bank

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 21 Maret 2018 | 12:21 WIB
Sindikat Skimming Eropa Timur Telah Curi Ribuan Data Nasabah Bank
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta. [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Penyidik Subdit Resmob Polda Metro Jaya telah mengungkap kasus pembobolan uang nasabah bank melalui teknik skimming yang dilakukan lima warga negara asing.

Lima warga negara di bagian Eropa Timur itu ternyata sudah siap menggasak uang ribuan nasabah bank di Indonesia dari data-data yang sudah dicuri.

"Memang sudah disiapkan oleh tersangka untuk diambil (data-data nasabah) dan ada 1.400-an kartu, di mana hampir 1.200-nya kartu dari Indonesia dan sisanya dari luar negeri," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta, di Polda Metro Jaya, Rabu (21/3/2018).

Nico pun meminta Bank Indonesia bekerja sama dengan persatuan bank di ASEAN dan Asia untuk mengantisipasi pencurian data para nasabah. Sebab, menurutnya, sindikat ini telah menyasar 64 bank yang ada di seluruh dunia.

"Kami akan mendorong BI berkoordinasi dengan persatuan bank di SEAN maupun di Asia karena ini tidak terjadi di Indonesia, tapi di beberapa negara di Asia dan beberapa kejadian di Eropa," kata dia.

Nico juga mengimbau masyarakat bisa lebih berhati-hati saat melakukan transaksi uang di ATM.

"Masyarakat bisa melakukan pergantian chip secara berkala di wilayah-wilayah ATM ataupun langsung kepada counter bank yang ada. Lalu ketiga, pada saat memasukkan pin itu ditutup dengan tangan," kata dia.

Lebih lanjut, Nico menambahkan, polisi juga telah meminta BI untuk membuat regulasi agar masyarakat lebih aman untuk melakukan transaksi melalui ATM.

"Supaya diubah menjadi kartu chip seluruhnya dan hal ini perlu regulasi yang dikeluarkan BI, dan BI akan mendorong untuk pergantian kartu tersebut," kata dia.

Sebelumnya, polisi telah meringkus 6 tersangka dalam kasus pembobolan uang nasabah di 64 bank dengan modus skimming. Enam tersangka di antaranya tiga WN Rumania berinisial IRI (26), LNM (26), ASC (34), satu warga Hungaria berinisial ASC (34), satu warga Bulgaria berinisial BKV (46), dan seorang WNI berinisial MK (29).

Sindikat ini telah melakukan aksi kejahatan perbankan sejak 2017 lalu di berbagai daerah di antaranya yakni Jogjakarta, Bali, Bandung, Lombok, dan Jakarta.

Selain di Indonesia, para tersangka juga menyasar data nasabah di luar negeri seperti Australia, Amerika Serikat, Jerman, Chile, dan Italia.

Setelah mencuri data nasabah, para tersangka kemudian melakukan duplikasi melalui kartu ATM kosong. Setelah itu, sindikat ini mendatangi gerai ATM untuk mengeruk uang di dalam rekening para korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

6 Fakta Dugaan Bank Jambi Dibobol Hacker, Uang Nasabah Dijamin Diganti

6 Fakta Dugaan Bank Jambi Dibobol Hacker, Uang Nasabah Dijamin Diganti

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:22 WIB

Skandal Dana Raib Rp90 Miliar: Mediasi Buntu, Mirae Asset Justru Salahkan Nasabah Bocorkan Password?

Skandal Dana Raib Rp90 Miliar: Mediasi Buntu, Mirae Asset Justru Salahkan Nasabah Bocorkan Password?

News | Senin, 23 Februari 2026 | 18:06 WIB

Kasus Fraud Rp2,4 Triliun: Tiga Kantor Dana Syariah Indonesia di District 8 Disita Polisi

Kasus Fraud Rp2,4 Triliun: Tiga Kantor Dana Syariah Indonesia di District 8 Disita Polisi

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:57 WIB

Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Fraud Triliunan Rupiah

Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Fraud Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:53 WIB

BEI Akui Terima Laporan Dugaan Hilangnya Dana Nasabah Mirae Rp71 Miliar

BEI Akui Terima Laporan Dugaan Hilangnya Dana Nasabah Mirae Rp71 Miliar

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 18:16 WIB

Poin-poin Utama Kasus Dana Nasabah Mirae Asset Rp71 Miliar 'Hilang'

Poin-poin Utama Kasus Dana Nasabah Mirae Asset Rp71 Miliar 'Hilang'

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 21:09 WIB

OJK Selidiki Dugaan Mirae Asset Sekuritas Lenyapkan Dana Nasabah Rp71 Miliar

OJK Selidiki Dugaan Mirae Asset Sekuritas Lenyapkan Dana Nasabah Rp71 Miliar

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 14:31 WIB

Panik Uang di ATM Mendadak Hilang? Segera Lakukan 5 Hal Ini

Panik Uang di ATM Mendadak Hilang? Segera Lakukan 5 Hal Ini

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 16:54 WIB

Rekening Dana Nasabah Jadi Target Utama, Waspada Serangan Siber di Pasar Modal

Rekening Dana Nasabah Jadi Target Utama, Waspada Serangan Siber di Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 13:59 WIB

Terkini

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

×