Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Jurus Menteri Eko Genjot Potensi Ekonomi Pedesaan

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 26 Maret 2018 | 13:49 WIB
Ini Jurus Menteri Eko Genjot Potensi Ekonomi Pedesaan
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengunjungi salah satu desa di Lampung. [Dok Kemendes PDT

Suara.com - Begitu banyak potensi ekonomi pedesaan yang selama ini terbengkalai. Sebagian besar diantaranya terjadi karena sistem pengelolaannya yang masih tradisional, kurangnya dukungan modal, dan juga tidak memiliki pasar.

Padahal, menurut Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, sumber daya yang ada di daerah pedesaan sebenarnya sangat potensial untuk dijadikan sumber pendapatan yang bisa diandalkan bagi masyarakatnya.

Oleh karena itu, lanjut Menteri Eko, program Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) lahir diantaranya karena alasan-alasan tersebut. “Hasilnya sudah banyak terbukti. Desa-desa yang telah menerapkan Prukades berhasil mengangkat taraf hidup masyarakatnya. Penghasilan mereka jauh meningkat hingga berlipat. Desanya juga jauh lebih maju dan mandiri,” ungkap Eko dalam keterangan tertulis, Minggu malam (25/3/2018).

Menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mencontohkan desa Bratasena Adiwarna, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, yang dikunjunginya, Jumat (23/3/2018). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke barbagai daerah yang telah melakukan penandatanganan MoU (nota kesepahaman) kemitraan program Prukades antara Kemendes dengan 102 kabupaten di Jakarta 8 Maret lalu.

“Salah satunya Bupati Tulang Bawang dengan PT Central Pertiwi Bhakti (PT CPB) dengan didukung oleh Bank BTPN. Dalam kerja sama ini, semua pihak terkait tersebut merevitalisasi tambak udang yang sempat terbengkalai," kata Eko.

Menurut dia, dengan kerja sama antara perusahaan CPB dengan Bupati Tulang Bawang, serta dibantu oleh Bank BTPN dengan memberikan KUR tersebut, bisa mengaktifkan kembali sebanyak 13 ribu petambak yang sebelumnya sempat terhenti dalam membudidayakan udang karena berbagai kendala.

"Dalam model ini, para petambak kini bisa memulai membangun kembali. Apalagi, saat ini, petambak juga sudah bisa mendapatkan pendapatan sekitar 4 juta per bulannya," jelas Eko.

Lebih lanjut, Eko mengatakan bahwa pendapatan tersebut akan bisa lebih meningkat lagi jika kebutuhan listrik para petani tambak tercukupi. Saat ini, petani tambak di desa Bratasena Adiwarna kesulitan melakukan budidaya udang karena tidak adanya pasokan listrik yang memadai.

Eko mengaku sudah menghubungi Menteri BUMN Rini Soemarno agar bisa meminta PLN untukk memenuhi kebutuhan listrik tersebut. “Kalau ada listrik pendapatannya bisa naik lima kali lipat. Jadi pendapatan mereka bisa antara 15 juta hingga 20 juta per bulannya. Saya koordinasi dengan Menteri BUMN dan akan segera ditindak lanjuti dengan Dirut PLN," ungkapnya.

Mendes PDTT berharap, program Prukades yang beberapa minggu lalu ditandatangani tersebut segera ditindaklanjuti, sehingga bisa cepat memberikan kesempatan buat masyarakat berusaha dalam mendapatkan pendapatan yang lebih baik disetiap daerah dan desa-desa di Indonesia.

"Saya juga berharap agar pemanfaatan dana desa ini bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat desa dan masyarakat bisa terus mengawal program prukades yang ada di desanya masing-masing," tutur Eko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia

Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 18:46 WIB

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

News | Senin, 13 April 2026 | 12:41 WIB

Syarat dan Cara Daftar SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026, Gajinya Tembus Rp8 Juta!

Syarat dan Cara Daftar SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026, Gajinya Tembus Rp8 Juta!

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 13:09 WIB

Apakah SPPI Koperasi Merah Putih Diangkat Jadi PPPK? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah SPPI Koperasi Merah Putih Diangkat Jadi PPPK? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 14:09 WIB

Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!

Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 17:31 WIB

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:39 WIB

Perjalanan Dessa BRILiaN Pajambon Sukses Integrasikan Pertanian dan Wisata

Perjalanan Dessa BRILiaN Pajambon Sukses Integrasikan Pertanian dan Wisata

Bri | Kamis, 02 April 2026 | 16:51 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB