Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

7 Kekurangan Perempuan Dibanding Lelaki dalam Hal Finansial

Angelina Donna

Jum'at, 06 April 2018 | 14:14 WIB
7 Kekurangan Perempuan Dibanding Lelaki dalam Hal Finansial
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Keuangan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan, baik oleh lelaki maupun perempuan. Terlebih lagi bagi perempuan. Sebab sejatinya kelak mereka akan menjadi seorang ibu yang mengatur pengeluaran keluarga.

Mengingat semakin sulitnya lapangan pekerjaan, membuat setiap orang harus peka terhadap pentingnya nilai uang. Karena itu, setiap orang harus mampu mengenali kebutuhannya dan seberapa banyak yang harus dikeluarkannya untuk keinginannya.

Meskipun perempuan adalah pribadi yang umumnya lebih sensitif perihal uang, ternyata ada beberapa hal mengenai keuangan di mana perempuan tidak lebih unggul dibanding lelaki. Hal ini tentu harus segera diperbaiki sebelum wanita menginjak usia yang lebih matang untuk membangun rumah tangga.

Karena itu, untuk menyadarkan kelemahan tersebut, berikut dijelaskan mengenai kelemahan perempuan perihal keuangan dibandingkan pria seperti yang dikutip dari Cermati.com.

1.Semua Keinginan Terkesan Kebutuhan
Tidak bisa dimungkiri bahwa masih banyak perempuan yang kesulitan dalam membedakan hal yang diinginkannya dengan hal yang dibutuhkannya. Hal inilah yang menjadi penyebab banyaknya pengeluaran tak terkendali setiap bulannya.

Apalagi jika ada diskon di sebuah mal, tanpa berpikir panjang para perempuan akan segera membelinya. Terlebih lagi jika produk tersebut adalah produk bermerek. Padahal, uang yang tadinya digunakan hanya untuk memenuhi keinginan bisa dialokasikan ke kebutuhannya.

2.Tidak Ada Catatan Pengeluaran
Mulai sekarang biasakanlah untuk mencatat pengeluaran Anda. Hal ini dimaksudkan agar Anda dapat mengkaji ulang benda-benda yang telah Anda beli. Dengan begitu, Anda bisa memutuskan apakah memang harus membelinya atau tidak.

Jika memang tidak, Anda bisa diingatkan agar tidak membelinya. Selain itu, catatan pembelian tersebut juga dapat membuat Anda untuk lebih menghargai uang karena dapat membantu Anda menyadari bahwa berhemat itu penting.

3.Menggunakan Kartu Kredit dengan Berlebihan
Poin ini berhubungan dengan poin pertama di mana keinginan yang menggebu-gebu membuat para perempuan menggunakan kartu kredit dengan berlebihan. Bagaimana pun juga kartu kredit adalah utang.

Semakin sering Anda menggunakannya, semakin banyak juga utang yang harus Anda bayar. Karena itu, bijaklah dalam berbelanja dan menggunakan kartu kredit. Terlebih lagi jika kartu kredit Anda menerapkan sistem bunga yang lumayan besar.

4.Menghindari Risiko Investasi
Investasi adalah cara lain yang dapat Anda lakukan untuk menjamin masa depan. Hal inilah yang banyak perempuan tidak bisa lakukan. Mereka menghindari investasi karena tidak berani mengambil risiko akibat investasi tersebut.

Memang hasil investasi tidak bisa diperoleh dengan instan karena harus memakan waktu yang lama.
Akan tetapi, investasi disarankan untuk wanita agar mereka dapat melipatgandakan uang yang dimiliki. Banyak investasi yang bisa dicoba, misalnya emas, properti, saham, dan lain sebagainya.

5.Diri Sendiri Berada dalam Prioritas Akhir
Hal ini sering sekali terjadi pada perempuan yang sudah berumah tangga. Tak jarang ditemukan perempuan yang tidak menganggap kebutuhan dirinya itu penting. Memang kebutuhan keluarga sangat penting untuk dipenuhi. Akan tetapi, bukan berarti wanita boleh mengabaikan kebutuhan dirinya.

Waktu akan terus berjalan di mana anak-anak Anda akan berumah tangga sehingga Anda harus memikirkan ulang untuk belajar memprioritaskan kembali. Anda tentunya tidak ingin merepotkan orang lain ketika anak Anda sudah memiliki kehidupannya sendiri, bukan?

6.Perencanaan Jangka Panjang Keuangan yang Buruk
Pada umumnya, perempuan memiliki perencanaan keuangan jangka panjang yang buruk. Hal ini tentunya sangat tidak baik karena tidak ada yang bisa mengetahui apa yang terjadi di masa mendatang. Bisa jadi sewaktu-waktu Anda sangat membutuhkan uang.

Dengan perencanaan yang buruk tentunya Anda harus melakukan peminjaman uang yang tentunya akan merepotkan orang lain. Meminjam ke bank pun akan dikenakan biaya tambahan. Karena itu, buatlah perencanaan keuangan yang baik dan berhenti melakukan kebiasaan boros.

7.Tidak Mau Ambil Pusing dengan Masalah Keuangan
Meskipun masalah keuangan bukanlah masalah sederhana, penting bagi perempuan untuk mempelajarinya. Anda tidak harus menguasai akuntasi, tetapi peling tidak bisa mengambil keputusan yang tepat saat Anda mengalami masalah keuangan. Karena itu, belajarlah dan berhentilah untuk terus mengharapkan keputusan suami perihal keuangan.

Jadilah Perempuan yang Bijak dalam Keuangan
Mengingat pentingnya peranan uang, sebagai seorang perempuan Anda harus bijak dalam mengatur pengeluaran. Tidak peduli apakah masih muda atau sudah berumah tangga, Anda harus bisa mengatur keuangan Anda sendiri. Hindari membeli hal yang tidak Anda butuhkan dan mampukan diri Anda untuk bisa mengambil keputusan mengenai keuangan dengan bijak dan benar.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Dapatkan Voucher Belanja Gratis dengan Mudah

Begini Cara Dapatkan Voucher Belanja Gratis dengan Mudah

Bisnis | Kamis, 29 Maret 2018 | 17:15 WIB

Perempuan, Perbaiki 6 Kesalahan Ini Jika Tidak Mau Dicap Boros

Perempuan, Perbaiki 6 Kesalahan Ini Jika Tidak Mau Dicap Boros

Lifestyle | Sabtu, 17 Maret 2018 | 07:15 WIB

Nilai Tabungan Bertambah dengan Batasi 6 Hal Ini

Nilai Tabungan Bertambah dengan Batasi 6 Hal Ini

Bisnis | Jum'at, 09 Maret 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan

Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:30 WIB

BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ

BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:19 WIB

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:53 WIB

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:42 WIB

BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan

BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:39 WIB

Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT

Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:23 WIB

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:20 WIB

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:18 WIB

PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia

PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:24 WIB

×