Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Menyoroti Kinerja Telkom di Era Milenial yang Haus Internet

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 24 April 2018 | 16:55 WIB
Menyoroti Kinerja Telkom di Era Milenial yang Haus Internet
TeamPLAN Telkomsel. [Telkomsel]

Suara.com - Di era teknologi dan milenial sekarang ini, akses internet dan alat penunjangnya seperti menjadi kebutuhan pokok yang tak bisa dihindari.

Anak-anak muda yang haus akan informasi seolah berlomba-lomba untuk memiliki gadget terbaru dengan koneksi internet yang memadai.

Melihat potensi tersebut, sangat wajar jika industri telekomunikasi mendapatkan kue atau keuntungan dari besarnya pemakaian kuota internet baik melalui gadget berupa handphone, laptop, tablet hingga komputer.

Namun, rupanya peluang tersebut dinilai belum tertangkap oleh PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk yang merupakan perusahaan telekomunikasi milik negara yang berada di bawah naungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Berdasarkan laporan keuangan Telkom Tahun 2017, pendapatan Telkom meningkat sebesar 10,25 persen year on year menjadi Rp 128,25 triliun. Namun rupanya, pertumbuhan tersebut tidak sebesar pertumbuhan pendapatan di 2016 yang mencapai 13,52 persen.

"Pengguna medsos (media sosial) besar, tetapi pertumbuhan pendapatan Telkom justru menurun, ini ada apa?," kata Bima Yudhistira seorang Pengamat Ekonomi dari Insitute for Development of Economics and Finance.

Menurut Bima, jika Telkom tidak bisa menjaring besarnya potensi bisnis tersebut, kaum muda atau yang kini populer dengan sebutan kaum milenial akan semakin tertinggal dengan kaum milenial negara lain.

"Internet kita ini internet yang lambat, masih tertinggal, 62 dari 63 negara. Bagaimana kaum millenials bisa maju menyetarai millenials negara lain," ucap Bima.

Lebih parahnya lagi, selain kaum milenial yang semakin tertinggal, pendapatan ke negara pun akan berkurang. Terlebih Telkom disebut-sebut salah satu BUMN yang menyumbang pendapatan cukup besar ke negara melalui Kementerian BUMN.

Pemerhati BUMN, Ismed Hasan Putro menuturkan, sedianya perusahaan BUMN haruslah berkontribusi dalam memberikan pendapatan kepada negara.

"Negara berharap banyak kepada BUMN, BUMN ini salah satu instrumen andalan pemerintah selain pajak," ucap Ismed yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama di PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero).

Menurut Ismed, jika perusahaan BUMN bisa memberikan sumbangsih besar ke negara, bukan tidak mungkin lapangan pekerjaan pun akan terbuka di berbagai daerah. Ismed pun meminta, semua pihak turut mencermati kinerja BUMN agar setoran pendapatan ke negara bisa terkelola dengan baik.

"BUMN harus tumbuh secara inklusif dalam membuka lapangan kerja, bagaimana BUMN menstimulasi pergerakan ekonomi masyarakat di sekitarnya," tutur Ismed.

Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara menuturkan, untuk mengawasi kinerja perusahaan BUMN, maka komisaris yang mengawasinya pun harus orang yang betul-betul paham di bidangnya.

"Komisaris harus di bidangnya, tidak boleh yang menjadi anggota Komisaris tidak berlatar belakang dengan tugas dan fungsinya. Jangan dijadikan tempat balas jasa untuk tim sukses," kata Marwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkuat Kesiapan Asesmen Skala Nasional, 91 Ribu Siswa Ikuti Try Out Digital PIJAR

Perkuat Kesiapan Asesmen Skala Nasional, 91 Ribu Siswa Ikuti Try Out Digital PIJAR

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:56 WIB

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:27 WIB

ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata

ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:11 WIB

Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital

Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:01 WIB

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:40 WIB

Telin dan DITO Telecommunity Perkuat Konektivitas Regional, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital

Telin dan DITO Telecommunity Perkuat Konektivitas Regional, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 12:00 WIB

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:03 WIB

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:46 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:57 WIB

Terkini

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB