Array

Ketua AJI Jakarta: Jangan Jadikan Serikat Pekerja Sebagai Musuh

Adhitya Himawan Suara.Com
Selasa, 01 Mei 2018 | 19:45 WIB
Ketua AJI Jakarta: Jangan Jadikan Serikat Pekerja Sebagai Musuh
Ketua AJI Jakarta, Asnil Bambani Amri di Jakarta, Selasa (15/2/018). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Asnil Bambani Amri, meminta pemilik dan manajemen perusahaan media untuk merubah pola pikirnya terkait serikat pekerja. Menurutnya, serikat pekerja adalah mitra untuk bersama-sama membangun perusahaan media agar semakin berkembang.

"Jadi jangan anggap serikat pekerja adalah musuh," kata Asnil dalam wawancara dengan Suara.com di tengah Aksi Hari Buruh Sedunia, Jakarta, Selasa (1/5/2018).

Ia menegaskan sampai kini banyak perusahaan media tidak memiliki serikat pekerja. Akibatnya kerapkali ketika muncul kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak, seringkali jurnalis yang bersangkutan tidak mendapatkan pembelaan yang cukup.

Kenyataan ini juga diperparah fenomena industri media cetak yang semakin redup. Industri media kini mengalami disrupsi, dimana industri media konvensional kini semakin bergeser ke digital. Fenomena ini menurut Asnil, sebetulnya tak hanya di industri media, melainkan juga terjadi di berbagai sektor industri yang lain.

"Makanya peran serikat pekerja ini sangat penting. Pemilik media jangan menjadikan serikat pekerja sebagai musuh. Ini tidak produktif," jelasnya.

Seharusnya serikat pekerja melalui musyawarah, bisa menghasilkan solusi-solusi yang dibutuhkan untuk menghasilkan berbagai terobosan digital bagi perkembangan perusahaannya. Jurnalis yang kuat melalui serikat pekerja yang kuat, akan membantu penguatan perusahaan media itu sendiri.

"Serikat pekerja tidak mungkin bermaksud menyengsarakan perusahaan. Serikat pekerja tidak mungkin bermaksud membunuh manajemen perusahaan media. Karena di perusahaan media itu jugalah para pekerja media itu menggantungkan hidupnya," tutupnya.

Berdasarkan catatan Federasi Serikat Pekerja Media (FSPM) Independen, dari 2000 media massa cetak, elektronik dan online hanya terdapat 20an serikat pekerja. Artinya, dari 100 media massa yang berdiri hanya 1 media massa yang memiliki serikat pekerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI