Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Kontrak Chevron, Luhut: Kalau Tawarannya Bagus, Kenapa Nggak?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 07 Juni 2018 | 03:24 WIB
Kontrak Chevron, Luhut: Kalau Tawarannya Bagus, Kenapa Nggak?
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor PDI Perjuangan, Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (8/4/2018). (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah dapat mempertimbangkan memberikan perpanjangan kontrak Blok Rokan kepada Chevron Indonesia jika tawarannya bagus.

"Ya kita lihat saja kalau 'offer'-nya (tawarannya) bagus kenapa enggak kasih ke mereka. Saya kira sangat terbuka kepada semua," katanya di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Luhut menerima kunjungan Managing Director Chevron Chuck Taylor di kantornya, Rabu. Ia menjelaskan dengan teknologi baru yang ditawarkan, perusahaan asal Amerika Serikat itu mampu menggenjot cadangan minyak di lapangan tersebut hingga mencapai 1 miliar barel.

"Mereka melihat ini area yang bagus. Jadi mereka kelihatannya sedang memfinalkan perjanjian kontrak mereka dengan SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi)," katanya.

Mantan Menko Polhukam itu menjelaskan teknologi baru yang dibawa Chevron juga diklaim mampu menekan biaya produksi.

"Mereka juga memotong biaya di IDD (proyek laut dalam) sampai 50 persen karena kecanggihan dari mereka dan juga tim dari Indonesia. Mereka kerja sama, saya pikir ini bagus sekali untuk Indonesia," katanya.

Kontrak Chevron di Blok Rokan akan berakhir pada 2021 mendatang. PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN juga diberi kesempatan untuk mengajukan proposal pengelolaan blok tersebut karena memiliki hak untuk mengelola blok yang kontraknya berakhir.

Blok ini menjadi salah satu penopang produksi siap jual (lifting) minyak nasional di mana lifting minyak dari blok tersebut sepanjang 2017 mencapai 224,3 ribu barel per hari (bph), atau mencapai 97,9 persen dari target APBN-P 2017.

Ada pun sepanjang 2017 lalu, produksi blok ini mencapai 226.500 barel per hari atau sekitar 28 persen dari total produksi nasional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Bentuk Tim Khusus untuk Lobi Pilot Garuda Agar Tak Mogok

Luhut Bentuk Tim Khusus untuk Lobi Pilot Garuda Agar Tak Mogok

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 20:20 WIB

Tol Fungsional Batang-Solo Bakal Dilengkapi 25 SPBU Darurat

Tol Fungsional Batang-Solo Bakal Dilengkapi 25 SPBU Darurat

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 15:28 WIB

Pertamina Siagakan 63 Titik KIOSK Pertamax di Jalur Mudik

Pertamina Siagakan 63 Titik KIOSK Pertamax di Jalur Mudik

Bisnis | Senin, 04 Juni 2018 | 00:13 WIB

Penyegaran, Kementerian BUMN Ubah Susunan Komisaris Pertamina

Penyegaran, Kementerian BUMN Ubah Susunan Komisaris Pertamina

Bisnis | Kamis, 31 Mei 2018 | 15:33 WIB

Menteri BUMN Tambah 2 Jajaran Dewan Komisaris Pertamina

Menteri BUMN Tambah 2 Jajaran Dewan Komisaris Pertamina

Bisnis | Kamis, 31 Mei 2018 | 11:40 WIB

Terkini

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB