Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Starbucks dan McDonald Tak Akan Gunakan Sedotan Plastik Lagi

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 11 Juli 2018 | 07:15 WIB
Starbucks dan McDonald Tak Akan Gunakan Sedotan Plastik Lagi
Ilustrasi minuman dengan sedotan dan tutup gelas plastik. (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan kopi terbesar di dunia asal Amerika Serikat, Starbucks, akan menghentikan penggunaan sedotan plastik di 28.000 gerainya yang tersebar di dunia.

Dikutip dari Time.com, Starbucks menjadi perusahaan makanan dan minuman pertama di dunia yang melakukan kebijakan pro kelestarian laut tersebut.

Pihak Starbucks mengatakan, bahwa pihaknya telah mulai meniadakan kemasan tanpa sedotan plastik untuk minuman tertentu, di lebih dari 8.000 gerainya di AS dan Kanada per akhir Juli ini.

Kedai kopi berlogo putri duyung itu memperkirakan kebijakannya akan berdampak pada pengurangan sekitar satu miliar sedotan plastik per tahunnya.

Penghentian ini akan dilakukan secara bertahap hingga 2020 mendatang.

Nantinya, sedotan plastik yang selama ini digunakan Starbuck akan diganti sedotan berbahan ramah lingkungan dan tutup cup kopi pun akan menggunakan bahan jerami yang mudah didaur ulang.

Dengan begitu, perusahaan berkode emiten SBUX ini akan mengurangi dampak pencemaran sampah di dunia.

Hal serupa juga dilakukan oleh McDonald di Inggris dan Irlandia yang baru-baru ini akan beralih ke sedotan berbahan kertas pada tahun depan.

Saat ini McDonald bahkan tengah melakukan pengujian bahan alternatif pengganti sedotan plastik untuk beberapa lokasi di AS.

Sebelumnya aktivis lingkungan telah mengimbau para pelaku bisnis untuk tidak lagi berjualan minuman dengan sedotan plastik. Sampah sedotan ini kerap kali berakhir di lautan dan mengganggu kehidupan biota laut.

Sampah sedotan platik hanya menyumbang sebanyak empat persen saja dari total keseluruhan sampah plastik di laut. Dari sembilan juta ton sampah plastik, 2.000 ton diantaranya merupakan sampah sedotan plastik.

Meski demikian, kampanye larangan sedotan plastik ini tetap mendapat dukungan dari masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Starbucks Bakal Tanggung Operasi Transgender Semua Karyawannya

Starbucks Bakal Tanggung Operasi Transgender Semua Karyawannya

Lifestyle | Jum'at, 29 Juni 2018 | 12:10 WIB

Mobil-mobil Baru Volvo Siap Pakai Plastik Daur Ulang

Mobil-mobil Baru Volvo Siap Pakai Plastik Daur Ulang

Otomotif | Kamis, 21 Juni 2018 | 20:55 WIB

Tak Ada Lagi Sedotan dan Tutup Gelas Plastik di KFC

Tak Ada Lagi Sedotan dan Tutup Gelas Plastik di KFC

Lifestyle | Rabu, 20 Juni 2018 | 10:15 WIB

Terkini

Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pakar Minta Pengadilan Konsisten Gunakan Audit BPK

Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pakar Minta Pengadilan Konsisten Gunakan Audit BPK

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului

Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Siap Jika Harus Diautopsi

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Siap Jika Harus Diautopsi

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Pendidikan Berstandar Internasional Semakin Dibutuhkan, Bekali Anak dengan Keterampilan Masa Depan

Pendidikan Berstandar Internasional Semakin Dibutuhkan, Bekali Anak dengan Keterampilan Masa Depan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Tiga Dara | Wamenkop Ungkap Bangun Koperasi Merah Putih Gak Bisa Sembarang

Tiga Dara | Wamenkop Ungkap Bangun Koperasi Merah Putih Gak Bisa Sembarang

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Review Drama You Are My Hero, Misi Kemanusiaan dan Perjalanan Asmara

Review Drama You Are My Hero, Misi Kemanusiaan dan Perjalanan Asmara

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik

Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:58 WIB

Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah

Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Semua Ikan di Langit: Novel Unik yang Mengajak Merenungi Arti Kehidupan

Semua Ikan di Langit: Novel Unik yang Mengajak Merenungi Arti Kehidupan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:30 WIB

×