Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Starbucks dan McDonald Tak Akan Gunakan Sedotan Plastik Lagi

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 11 Juli 2018 | 07:15 WIB
Starbucks dan McDonald Tak Akan Gunakan Sedotan Plastik Lagi
Ilustrasi minuman dengan sedotan dan tutup gelas plastik. (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan kopi terbesar di dunia asal Amerika Serikat, Starbucks, akan menghentikan penggunaan sedotan plastik di 28.000 gerainya yang tersebar di dunia.

Dikutip dari Time.com, Starbucks menjadi perusahaan makanan dan minuman pertama di dunia yang melakukan kebijakan pro kelestarian laut tersebut.

Pihak Starbucks mengatakan, bahwa pihaknya telah mulai meniadakan kemasan tanpa sedotan plastik untuk minuman tertentu, di lebih dari 8.000 gerainya di AS dan Kanada per akhir Juli ini.

Kedai kopi berlogo putri duyung itu memperkirakan kebijakannya akan berdampak pada pengurangan sekitar satu miliar sedotan plastik per tahunnya.

Penghentian ini akan dilakukan secara bertahap hingga 2020 mendatang.

Nantinya, sedotan plastik yang selama ini digunakan Starbuck akan diganti sedotan berbahan ramah lingkungan dan tutup cup kopi pun akan menggunakan bahan jerami yang mudah didaur ulang.

Dengan begitu, perusahaan berkode emiten SBUX ini akan mengurangi dampak pencemaran sampah di dunia.

Hal serupa juga dilakukan oleh McDonald di Inggris dan Irlandia yang baru-baru ini akan beralih ke sedotan berbahan kertas pada tahun depan.

Saat ini McDonald bahkan tengah melakukan pengujian bahan alternatif pengganti sedotan plastik untuk beberapa lokasi di AS.

Sebelumnya aktivis lingkungan telah mengimbau para pelaku bisnis untuk tidak lagi berjualan minuman dengan sedotan plastik. Sampah sedotan ini kerap kali berakhir di lautan dan mengganggu kehidupan biota laut.

Sampah sedotan platik hanya menyumbang sebanyak empat persen saja dari total keseluruhan sampah plastik di laut. Dari sembilan juta ton sampah plastik, 2.000 ton diantaranya merupakan sampah sedotan plastik.

Meski demikian, kampanye larangan sedotan plastik ini tetap mendapat dukungan dari masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Starbucks Bakal Tanggung Operasi Transgender Semua Karyawannya

Starbucks Bakal Tanggung Operasi Transgender Semua Karyawannya

Lifestyle | Jum'at, 29 Juni 2018 | 12:10 WIB

Mobil-mobil Baru Volvo Siap Pakai Plastik Daur Ulang

Mobil-mobil Baru Volvo Siap Pakai Plastik Daur Ulang

Otomotif | Kamis, 21 Juni 2018 | 20:55 WIB

Tak Ada Lagi Sedotan dan Tutup Gelas Plastik di KFC

Tak Ada Lagi Sedotan dan Tutup Gelas Plastik di KFC

Lifestyle | Rabu, 20 Juni 2018 | 10:15 WIB

Terkini

PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM

PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:37 WIB

Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam

Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:24 WIB

IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau

IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor

IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:01 WIB

Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya

Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:41 WIB

Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru

Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:58 WIB

Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalisasi AI dan Digitalisasi

Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalisasi AI dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:57 WIB