Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Atribut Polisi Dijual Bebas di Pasar Senen, Ini Kata Penjual

Iwan Supriyatna, Dian Rosmala

Selasa, 17 Juli 2018 | 14:10 WIB
Atribut Polisi Dijual Bebas di Pasar Senen, Ini Kata Penjual
Atribut aparat Kepolisian dijual bebas di blok lima, Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat.(Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Atribut aparat kepolisian dijual bebas di blok lima, Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat. Tak hanya atribut Polisi, para penjual pindahan dari blok satu dan dua Pasar Senen Jaya ini, juga menjual atribut khusus untuk institusi dan lembaga pemerintah lainnya.

Abdullah (32) mengaku kurang lebih sudah tujuh tahun berjualan atribut-atribut Kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Tak hanya pakaian, ia juga menjajakan atribut-atribut khusus milik aparat kepolisian.

Untuk berjualan atribut-atribut tersebut, Abdullah sudah mengantongi izin dari pihak Garnisun. Abdullah cukup sadar bahwa berjualan atribut aparat tidak boleh sembarangan.

"Ada juga sih aturannya. Kita juga tahu itu. Kita kan punya izin resmi juga dari Garnisun," kata Abdullah kepada Suara.com di kios miliknya, blok lima, Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Abdullah mengklaim, selama ini dirinya tidak sembarangan berjualan atribut institusi dan lembaga negara. Khusus untuk aparat keamanan, Abdullah hanya menjual apabila calon pembeli dapat menunjukan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang dikeluarkan oleh institusinya.

"Kalau membeli atribut seperti seragam dan pangkat, harus menunjukan KTA. Kalau rompi, kalau ada logo tribata tetap pakai KTA," ujar Abdullah.

"Kalau pakaian tanpa atribut, ya nggak masalah juga. Kan biasa dipakai juga oleh anak motor. Jadi nggak harus ada KTA," tambah Abdullah.

Seperti diketahui, belakangan ini marak aparat gadungan yang melancarkan aksinya di tengah-tengah masyarakat. Mereka kerap melakukan pungutan liar terhadap masyarakat dengan berlindung di balik atribut aparat yang dikenakan.

Kasus terakhir, yaitu seorang mahasiswa bernama Joseph Anugerah. Lelaki yang baru berusia 20 tahun itu sering kali melancarkan aksinya di jalan layang Non Tol Casablanca, Jakarta Selatan.

Joseph sering melakukan pungli kepada pengendara mobil dan motor yang melintas di jalan layang tersebut. Joseph cukup bermodalkan seragam Polantas yang dibelinya di Pasar Senen Jaya untuk menipu korbannya. Akibat aksinya itu, Joseph harus berhadapan dengan aparat Kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tubuhnya Janggal, Mahasiswa Ini Tepergok Jadi Polisi Abal-abal

Tubuhnya Janggal, Mahasiswa Ini Tepergok Jadi Polisi Abal-abal

News | Senin, 16 Juli 2018 | 16:57 WIB

Begini Modus Polisi Gadungan Joseph Beraksi di JLNT Casablanca

Begini Modus Polisi Gadungan Joseph Beraksi di JLNT Casablanca

News | Senin, 16 Juli 2018 | 14:53 WIB

Jadi Polisi Gadungan, Joseph Beli Atribut Polantas di Pasar Senen

Jadi Polisi Gadungan, Joseph Beli Atribut Polantas di Pasar Senen

News | Senin, 16 Juli 2018 | 13:45 WIB

Terkini

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

×