Atribut Polisi Dijual Bebas di Pasar Senen, Ini Kata Penjual

Iwan Supriyatna, Dian Rosmala

Selasa, 17 Juli 2018 | 14:10 WIB
Atribut Polisi Dijual Bebas di Pasar Senen, Ini Kata Penjual
Atribut aparat Kepolisian dijual bebas di blok lima, Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat.(Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Atribut aparat kepolisian dijual bebas di blok lima, Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat. Tak hanya atribut Polisi, para penjual pindahan dari blok satu dan dua Pasar Senen Jaya ini, juga menjual atribut khusus untuk institusi dan lembaga pemerintah lainnya.

Abdullah (32) mengaku kurang lebih sudah tujuh tahun berjualan atribut-atribut Kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Tak hanya pakaian, ia juga menjajakan atribut-atribut khusus milik aparat kepolisian.

Untuk berjualan atribut-atribut tersebut, Abdullah sudah mengantongi izin dari pihak Garnisun. Abdullah cukup sadar bahwa berjualan atribut aparat tidak boleh sembarangan.

"Ada juga sih aturannya. Kita juga tahu itu. Kita kan punya izin resmi juga dari Garnisun," kata Abdullah kepada Suara.com di kios miliknya, blok lima, Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Abdullah mengklaim, selama ini dirinya tidak sembarangan berjualan atribut institusi dan lembaga negara. Khusus untuk aparat keamanan, Abdullah hanya menjual apabila calon pembeli dapat menunjukan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang dikeluarkan oleh institusinya.

"Kalau membeli atribut seperti seragam dan pangkat, harus menunjukan KTA. Kalau rompi, kalau ada logo tribata tetap pakai KTA," ujar Abdullah.

"Kalau pakaian tanpa atribut, ya nggak masalah juga. Kan biasa dipakai juga oleh anak motor. Jadi nggak harus ada KTA," tambah Abdullah.

Seperti diketahui, belakangan ini marak aparat gadungan yang melancarkan aksinya di tengah-tengah masyarakat. Mereka kerap melakukan pungutan liar terhadap masyarakat dengan berlindung di balik atribut aparat yang dikenakan.

Kasus terakhir, yaitu seorang mahasiswa bernama Joseph Anugerah. Lelaki yang baru berusia 20 tahun itu sering kali melancarkan aksinya di jalan layang Non Tol Casablanca, Jakarta Selatan.

Joseph sering melakukan pungli kepada pengendara mobil dan motor yang melintas di jalan layang tersebut. Joseph cukup bermodalkan seragam Polantas yang dibelinya di Pasar Senen Jaya untuk menipu korbannya. Akibat aksinya itu, Joseph harus berhadapan dengan aparat Kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tubuhnya Janggal, Mahasiswa Ini Tepergok Jadi Polisi Abal-abal

Tubuhnya Janggal, Mahasiswa Ini Tepergok Jadi Polisi Abal-abal

News | Senin, 16 Juli 2018 | 16:57 WIB

Begini Modus Polisi Gadungan Joseph Beraksi di JLNT Casablanca

Begini Modus Polisi Gadungan Joseph Beraksi di JLNT Casablanca

News | Senin, 16 Juli 2018 | 14:53 WIB

Jadi Polisi Gadungan, Joseph Beli Atribut Polantas di Pasar Senen

Jadi Polisi Gadungan, Joseph Beli Atribut Polantas di Pasar Senen

News | Senin, 16 Juli 2018 | 13:45 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×