Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Kisah Pensiunan Pemulung Ubah BKT Jadi Lahan Pertanian Dadakan

Iwan Supriyatna

Kamis, 02 Agustus 2018 | 10:03 WIB
Kisah Pensiunan Pemulung Ubah BKT Jadi Lahan Pertanian Dadakan
Herman (57) pria paruh baya itu begitu terampil memanfaatkan sejengkal tanah di tepi Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur untuk dijadikan ladang sayur mayur.(Suara.com/

Suara.com - Bila biasanya bercocok tanam dilakukan di lahan yang luas, lain halnya dengan apa yang dilakukan oleh Herman (57). Pria paruh baya itu begitu terampil memanfaatkan sejengkal tanah di tepi Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur untuk dijadikan ladang sayur mayur.

Bersama sang istri, Yati (40), Herman menyulap lahan yang dulunya dipenuhi semak belukar dan tumpukan sampah menjadi ladang.

Sudah 5 tahun lamanya, Herman dan istri menggantungkan hidupnya dari hasil bertani di lahan milik pemerintah itu.

"Ya buat sambung hidup, untuk beli makan sehari-hari. Sudah tua bisa kerja apa lagi," kata Herman saat ditemui Suara.com, Kamis (2/8/2018).

Herman bercerita, dulunya ia dan istri menjadi pemulung di kawasan Duren Sawit. Selama bertahun-tahun menjadi pemulung dan berulang kali tertangkap petugas Satpol PP, Herman akhirnya jera.

Hanya bermodalkan arit dan pacul, Herman dan istri pun memutuskan untuk memanfaatkan tanah di tepi BKT yang terlantar. Saat itu, sepanjang hari dihabiskan oleh keduanya untuk membuka lahan di tepi BKT yang dipenuhi semak belukar.

Berbagai jenis sayur mayur pun ditanam oleh Herman, mulai dari cabai, terong, singkong, kangkung, daun katuk, hingga rempah-rempah seperti kunyit.

Beruntung, semua jenis sayuran yang ia tanam pun selalu tumbuh subur dan menghasilkan buah yang besar.

"Dulu coba tanam terong, alhamdulilah buahnya besar banget. Tanam timun suri juga jadinya besar banget segede paha orang dewasa, akhirnya ya semua sayuran di tanam aja disini," ungkap Herman.

Sebelumnya, bantaran Kanal Banjir Timur disebut-sebut memiliki potensi lahan yang cukup luas. Jika dikelola dengan serius, lahan itu mampu meningkatkan pasokan sayur-sayuran dan pendapatan masyarakat di DKI Jakarta. (Chyntia Sami Bhayangkara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beri Makan Kucing dengan Sayuran, Vegan Asal Australia Dikecam

Beri Makan Kucing dengan Sayuran, Vegan Asal Australia Dikecam

Lifestyle | Kamis, 19 Juli 2018 | 20:29 WIB

Wabah Listeriosis Meningkat di Eropa, Penyebabnya Sayuran Beku

Wabah Listeriosis Meningkat di Eropa, Penyebabnya Sayuran Beku

Health | Jum'at, 06 Juli 2018 | 19:30 WIB

Jangan Olah Sayuran Ini Sebagai Jus

Jangan Olah Sayuran Ini Sebagai Jus

Health | Jum'at, 22 Juni 2018 | 10:15 WIB

Terkini

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:00 WIB

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:50 WIB

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

×