Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Strategi Garuda Indonesia Bantu Kembangkan Sektor Pariwisata

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 09 Agustus 2018 | 20:05 WIB
Strategi Garuda Indonesia Bantu Kembangkan Sektor Pariwisata
Pesawat Garuda Indonesia [shutterstock]

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk saat ini terus melakukan pengembangan rute dari luar negeri menuju Indonesia sebagai upaya dalam meningkatkan ekonomi khususnya dari segi pariwisata.

Salah satu harapannya yaitu agar kedatangan turis ke Indonesia semakin bertambah.

Direktur Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansyuri menyampaikan, jika tahun ini sudah ada tiga rute Internasional tambahan yang dikembangkan yaitu Mumbai-Denpasar, Xi’an Cina-Denpasar dan Zhengzou-Denpasar.

“Tentunya India adalah salah satu negara dengan pertumbuhan turis yang terbesar. Saat ini sudah hampir mencapai 500 ribu turis. Lalu kemudian Cina sebagai negara yang terbesar saat ini juga kita liat potensi pertumbuhannya masih di atas 20-an persen bahkan mencapai 40-an persen,” ujar Pahala, usai diskusi dengan tema “Sharing Session Peran BUMN dalam Perekonomian Indonesia” di Menara BCA, M.H Thamrin Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018).

Kemudian, lanjut dia, konektivitas di dalam negeri. Khususnya ada pada bandara-bandara yang memang memiliki potensi yang cukup baik dalam hal mendatangkan turis.

“Dan juga di luar Bali sendiri, karena Bali sampai sekarang masih mencapai 40 persen, dari turis yang datang ke Indonesia berkunjung ke Bali. Tapi kita juga perlu melakukan diversifikasi dari turis-turis tersebut jika ingin pergi ke tempat-tempat mana saja,” kata dia.

Selain itu, Pahala menerangkan jika tahun ini pengembangan yang berpotensi bisa menyumbangkan turis itu juga dilakukan pada Rute penerbangan Selayar, Silangit, dan Kuta.

“Juga mulai dari 2017, Banyuwangi kita juga mulai kembangkan dari Jakarta-Banyuwangi,” tambahnya.

“Ini merupakan beberapa contoh pengembangan rute yang kita lakukan untuk bisa mengembangkan industri tourism di Indonesia,” tutur Pahala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KUR Bunga 7 Persen Dianggap Bisa Menggairahkan Sektor Pariwisata

KUR Bunga 7 Persen Dianggap Bisa Menggairahkan Sektor Pariwisata

Bisnis | Kamis, 09 Agustus 2018 | 16:24 WIB

Gempa Lombok Hilangkan Rp 1,4 Triliun Devisa Pariwisata Indonesia

Gempa Lombok Hilangkan Rp 1,4 Triliun Devisa Pariwisata Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Agustus 2018 | 18:42 WIB

TIC Diprediksi Pandu Puluhan Ribu Wisatawan Selama Asian Games

TIC Diprediksi Pandu Puluhan Ribu Wisatawan Selama Asian Games

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 18:26 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB