Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Donald Trump Dilengserkan, Analis : Pasar Saham Bakal Diuntungkan

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 27 Agustus 2018 | 13:22 WIB
Donald Trump Dilengserkan, Analis : Pasar Saham Bakal Diuntungkan
Presiden AS Donald Trump tiba di Pangkalan Udara Paya Lebar, Singapura, Minggu (10/6/2018), untuk menghadiri pertemuan dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un. [AFP/Anthony Wallace]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan, jika dirinya dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden AS, maka pasar saham akan hancur dan semua orang akan miskin.

“Jika saya diberhentikan, saya pikir pasar akan crash. Saya tidak tahu bagaimana Anda menuduh seseorang yang melakukan pekerjaan hebat,” kata Donald Trump dalam wawancara Fox and Friends yang disiarkan Kamis (23/8/2018).

Lalu apa benar hal tersebut bisa terjadi? Analis Wall Street sepertinya memiliki pandangan yang berbeda.

Saat ini, pasar saham tampaknya mengabaikan kekisruhan politik di sekitar Donald Trump. Indeks-indeks utama Wall Street hanya sedikit berubah hari Selasa (21/8/2018) ketika mantan pengacara pribadinya, Michael Cohen mengaku bersalah atas pelanggaran terkait keuangan kampanye yang tampaknya akan menyeret Donald Trump dan mantan manajer kampanye Paul Manafort divonis bersalah atas delapan tindakan penipuan bank.

Chief Market Strategist B Riley FBR Art Hogan mencatat, investor sudah menuai keuntungan dari kebijakan ekonomi Donald Trump, seperti kebijakan pemangkasan pajak korporasi.

"Market tidak sentimental. Mereka melihat pemerintahan, dan mendapatkan kebijakan yang pro-bisnis seperti yang diinginkan. Hal itulah yang diambil," kata Hogan.

Keluarnya presiden dari panggung politik bahkan bisa menguntungkan pasar saham. Hal ini mengingat banyaknya oposisi di sektor keuangan dan dunia usaha terhadap kebijakan perdagangan Donald Trump.

Kebijakan tersebut telah memicu ketegangan dengan Cina, Eropa dan negara dengan perekonomian besar lainnya di seluruh dunia.

"Kebiasaan Twitter Trump juga tidak bisa dikesampingkan," kata Hogan.

"Tidak akan ada tweet-tweet yang mengganggu dan kebijakan ekonomi buruk terhadap perdagangan. Pasar melihat hal itu sebagai hal yang positif,” tambahnya.

Wakil Presiden Mike Pence, yang akan menggantikan Donald Trump bila impeachment terjadi, tidak terlihat sebagai seorang yang proteksionis dan hakwish sehingga pasar mungkin akan bereaksi secara positif, kata Hogan.

Menurut Hogan, investor saat ini lebih mencemaskan mengenai prospek perang dagang dengan Cina. Perusahaan pemeringkat kredit Moody's dalam laporannya yang dirilis Rabu memprediksi bahwa hubungan perdagangan Amerika dengan Cina akan memburuk. Dan hal itu akan menghambat pertumbuhan ekonomi AS.

Kristina Hooper, chief global market strategist Invesco Ltd berpendapat Donald Trump tidak akan dimakzulkan.
"Jika pemakzulan tetap terjadi, market akan mengalami volatilitas dan mungkin saja aksi jual yang signifikan. Tapi saya yakin pergerakan yang volatil itu hanya untuk jangka pendek," jelasnya.

Hooper menguraikan ada beberapa alasan yang mendasari pendapatnya itu. Pertama, AS sudah mendapatkan kebijakan terbaik dari Donald Trump yakni reformasi pajak dan deregulasi.

"Elemen lain dari kebijakan yang tengah dia dorong, khususnya kebijakan perdagangan, tidak menyokong pertumbuhan dan mencemaskan para pimpinan perusahaan," urainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salah Warnai Bendera AS, Donald Trump Dihujat Netizen

Salah Warnai Bendera AS, Donald Trump Dihujat Netizen

News | Senin, 27 Agustus 2018 | 12:42 WIB

Balas Trump, Turki Naikkan Tarif Impor Barang asal AS

Balas Trump, Turki Naikkan Tarif Impor Barang asal AS

Bisnis | Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:00 WIB

Sandiaga Uno Jadi Cawapres Prabowo, Saham Saratoga Merangkak Naik

Sandiaga Uno Jadi Cawapres Prabowo, Saham Saratoga Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 13:38 WIB

Terkini

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:04 WIB

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB