Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Empat Dampak Melemahnya Rupiah, Bisa Picu PHK Massal

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Selasa, 11 September 2018 | 18:44 WIB
Empat Dampak Melemahnya Rupiah, Bisa Picu PHK Massal
Gerai penukaran mata uang asing di ITC Kuningan, Jakarta, Jumat (29/6) .

Suara.com - Rupiah masih belum digdaya di hadapan Dolar Amerika Serikat. Walau beberapa hari terakhir nilai tukar Rupiah mulai bergeliat naik, posisi nominalnya masih tinggi terhadap Dolar AS.

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, perdagangan Rupiah pada 10 September 2018 berada pada level Rp 14.835 per 1 dolar AS.

Level itu meningkat dibandingkan pada perdagangan 7 September 2018, saat setiap 1 Dolar AS seharga Rp 14.884.

Lantas, apa saja dampak dari pelemahan nilai tukar Rupiah tersebut? Menjawab hal itu, pengamat dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara mengungkapkan, terdapat empat dampak yang dirasakan.

Pertama, jelas dia, pelemahan Rupiah ini akan berpengaruh pada harga bahan pangan yang merangkak naik, terutama barang impor.

Sebab, nilai tukar Rupiah yang lemah menyebabkan biaya impor barang-barang pangan tersebut meningkat, sehingga memengaruhi harga jual di tingkat eceran.

"Meskipun Agustus mengalami deflasi, dilihat per komponen, inflasi volatile food (inflasi komponen bergejolak) sejak Januari - Agustus 2018 secara akumulatif mencapai 3,3 persen lebih tinggi dibanding Januari - Desember tahun 2017 yang hanya 0,71 persen. Ini berarti inflasi pangan harus jadi perhatian serius," kata dia saat dihubungi Suara.com, Selasa (11/9/2018).

Kedua, Bhima menuturkan, pelemahan Rupiah juga berdampak pada harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Dia menjelaskan, kenaikan harga minyak mentah dunia di kisaran USD 75 per barel membuat terjadi penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

baca juga

"Ketiga, bunga kredit akan semakin mahal seiring Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan untuk meredam gejolak Rupiah. Bunga kredit yang naik akan memberatkan masyarakat," tutur Bhima.

Terakhir, Bhima mengatakan, sisi manufaktur juga akan terdampak. Menurut dia, pelemahan Rupiah ini membuat biaya produksi dan beban utang luar negeri semakin meningkat.

Apalagi, tambah dia, banyak industri yang bergantung pada bahan baku impor. Misalnya, kelompok industri farmasi yang 90 persen bahan bakunya hasil impor.

"Kalau menaikkan harga jual barang, khawatir persentase pembelinya turun. Akhirnya perusahaan memangkas biaya produksi. Ini bisa mepicu PHK," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Penguatan Rupiah Terhadap Dolar AS Hanya Sementara

Pengamat: Penguatan Rupiah Terhadap Dolar AS Hanya Sementara

Bisnis | Selasa, 11 September 2018 | 14:16 WIB

Titik Terendah Pelemahan Rupiah Diprediksi Akhir September

Titik Terendah Pelemahan Rupiah Diprediksi Akhir September

Bisnis | Selasa, 11 September 2018 | 14:08 WIB

BI Tegaskan Pelemahan Rupiah Tak Seperti Krisis 1998

BI Tegaskan Pelemahan Rupiah Tak Seperti Krisis 1998

Bisnis | Senin, 10 September 2018 | 17:11 WIB

Rupiah Melemah, UMKM Tak Akan Gulung Tikar Layaknya Krismon 1998

Rupiah Melemah, UMKM Tak Akan Gulung Tikar Layaknya Krismon 1998

Bisnis | Senin, 10 September 2018 | 14:46 WIB

Kondisi Rupiah Melemah, Apakah Harga Suku Cadang Bakal Naik?

Kondisi Rupiah Melemah, Apakah Harga Suku Cadang Bakal Naik?

Otomotif | Senin, 10 September 2018 | 13:00 WIB

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×