Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Menteri Perdagangan Apresiasi Hadirnya Mesin Minyak Goreng AMH-o

Ade Indra Kusuma

Sabtu, 15 September 2018 | 17:27 WIB
Menteri Perdagangan Apresiasi Hadirnya Mesin Minyak Goreng AMH-o
Menteri Perdagangan apresiasi hadirnya mesin pengisi minyak goreng otomatis dari PT. Pindad [Suara.com/Aminuddin]

Suara.com - PT Pindad sukses meluncurkan mesin pengisi minyak goreng otomatis di gedung Kresna, Kantor Pusat Pindad, di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/9/2018). Mesin itu diberi nama Anjungan Minyak Goreng Hygienist Otomatis (AMH-o). Hal ini tentunya diapresiasi oleh Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita.

Acara launching mesin AMH-o itu dihadiri oleh Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose, Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media (PISM) Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno serta puluhan perwakilan produsen minyak goreng di Indonesia.

Abraham Mose mengatakan mesin AHM-o itu diperuntukan bagi pedagang minyak goreng eceran agar lebih higienis. Selain itu, kata dia, produk AHM-o ini tentu lebih murah dibanding dengan mesin serupa yang berasal dari luar negeri.

"Tujuan kami bagaimana menjadi inisiator membuat dulu AHM-o dan kemudian kita sosialisasi ke masyarakat dan mudahan punya nilai jual kedepannya," kata Mose di Kantor Pusat Pindad, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/9/2018).

Mesin AMH-o merupakan kerjasama dari 2 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain PT Pindad, PT Rekayasa Engineering yang merupakan anak perusahan PT Rekayasa Industri (Rekind) juga turut serta dalam pembuatan mesin filling minyak goreng otomatis itu.

"Konsep desain ada di PT Rekayasa Engineering, dan Pindad melakukan pembuatan mesin filling minyak goreng atau AMH-0 ini. Produksi kami siap untuk launching jual ke pasar dan mesin ini sudah food grade standar," jelasnya.

Pengoperasian AMH-o ini dikendalikan oleh microcomputer yang berfungsi untuk memastikan akurasi pengisian minyak goreng. Microcomputer yang tertanam pada AMH-o merupakan sebuah papan layar elektronik yang dilengkapi beberapa tombol yang mudah dioperasikan.

AMH-o juga dilengkapi dengan modul GPS yang dapat membantu produsen minyak goreng untuk memonitor lokasi unit AMH-o dan volume penjualan minyak goreng, baik secara harian, mingguan atau bulanan.

Mesin ini difungsikan untuk menyalurkan minyak goreng dalam jerigen ukuran 25 liter sesuai dengan merek dagang produsen ke kantong kemasan dalam beberapa takaran, mulai dari 250, 500 hingga maksimal ada di ukuran 1 liter minyak goreng. Penyaluran minyak  goreng itu menggunakan filling oil system yang terdiri dari pompa, pipa flexible, katup solenoid dan flow meter.

baca juga

Mose mengatakan untuk Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mesin AMH-o ini mencapai 65 persen. AMH-o, kata dia,  dibuat dalam rangka memenuhi Peraturan Menteri Perdagangan RI nomor 9/MDAG/PER/2/2016 yang mewajibkan peredaran minyak goreng curah menggunakan kantong kemasan sederhana

"Sekarang kita sudah bikin yang untuk launching ini sudah 20 unit mesin filling minyak goreng atau AMH-0, tapi nanti per hari kita bisa produksi sebanyak 100 unit. Kalau harganya saya bisa kasih bocoran itu kurang lebih 50 persen dari harga impor, yang berkisar antara Rp 15 juta sampai dengan 17 juta," tuturnya.

Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita mengatakan keunggulan mesin AMH-o ini selain bisa mengolah minyak menjadi lebih higienis, harga mesin inipun terbilang lebih murah dibandingkan dengan mesin serupa yang dibeli dari luar negeri.

"Ini lebih bagus dan lebih murah, ini kualitas bagus kemudian sudah dikalibrasi dari kementrian perdagangan, kemudian ada garansi, kalau dari luar kan belum tentu garansinya, ini Pindad kan bisa dicari kemana-mana," kata Enggar.

Dia menegaskan untuk distribusi mesin AMH-o ini nantinya akan diserahkan kepada pihak swasta. Secara tegas, Enggar tidak menyetujui kalau saja PT Pindad mendistribusikan mesin AMH-o itu langsung kepada konsumen pedagang minyak eceran.

"Ini dilakukan agar terjadi pemerataan ekonomi. Kita bisa lihat sekelas Toyota manufacturing pun kan hanya memproduksi untuk penjualan kan dilakukan oleh PT Astra, maka AMH-o pun sama,"

"Nanti distributor mesin filling minyak goreng atau AMH-0 itu saya akan perintahkan harus libatkan pengusaha-pengusaha daerah. Kalau diambil pusat semua maka nantinya akan terjadi gesekan-gesekan," tutup Enggar.

Kontributor : Aminuddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Impor Beras Ditambah, Menteri Perdagangan Akan Dipanggil DPR

Impor Beras Ditambah, Menteri Perdagangan Akan Dipanggil DPR

Bisnis | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 08:35 WIB

Terungkap! Ini yang Membuat Harga Telur Ayam Mendadak Naik

Terungkap! Ini yang Membuat Harga Telur Ayam Mendadak Naik

Bisnis | Senin, 16 Juli 2018 | 18:54 WIB

Menperin Usul Pungutan Ekspor Minyak Goreng Dipangkas

Menperin Usul Pungutan Ekspor Minyak Goreng Dipangkas

Bisnis | Jum'at, 13 Juli 2018 | 16:48 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB