Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Analis: IHSG pada Jumat 12 Oktober 2018 Diprediksi Menguat

Ade Indra Kusuma | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 06:50 WIB
Analis: IHSG pada Jumat 12 Oktober 2018 Diprediksi Menguat
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (12/10/2018) diprediksikan bakal berbalik arah menguat. [suara.com]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (12/10/2018) diprediksikan bakal berbalik arah menguat

‎Analis PT. KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko ‎ mengatakan, koreksi IHSG akibat tekanan regional yang sempat menunda momentum kenaikan sudah mereda. 

"Dan sekarang waktunya untuk rebound (Berbalik arah menguat) kembali menuju 5.815-5.870," kata Yuganur di Jakarta, Jumat (12/10/2018). 

Senada dengan Yuganur, Analis dari Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga memperkirakan IHSG bergerak menguat. Dia memperkirakan, IHSG bergerak di level 5.621 - 5.872.

William menjelaskan, peluang penguatan masih terlihat cukup besar dalam pergerakan IHSG hingga saat ini, tekanan dan koreksi terlihat masih berada dalam tahap wajar mengingat pola pergerakan IHSG yang masih menunjukkan berada dalam pola uptrend jangka panjang.

"‎Sedangkan rilis data perekonomian yang hingga saat ini masih terlihat cukup baik juga masih menunjukkan fundamental perekonomian yang cukup kuat sebagai penopang dari pergerakan IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat, " jelas William. 

Berbeda dengan Yuganur dan William, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji justru memperkirakan IHSG melemah. Dia menerangkan, Berdasarkan indikator, MACD berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. 

Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support alias melemah.  

"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.666.282 hingga 5.629.743. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.742.902 hingga 5.782.783," imbuh Nafan. 

Berdasarkan data RTI perdagangan IHSG pada Kamis (11/10/2018) kemarin dibuka melemah di level 5.733. Pelemahan tersebut berlanjut hingga perdagangan IHSG ditutup di level 5.702.

Dalam perdagangan kemarin, sebanyak 11,24 miliar volume saham diperdagangkan ‎dengan frekuensi 374.984 kali. Sementara, 78 saham bergerak naik, 337 saham bergerak turun, dan 94 saham tidak mengalami pergerakan.‎‎‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penguatan IHSG Diprediksi Terus Berlanjut

Penguatan IHSG Diprediksi Terus Berlanjut

Bisnis | Kamis, 11 Oktober 2018 | 05:36 WIB

Analis: IHSG Diprediksi Akan Terus Bergerak Positif

Analis: IHSG Diprediksi Akan Terus Bergerak Positif

Bisnis | Rabu, 10 Oktober 2018 | 06:04 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB