Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Enam Bulan Beroperasi, Bandara Kertajati Masih Sepi

Reza Gunadha, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 02 November 2018 | 18:02 WIB
Enam Bulan Beroperasi, Bandara Kertajati Masih Sepi
Bandara Internasional Jawa Barat alias BIJB Kertajati resmi melayani penerbangan reguler pada Mei 2018. [Suara.com/Dian Kusuma Hapsari]

Suara.com - Bandara Internasional Jawa Barat alias BIJB Kertajati resmi melayani penerbangan reguler pada Mei 2018.

Rute penerbangan yang dilayani BIJB yakni Kertajati - Surabaya dan Surabaya - Kertajati. Selanjutnya, bandara itu diharapkan segera membuka rute baru ke daerah potensial.

Namun, setelah enam bulan beroperasi, Bandara Kertajati belum maksimal dalam menyerap penumpang angkutan udara.

Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis BIJB Agus Sugeng Widodo mengakui, membutuhkan upaya yang cukup keras untuk menghadirkan penumpang dan maskapai penerbangan.

"Perlu upaya luar biasa untuk menghadirkan penumpang di BIJB ini, sehingga kedatangan teman-teman media ini membantu kami, karena problem kami sosialisasi ke masyarakat. Belum banyak yang tahu ada bandara besar seperti ini," kata Agus di BIJB Kertajati, Jumat (2/11/2018).

Menurut Agus, BIJB Kertajati sepatutnya mendapatkan penumpang dan maskapai yang banyak, lantaran bandara terbesar yang dibangun tanpa embel-embel perintis sebelumnya.

Salah satu hal yang menjadi permasalahan sepinya penumpang di BIJB Kertajati adalah, masih terbatasnya akses menuju lokasi dari Jakarta dan Bandung.

Keberadaan jalan provinsi yang masih belum memadai turut menjadi penyebab sulitnya akses dari Jakarta dan Bandung menuju BIJB Kertajati.

"Jalan provinsi yang sebagian masih semak belukar jadi problem. Pertanyaannya siapa yang merawat dan jadi aset siapa karena dibangun oleh Kementerian PUPR, lahan punya Pemprov Jabar dan dibiayai BIJB," ujar Agus.

baca juga

Selain itu, lanjut Agus, akses dari Bandung ke BIJB Kertajati juga cukup sulit karena harus melewati Tol Cipularang-Cikampek-Cipali yang memakan waktu lama.

Ia berharap, jalan Tol Cisumdawu segera rampung agar publik Bandung dapat dengan mudah menuju BIJB Kertajati.

"Kalau dari Cisumdawu ke Bandung kurang lebih jadinya 40 menit karena tinggal 62 kilometer," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jasa Raharja Mendata Keluarga Penumpang Lion Air JT 610 PQ LQP

Jasa Raharja Mendata Keluarga Penumpang Lion Air JT 610 PQ LQP

Press Release | Jum'at, 02 November 2018 | 10:29 WIB

UMP Jawa Barat Tahun 2019 Naik 8,23 Persen Jadi Rp 1,6 Juta

UMP Jawa Barat Tahun 2019 Naik 8,23 Persen Jadi Rp 1,6 Juta

Bisnis | Kamis, 01 November 2018 | 11:51 WIB

Serasa di Jepang, Wisata di Lembang Bandung Ini Instagramable

Serasa di Jepang, Wisata di Lembang Bandung Ini Instagramable

Lifestyle | Rabu, 31 Oktober 2018 | 16:52 WIB

Teknologi Bantu Bandung Majukan Cibadak Culinary Night

Teknologi Bantu Bandung Majukan Cibadak Culinary Night

Lifestyle | Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Kemelekatan Adalah Derita

Kemelekatan Adalah Derita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:03 WIB

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:01 WIB

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:54 WIB

Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor

Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:52 WIB

Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi

Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:46 WIB

Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA

Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:37 WIB

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:34 WIB

×