Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Enam Bulan Beroperasi, Bandara Kertajati Masih Sepi

Reza Gunadha, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 02 November 2018 | 18:02 WIB
Enam Bulan Beroperasi, Bandara Kertajati Masih Sepi
Bandara Internasional Jawa Barat alias BIJB Kertajati resmi melayani penerbangan reguler pada Mei 2018. [Suara.com/Dian Kusuma Hapsari]

Suara.com - Bandara Internasional Jawa Barat alias BIJB Kertajati resmi melayani penerbangan reguler pada Mei 2018.

Rute penerbangan yang dilayani BIJB yakni Kertajati - Surabaya dan Surabaya - Kertajati. Selanjutnya, bandara itu diharapkan segera membuka rute baru ke daerah potensial.

Namun, setelah enam bulan beroperasi, Bandara Kertajati belum maksimal dalam menyerap penumpang angkutan udara.

Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis BIJB Agus Sugeng Widodo mengakui, membutuhkan upaya yang cukup keras untuk menghadirkan penumpang dan maskapai penerbangan.

"Perlu upaya luar biasa untuk menghadirkan penumpang di BIJB ini, sehingga kedatangan teman-teman media ini membantu kami, karena problem kami sosialisasi ke masyarakat. Belum banyak yang tahu ada bandara besar seperti ini," kata Agus di BIJB Kertajati, Jumat (2/11/2018).

Menurut Agus, BIJB Kertajati sepatutnya mendapatkan penumpang dan maskapai yang banyak, lantaran bandara terbesar yang dibangun tanpa embel-embel perintis sebelumnya.

Salah satu hal yang menjadi permasalahan sepinya penumpang di BIJB Kertajati adalah, masih terbatasnya akses menuju lokasi dari Jakarta dan Bandung.

Keberadaan jalan provinsi yang masih belum memadai turut menjadi penyebab sulitnya akses dari Jakarta dan Bandung menuju BIJB Kertajati.

"Jalan provinsi yang sebagian masih semak belukar jadi problem. Pertanyaannya siapa yang merawat dan jadi aset siapa karena dibangun oleh Kementerian PUPR, lahan punya Pemprov Jabar dan dibiayai BIJB," ujar Agus.

Selain itu, lanjut Agus, akses dari Bandung ke BIJB Kertajati juga cukup sulit karena harus melewati Tol Cipularang-Cikampek-Cipali yang memakan waktu lama.

Ia berharap, jalan Tol Cisumdawu segera rampung agar publik Bandung dapat dengan mudah menuju BIJB Kertajati.

"Kalau dari Cisumdawu ke Bandung kurang lebih jadinya 40 menit karena tinggal 62 kilometer," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jasa Raharja Mendata Keluarga Penumpang Lion Air JT 610 PQ LQP

Jasa Raharja Mendata Keluarga Penumpang Lion Air JT 610 PQ LQP

Press Release | Jum'at, 02 November 2018 | 10:29 WIB

UMP Jawa Barat Tahun 2019 Naik 8,23 Persen Jadi Rp 1,6 Juta

UMP Jawa Barat Tahun 2019 Naik 8,23 Persen Jadi Rp 1,6 Juta

Bisnis | Kamis, 01 November 2018 | 11:51 WIB

Serasa di Jepang, Wisata di Lembang Bandung Ini Instagramable

Serasa di Jepang, Wisata di Lembang Bandung Ini Instagramable

Lifestyle | Rabu, 31 Oktober 2018 | 16:52 WIB

Teknologi Bantu Bandung Majukan Cibadak Culinary Night

Teknologi Bantu Bandung Majukan Cibadak Culinary Night

Lifestyle | Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Harga Minyak Melonjak Hampir 3 Persen Setelah Iran Perketat Blokade Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Hampir 3 Persen Setelah Iran Perketat Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:24 WIB

IHSG Mulai Memerah Kamis Pagi, Cermati Saham BBRI dan BMRI

IHSG Mulai Memerah Kamis Pagi, Cermati Saham BBRI dan BMRI

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:18 WIB

Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!

Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:15 WIB

Survei Konsumen BI Laporkan Indeks Keyakinan Konsumen Menurun di Mei 2026

Survei Konsumen BI Laporkan Indeks Keyakinan Konsumen Menurun di Mei 2026

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:06 WIB

Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?

Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:49 WIB

Inflasi Melejit ke 3,08 Persen, Apa Dampaknya?

Inflasi Melejit ke 3,08 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:30 WIB

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:08 WIB

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:00 WIB

Kewajiban Neto Investasi Turun Jadi 227,6 Miliar Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Kewajiban Neto Investasi Turun Jadi 227,6 Miliar Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:46 WIB

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:23 WIB