AS Larang Warganya Bertransaksi Emas dengan Venezuela

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
AS Larang Warganya Bertransaksi Emas dengan Venezuela
Peta Venezuela. [shutterstock]

Tidak jelas apakah Venezuela masih memiliki simpanan emas atau tidak.

Suara.com - Venezuela negara yang dijuluki The Land of Grace ini tengah mencari cara untuk memulihkan kondisi perekonomiannya yang tengah dilanda krisis.

Seperti dilansir dari Business Insider, salah satu cara yang akan ditempuh Venezuela yakni mengambil cadangan emasnya di Bank of England.

Dikabarkan sebanyak 15 ton emas dengan nilai 500 juta dolar AS dimiliki Venezuela di bank tersebut.

Namun demikian, Bank of England mencoba mengklarifikasi terkait rumor yang menyebutkan bahwa Venezuela memiliki simpanan emas sebanyak 15 ton di bank tersebut.

Hingga saat ini, tidak jelas apakah Venezuela memiliki simpanan emas yang berada di Bank of England atau tidak.

Venezuela dalam beberapa tahun terakhir menjadi penjual emas utama, dan tahun ini saja telah terjual sekitar 26 ton, senilai hampir 900 juta dolar AS ke Turki.

Dalam empat tahun terakhir, cadangan emas Venezuela telah turun menjadi sekitar 175 ton dari sekitar 400 ton.

Venezuela telah menjual cadangan emasnya yang cukup besar di bawah kepemimpinan Hugo Chavez kala dirinya menjabat untuk mencoba mengatasi krisis ekonomi yang melanda negara itu.

Venezuela juga mendapat sanksi dari AS yang para pengusaha emasnya dilarang bertransaksi dengan perusahaan AS.

Presiden Donald Trump pekan lalu menandatangani sebuah perintah untuk melarang warga AS berurusan dengan entitas dan orang-orang yang terlibat dengan penjualan emas korup atau menipu dari Venezuela.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS