Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Berbahaya Secara Politik, China Hapus Ribuan Akun Media Sosial

Vania Rossa, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 14 November 2018 | 06:07 WIB
Berbahaya Secara Politik, China Hapus Ribuan Akun Media Sosial
Jaringan media sosial dalam layar ponsel. [shutterstock]

Suara.com - Otoritas cyber China telah menghapus 9.800 akun media sosial dari penyedia berita independen yang dianggap telah memposting konten sensasional, vulgar, atau berbahaya secara politik.

Dilansir dari dari New York Times, Selasa (13/11/2018), aturan sensor online di negara Cina telah diperketat dalam beberapa tahun terakhir dengan mengesahkan undang-undang baru yang membahas tentang pembatasan outlet media, langkah-langkah pengawasan untuk situs media, dan menggulirkan kampanye untuk menghapus konten yang dianggap tidak dapat diterima.

Aturan sensor online ketat Cina telah diperketat dalam beberapa tahun terakhir dengan undang-undang baru untuk membatasi outlet media, serta dilakukan langkah-langkah pengawasan untuk situs media dan menggulirkan kampanye untuk menghapus konten yang dianggap berbahaya.

Cyberspace Administration of China (CAC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kampanye yang diluncurkan pada 20 Oktober itu telah menghapus akun-akun ilegal yang telah menyebarkan informasi yang secara politik berbahaya, memalsukan sejarah partai Komunis China (PKC), memfitnah pahlawan, dan memfitnah citra bangsa.

CAC juga memanggil raksasa media sosial, termasuk Tencent, Wechat, dan Weibo, memeringatkan mereka karena gagal mencegah "pertumbuhan tidak beradab" dan "semua jenis kekacauan" di antara media independen di platform mereka.

"Kekacauan di antara akun self-media telah secara serius menginjak-injak martabat hukum dan merusak kepentingan massa," ungkap CAC.

Akun-akun seperti itu telah menjamur beberapa tahun terakhir dari menawarkan konten jurnalisme investasi garis keras hingga konten gosip dan cabul.

Sejumlah media yang sangat populer lebih banyak menawarkan berita sensasional ketimbang mengonfirmasikannya ke sumber resmi. Akibatnya, pihak berwenang Cina menutup media yang membagikan konten palsu maupun pornografi secara ilegal.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengakuan Mengejutkan Siswa Bully Guru Sendiri di Kendal

Pengakuan Mengejutkan Siswa Bully Guru Sendiri di Kendal

News | Selasa, 13 November 2018 | 05:40 WIB

KPAI Sayangkan Video Guru Dibully Murid di Kendal

KPAI Sayangkan Video Guru Dibully Murid di Kendal

News | Senin, 12 November 2018 | 06:37 WIB

Pengasuh Dilarang Main Ponsel dan Menggunakan Media Sosial

Pengasuh Dilarang Main Ponsel dan Menggunakan Media Sosial

Lifestyle | Minggu, 11 November 2018 | 13:35 WIB

Terkini

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

×