Kritik Paket Kebijakan Jokowi, Prabowo : Kita Nggak Boleh Kaya

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 21 November 2018 | 08:10 WIB
Kritik Paket Kebijakan Jokowi, Prabowo : Kita Nggak Boleh Kaya
Prabowo mengundang blogger, youtuber dan influenser milenial di kediamannya. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Prabowo Subianto mengkritisi paket kebijakan ekonomi jilid 16 yang diluncurkan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Menurutnya, paket tersebut malah membuka pintu sebesar-besarnya untuk pihak asing masuk dan menguasai puluhan industri di dalam negeri.

Prabowo menjelaskan bahwa paket kebijakan ekonomi pemerintah Indonesia jilid 16 tidak sesuai dengan semangat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 terutama pada pasal 33 ayat 1 yang berbunyi bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan pasal 33 ayat 2 yang menyebutkan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

“Indikator-indikator saat ini menunjukan bahwa negara kita sedang memprihatinkan. Baru saja pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang menurut saya itu wujud bahwa kita menyerah total kepada bangsa asing. Negara kita sangat kaya memiliki banyak sumber daya alam yang bisa kita kelola sendiri,” kata Prabowo di kediamannya di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/11/2018).

Prabowo menekankan bahwa sumber kekayaan sebuah negara terletak pada pasar karena pasar menjadi pusat perputaran ekonomi rakyat. Dirinya sempat mencontohkan soal ketatnya barang atau produk yang akan masuk ke dalam Amerika.

Hal itu dilakukan Amerika guna menjaga pasar dan sumber-sumber ekonomi yang dikhususkan untuk masyarakat ekonomi Amerika saja.

“Itu lah tujuan sebuah negara, negara harus melindungi rakyatnya. Tapi pemerintah kita justru membuka seluas luasnya kepada asing, semua boleh masuk bahkan pekerja kasar juga boleh masuk, ini luar biasa," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menilai dengan dikeluarkannya paket kebijakan ekonomi jilid 16 oleh pemerintah, malah akan mempersulit masyarakat untuk hidup lebih sejahtera karena harus bersaing dengan pengusaha-pengusaha asing yang memiliki modal sangat besar.

Apalagi, dalam sistem kapitalisme tidak memberikan ruang dan peluang kepada rakyat kecil untuk bisa sukses mengembangkan usahanya karena tidak memiliki modal.

"Jadi artinya rakyat kita, anak-anak kita emak-emak nggak boleh jadi kaya, nggak boleh jadi Makmur. Nggak mungkin, dan kita harus mengakui bahwa sistem kapitalisme tidak memberikan peluang kepada rakyat kecil, dan tidak mungkin seorang pengusaha bisa berhasil kalau tidak dibantu oleh pemerintah," pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia memperbaharui Paket Kebijakan Ekonomi ke-16. Salah satu alasan diluncurkannya paket itu karena pemerintah melihat kondisi ekonomi global yang diperkirakan akan mengalami tekanan dan melambat di 2019.

Oleh karena itu pemerintah inisiatif untuk mengambil langkah jangka menengah panjang untuk menghadapi situasi global itu. Salah satu yang menjadi tujuan peluncurkan paket kebijakan ekonomi ke-16 ialah supaya bisa menjaga kepercayaan investor di tengah tekanan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo Mau Naikkan Gaji Guru Rp 20 Juta, Tarik Guru Asing

Kubu Prabowo Mau Naikkan Gaji Guru Rp 20 Juta, Tarik Guru Asing

News | Selasa, 20 November 2018 | 20:20 WIB

Sindir Jokowi soal Meikarta, Amien Rais: Investor Utamanya Cukong

Sindir Jokowi soal Meikarta, Amien Rais: Investor Utamanya Cukong

News | Selasa, 20 November 2018 | 19:35 WIB

Amien Rais Sindir Proyek Jokowi: Kereta Cebong Jakarta - Bandung

Amien Rais Sindir Proyek Jokowi: Kereta Cebong Jakarta - Bandung

News | Selasa, 20 November 2018 | 17:50 WIB

Terkini

Blok M Dibikin Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua Bergaya Eropa

Blok M Dibikin Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua Bergaya Eropa

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Apa Bedanya Loose Powder, Setting Powder, dan Finishing Powder? Kenali Fungsinya

Apa Bedanya Loose Powder, Setting Powder, dan Finishing Powder? Kenali Fungsinya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Ratu Dewa Bilang Enjoy saat Kabut Asap, Publik Bandingkan dengan Sikap Leonardo DiCaprio

Ratu Dewa Bilang Enjoy saat Kabut Asap, Publik Bandingkan dengan Sikap Leonardo DiCaprio

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Gelar Pahlawan Soeharto Digugat ke PTUN: Langgar TAP MPR dan Tak Punya Keteladanan!

Gelar Pahlawan Soeharto Digugat ke PTUN: Langgar TAP MPR dan Tak Punya Keteladanan!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi

53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Gus Ipul Minta Jajaran Kemensos Jadi Agen Perlinsos dan Perkuat Efisiensi Anggaran

Gus Ipul Minta Jajaran Kemensos Jadi Agen Perlinsos dan Perkuat Efisiensi Anggaran

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Ketahanan Pangan Tak Bisa Diseragamkan: Saatnya Kembali ke Pangan Lokal

Ketahanan Pangan Tak Bisa Diseragamkan: Saatnya Kembali ke Pangan Lokal

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Harga Mahal di Balik Sorotan FYP, Ketika Privasi yang Diam-Diam Dijual!

Harga Mahal di Balik Sorotan FYP, Ketika Privasi yang Diam-Diam Dijual!

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Curi Uang Rp20 Juta dan iPhone Bos, Apoteker Diduga Beraksi di Tiga Kota

Curi Uang Rp20 Juta dan iPhone Bos, Apoteker Diduga Beraksi di Tiga Kota

Jakarta | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Gelar Rapat Karhutla di Istana, Bakal Bahas Tawaran Bantuan Malaysia

Prabowo Gelar Rapat Karhutla di Istana, Bakal Bahas Tawaran Bantuan Malaysia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:31 WIB

×