Kenali Ciri-ciri Koperasi yang Tawarkan Investasi Bodong

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 04 Desember 2018 | 17:53 WIB
Kenali Ciri-ciri Koperasi yang Tawarkan Investasi Bodong
Ilustrasi investasi bodong. [Shutterstock]

Suara.com - ‎Saat ini masih banyak investasi bodong yang marak terjadi di tengah masyarakat. Sehingga, masyarakat harus berhati-hati dalam berinvestasi.

Investasi bodong bisa dari berbagai ‎macam penawaran, salah satunya lewat koperasi. Namun, seperti apa ciri-ciri koperasi yang menawarkan investasi bodong? Berikut ini ulasannya.

Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tongam L Tobing mengatakan, masyarakat perlu melihat dengan jeli dalam berinvestasi yang berkedok koperasi.

Pertama, perhatikan imbal hasil. Menurut Tongam jika pihak koperasi menawarkan investasi dengan imbal hasil yang tinggi, maka masyarakat perlu curiga. Bisa saja, penawaran tersebut merupakan investasi bodong yang berupaya untuk menarik minat calon korbannya.

"Biasanya, penipu itu memberi hasil yang tinggi dalam jangka waktu yang singkat. Kalau ada penawaran di koperasi yang sampai 30 persen per bulan atau 1 persen, itu masyarakat harus hati-hati," ujar Tongam dalam sebuah diskusi di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Kedua, masyarakat bisa melihat dari sisi legalitas. Menurut Tongam, koperasi yang legal terdaftar pasti mempunyai badan hukum dari Kementerian Koperasi dan UKM. Jika badan hukum bukan dari Kementerian terkait, maka itu bisa terindikasi bahwa koperasi tersebut ilegal.

"Oleh karena itu kami imbau masyarakat bila ada penawaran-penawaran dengan bunga yang tinggi dan sangat cepat tolong di cek legalitasnya di Kemenkop. Lihat dulu apakah koperasi ini benar-benar berbadan hukum dan bisa ditanyakan ke pemerintah," tutur dia.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM, Suparno meminta mas‎yarakat jika tertipu dan menemukan ciri-ciri koperasi ilegal bisa melaporkan ke Kemenkop atau bisa lapor secara online di www.awasikoperasi.depkop.go.id.

"Masyarakat boleh mengadu kemanapun, kalau mengadu ke Presiden, lewat Kantor Staf kepresidenan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kospin Pracico Luncurkan 'Kartu Digital' Pracico Privilege

Kospin Pracico Luncurkan 'Kartu Digital' Pracico Privilege

Press Release | Senin, 19 November 2018 | 13:57 WIB

Direktur Keuangan Adaro David Tendian Undur Diri

Direktur Keuangan Adaro David Tendian Undur Diri

Bisnis | Kamis, 15 November 2018 | 13:48 WIB

Pinjaman Online Menjamur, OJK Tak Bisa Atur?

Pinjaman Online Menjamur, OJK Tak Bisa Atur?

Bisnis | Rabu, 14 November 2018 | 06:12 WIB

Terkini

9 Sistem Pencernaan Manusia Organ dan Fungsinya

9 Sistem Pencernaan Manusia Organ dan Fungsinya

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gonjang Ganjing Persija Jelang Kick Off Super League, Diboikot Jakmania Manajemen Ambil Langkah Ini

Gonjang Ganjing Persija Jelang Kick Off Super League, Diboikot Jakmania Manajemen Ambil Langkah Ini

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Alasan Belum Siap, Ruben Onsu Minta Polisi Tunda Pemeriksaan Kasus Penipuan Rp3,5 M

Alasan Belum Siap, Ruben Onsu Minta Polisi Tunda Pemeriksaan Kasus Penipuan Rp3,5 M

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:12 WIB

Sejarah Terulang! Deretan Nenek Moyang Para Koruptor: Dari Tokoh Agama hingga Pejabat Militer

Sejarah Terulang! Deretan Nenek Moyang Para Koruptor: Dari Tokoh Agama hingga Pejabat Militer

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Buntut Demo 27 Agustus, Tukang Cermin di Pejompongan Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal

Buntut Demo 27 Agustus, Tukang Cermin di Pejompongan Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Bambang Kurniawan Tewas Dikeroyok Kelompok Tak Dikenal di Pejompongan, Sempat Diseret ke Jalan Raya

Bambang Kurniawan Tewas Dikeroyok Kelompok Tak Dikenal di Pejompongan, Sempat Diseret ke Jalan Raya

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Amerika Bakal Sanksi Bank China Jika Tidak Blokir Aliran Duit ke Iran

Amerika Bakal Sanksi Bank China Jika Tidak Blokir Aliran Duit ke Iran

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:00 WIB

POCO Pad, Tablet Serbaguna Rp3,9 Jutaan dengan Layar 2.5K 120Hz

POCO Pad, Tablet Serbaguna Rp3,9 Jutaan dengan Layar 2.5K 120Hz

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Apakah Usia 50 Tahun Masih Efektif Pakai Sunscreen untuk Mengurangi Flek Hitam?

Apakah Usia 50 Tahun Masih Efektif Pakai Sunscreen untuk Mengurangi Flek Hitam?

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:59 WIB

×