Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Tiap Tahun, Cina Tebang 20 Juta Pohon Hanya untuk Bikin Sumpit

M. Reza Sulaiman | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 05 Desember 2018 | 07:00 WIB
Tiap Tahun, Cina Tebang 20 Juta Pohon Hanya untuk Bikin Sumpit
Makan pakai sumpit di Cina. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan sumpit di Cina sudah tidak asing lagi, di mana masyarakatnya lebih umum menggunakan sumpit daripada sendok dan garpu untuk makan. Namun, tahukah Anda berapa jumlah pohon yang ditebang setiap tahunnya di Cina hanya untuk bikin sumpit?

Dilansir laman Telegraph, Cina membuang 80 miliar pasang sumpit kayu atau sama jumlahnya dengan 20 juta pohon setiap tahunnya.

Sumpit merupakan alat makan yang berasal dari Asia Timur. Sumpit digunakan untuk menjepit dan memindahkan makanan dari wadah, dari piring satu ke piring lain atau memasukkan makanan ke dalam mulut.

Sumpit bisa dibuat dari bahan seperti bambu, logam, gading dan plastik yang permukaannya sudah dihaluskan atau dilapis dengan bahan pelapis seperti pernis atau catsupaya tidak melukai mulut dan terlihat bagus.

Sumpit digunakan di banyak negara di seluruh dunia untuk menikmati makanan khas Asia Timur. Di beberapa negara Asia Tenggara, sumpit merupakan alat makan utama yang sama pentingnya seperti sendok dan garpu.

Pihak pemerintah mulai berupaya mengubah kebiasaan penduduk di Cina. Salah satu caranya dengan membuat restoran harus berupaya untuk menjauhi pengunaan sumpit sekali pakai. Hal ini dilakukan untuk mencegah suatu hari pohon akan habis karena dijadikan sumpit.

Pengunaan sumpit sekali pakai harus diperangi, tetapi masih ada kendala yang harus di hadapi pemerintah Cina. Produksi sumpit sekali pakai ternyata memberikan kontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Belum lagi harga sumpit yang dijual cukup murah, dan sulit diterapkan di restoran kecil. Bila penjualan sumpit sekali pakai dihentikan, ditakutkan akan berdampak bagi lapangan pekerjaan.

Kebiasaan untuk memakai sumpit saat makan oleh orang Cina bukan tanpa alasan. Konon cara ini mereka gunakan untuk bertahan hidup.

Dikisahkan dahulu kala wilayah tempat orang China rawan akan banjir, dan mereka juga tidak ingin menunggu makanan mereka dingin.

Mereka pun menemukan cara dengan mengambil dua buah ranting pohon untuk digunakan sebagai alat makan. Dua buah ranting inilah yang kemudian berevolusi menjadi sumpit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Datang ke Pameran Mobil, Pria Ini Jadi Rebutan Sales

Datang ke Pameran Mobil, Pria Ini Jadi Rebutan Sales

Tekno | Selasa, 04 Desember 2018 | 19:45 WIB

Bersiap Gelar ke-10, Kevin / Marcus Diminta Tingkatkan Hal Ini

Bersiap Gelar ke-10, Kevin / Marcus Diminta Tingkatkan Hal Ini

Sport | Selasa, 04 Desember 2018 | 16:45 WIB

Liburan ke Cina dan Ingin Memotret Panda, Ada Aturan Khususnya

Liburan ke Cina dan Ingin Memotret Panda, Ada Aturan Khususnya

Lifestyle | Selasa, 04 Desember 2018 | 10:33 WIB

Donald Trump Klaim Cina Bakal Turunkan Tarif Impor Mobil AS

Donald Trump Klaim Cina Bakal Turunkan Tarif Impor Mobil AS

Bisnis | Selasa, 04 Desember 2018 | 05:17 WIB

Perang Dagang AS - Cina Reda, Harga Minyak Mentah Langsung Naik

Perang Dagang AS - Cina Reda, Harga Minyak Mentah Langsung Naik

Bisnis | Senin, 03 Desember 2018 | 09:00 WIB

Terkini

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB

Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif

Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:55 WIB

Pegang Kontrak Hingga 2040, MedcoEnergi Perpanjang Operasional di Oman

Pegang Kontrak Hingga 2040, MedcoEnergi Perpanjang Operasional di Oman

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:41 WIB

realme P4 Series Resmi Diumumkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan AI Gaming Canggih

realme P4 Series Resmi Diumumkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan AI Gaming Canggih

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:31 WIB

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:24 WIB

Prabowo Mau Mobil Transparan Buat Sapa Rakyat, Purbaya Klaim Anggaran Ada

Prabowo Mau Mobil Transparan Buat Sapa Rakyat, Purbaya Klaim Anggaran Ada

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:12 WIB

Kolaborasi Industri dan Gerakan Kreatif Hasilkan Karya Seni Edukatif

Kolaborasi Industri dan Gerakan Kreatif Hasilkan Karya Seni Edukatif

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:08 WIB

Dilema Pertahanan Harga BBM : Rupiah Melemah dan Minyak Anteng di Atas 100 Dolar AS per Barel

Dilema Pertahanan Harga BBM : Rupiah Melemah dan Minyak Anteng di Atas 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:57 WIB