Jual Saham Inter Milan, Erick Thohir Kantongi Dana Segar Rp 2,4 Triliun

Iwan Supriyatna

Senin, 14 Januari 2019 | 06:49 WIB
Jual Saham Inter Milan, Erick Thohir Kantongi Dana Segar Rp 2,4 Triliun
Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Maruf Amin, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Presiden Inter Milan Erick Thohir dikabarkan telah menjual 30 persen saham miliknya kepada salah satu perusahaan yang terdapat di Hong Kong.

Dilansir dari laman La Gazzetta dello Sport, dari nilai penjualan 30 persen saham itu, Erick Thohir mengantongi dana segar sekitar Rp 2,4 triliun.

Dengan memiliki porsi kepemilikan saham sebesar 30 persen, perusahaan asal Hong Kong tersebut bisa menggaet pemain baru untuk memperkuat daya dobrak Inter Milan.

Masuknya perusahaan asal Hong Kong tersebut, disebut-sebut bakal semakin memperkuat keuangan Inter Milan.

Sebelum melepas 30 persen saham Inter Milan, Erick Thohir juga pada November lalu telah membeli klub League One Liga Inggris, Oxford United.

Cara Erick Thohir mengakuisisi Oxford United mirip seperti ketika Erick Thohir mengakuisisi Inter Milan.

Erick Thohir bermitra dengan beberapa pengusaha Indonesia guna membeli Oxford United. Salah satu pengusaha yang digandeng adalah Anindya Bakrie yang merupakan mitra Erick Thohir dalam bisnis media di Indonesia.

Tidak hanya menggandeng Anindya Bakrie, Erick Thohir juga mengajak pengusaha lain untuk bersama-sama membeli Oxford United.

Mitra lain Erick Thohir berasal dari Thailand bernama Sumrith Thanakarnjanasuth. Dengan bermitra bersama Erick Thohir, Sumrith mengemban jabatan Chairman Oxford United.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anindya Bakrie Ceritakan Kemajuan Indonesia di Cina

Anindya Bakrie Ceritakan Kemajuan Indonesia di Cina

Bisnis | Minggu, 13 Januari 2019 | 21:23 WIB

Belum Capai Kesepakatan, Icardi Berpeluang Tinggalkan Inter Milan

Belum Capai Kesepakatan, Icardi Berpeluang Tinggalkan Inter Milan

Bola | Jum'at, 11 Januari 2019 | 23:23 WIB

Mourinho Akhirnya Angkat Bicara, Pilih Real Madrid, Inter atau Benfica?

Mourinho Akhirnya Angkat Bicara, Pilih Real Madrid, Inter atau Benfica?

Bola | Jum'at, 11 Januari 2019 | 20:23 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×