Meski Diprediksi Menguat, IHSG Masuk Fase Jenuh Beli

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Meski Diprediksi Menguat, IHSG Masuk Fase Jenuh Beli
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

IHSG jelang akhir pekan ini diprediksi bakal kembali bergerak menguat.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jelang akhir pekan ini diprediksi bakal kembali bergerak menguat.

Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko mengatakan, meski diprediksi menguat, secara teknikal IHSG memang akan masuk dalam fase jenuh beli.

"Kami lihat secara teknikal pelaku pasar harusnya mewaspadai keadaan jenuh beli (overbought) setelah terjadinya rally dan breakout di IHSG di atas level 6.500, disarankan untuk ambil posisi pada koreksi dan konsolidasi minor versus mengejar momentum naik," ujarnya di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga memprediksi IHSG jelang akhir pekan ini akan bergerak menguat.

Secara teknikal, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Namun demikian, Stochastic dan RSI masih bergerak ke atas di area overbought.

Di sisi lain, terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.501 hingga 6.469. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.554 hingga 6.576," pungkas Nafan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS