Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

RUPSLB, Dharma Samudera Fishing Industries Rombak Direksi dan Komisaris

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 01 Februari 2019 | 19:03 WIB
RUPSLB, Dharma Samudera Fishing Industries Rombak Direksi dan Komisaris
PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk.

Suara.com - PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Berdasarkan hasil rapat itu, terdapat perombakan susunan dewan komisaris dan direksi pada tubuh perusahaan.

Corporate Secretary PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk Saut Marbun mengatakan, perusahaan yang bergerak pada bidang makanan laut ini telah menunjuk dewan komisaris baru.

Dengan adanya perombakan susunan dewan komisaris dan direksi, diharapkan dapat membawa perubahan besar bagi perusahaan untuk ke arah yang lebih maju.

"Keputusan pokok atas RUPSLB adalah disetujuinya perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, dengan menunjuk anggota baru dalam Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sehingga efektif sejak ditutupnya RUPSLB," kata Saut melalui keterangan pers yang diterima Suara.com, Jumat (1/2/2019).

Posisi Komisaris Utama kekinian dipercayakan kepada Stephen K sulistyo. Sementara Dewan Komisaris diisi oleh Johanes Sarsito, Albert M Sulistyo dan Nazori Djazuli.

Sementara untuk posisi Direktur Utama diampu oleh Ewijaya, dan untuk posisi direktur lainnya diisi oleh Ariyo Ali Suprapto, Cynthia Handyoko, serta Calvin N Sulistyo.

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk merupakan perusahaan multinasional, yang bergerak dalam bidang makanan laut.

Perusahaan yang berdiri sejak 1973 ini, menerima hasil tangkapan dari perairan Indonesia atau luar negeri untuk keperluan ekspor dan reekspor.

baca juga

Sebagai entitas yang bertahan lama dalam sektor perikanan Indonesia, yakni 40 tahun, PT Dharma Samudera membanggakan kerja sama yang erat dengan ribuan nelayan lokal dan seluruh masyarakat nelayan.

Kerja sama itulah yang menghasilkan hubungan untuk menjamin pasokan ikan segar dan tangkapan yang stabil dan berkelanjutan.

Hubungan antara PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk dengan nelayan ini terjadi dalam bentuk bantuan teknis dan keuangan guna pembangunan kapal penangkap ikan, penyediaan fasilitas kontrol suhu dalam kapal, dan negosiasi kesepakatan harga saling menguntungkan.

Jenis hubungan ini merupakan bagian dari visi perusahaan PT Dharma Samudera untuk menjadi korporasi kelas dunia dengan basis operasi yang kuat, sekaligus memperkaya kesejahteraan sosial dan ekonomi dari 10 juta pekerja perikanan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis

Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:00 WIB

DSFI Optimis Raup Pendapatan Rp 628 Miliar di 2024

DSFI Optimis Raup Pendapatan Rp 628 Miliar di 2024

Bisnis | Sabtu, 29 Juni 2024 | 13:38 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×