Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:00 WIB
Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis
PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) resmi mengoperasikan PLTS 331.08 kWp bersama Xurya, hal itu sebagai inovasi energi terbarukan di industri perikanan. [Istimewa]
Kesimpulan
  • PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) melakukan inovasi energi untuk mendukung industri perikanan.
  • Instalasi PLTS Atap ini berkapasitas 331,08 kilowatt peak (kWp) hasil kolaborasi dengan Xurya.
  • PLTS ini diperkirakan mampu menekan emisi karbon hingga 383.291 kilogram setiap tahunnya.

Suara.com - Di tengah tantangan efisiensi dan tuntutan ekonomi hijau, emiten pengolahan hasil perikanan, PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI), mengambil langkah strategis yang tak hanya ramah lingkungan tetapi juga cerdas secara finansial.

Perseroan resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap sebagai langkah konkret untuk menekan biaya operasional sekaligus memperkuat citranya di mata investor global.

Langkah ini lebih dari sekadar mengikuti tren keberlanjutan. Bagi perusahaan yang bergerak di industri padat energi seperti pengolahan ikan, biaya listrik merupakan salah satu komponen pengeluaran terbesar.

Dengan instalasi PLTS Atap berkapasitas 331,08 kilowatt peak (kWp) hasil kolaborasi dengan Xurya, DSFI secara proaktif memitigasi risiko kenaikan tarif listrik di masa depan dan menciptakan efisiensi biaya jangka panjang.

Direktur Utama Dharma Samudera Fishing Industries, Ewijaya, menyatakan bahwa langkah ini merupakan salah satu pionir di sektor industri perikanan Tanah Air.

Inisiatif ini diproyeksikan tidak hanya menghemat kantong perusahaan, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap pengurangan jejak karbon.

Secara kalkulasi, PLTS ini diperkirakan mampu menekan emisi karbon hingga 383.291 kilogram setiap tahunnya. Angka ini setara dengan upaya menanam 5.140 pohon, sebuah kontribusi nyata bagi lingkungan.

Bagi investor, angka-angka ini diterjemahkan menjadi komitmen nyata perusahaan terhadap praktik Environmental, Social, and Governance (ESG).

Di era modern, investor, terutama dari pasar global, tidak lagi hanya melihat valuasi dan laba perusahaan. Aspek keberlanjutan dan tata kelola yang baik (ESG) menjadi faktor krusial dalam pengambilan keputusan investasi.

Dengan mengadopsi energi bersih, DSFI mengirimkan sinyal kuat bahwa mereka adalah entitas bisnis yang bertanggung jawab dan memiliki visi jangka panjang.

"Investasi PLTS tidak hanya mengurangi biaya operasional, tetapi juga menjadi wujud komitmen DSFI terhadap keberlanjutan lingkungan dan daya saing industri hasil laut di pasar global,” kata Ewijaya dalam keterangan resminya, Rabu (27/8/2025).

Pernyataan ini menggarisbawahi dua keuntungan utama: efisiensi internal dan daya saing eksternal. Di pasar ekspor yang kompetitif, sertifikasi dan bukti praktik berkelanjutan bisa menjadi pembeda utama yang meningkatkan nilai tawar produk DSFI.

Langkah yang diambil DSFI bersama Xurya ini juga selaras dengan agenda besar pemerintah Indonesia untuk mencapai target Net Zero Emission pada 2060.

Dengan demikian, perseroan tidak hanya memperbaiki fundamental bisnisnya tetapi juga mendukung visi nasional dalam transisi energi bersih, memperkuat konsep blue and green economy yang menjaga ekosistem laut sekaligus menekan emisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Darurat Sampah, KLH: Budaya Buang Sampah Sembarangan Biang Kerok

Indonesia Darurat Sampah, KLH: Budaya Buang Sampah Sembarangan Biang Kerok

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:50 WIB

Merdeka dari Energi Fosil: Menyelamatkan Bumi dengan Energi Terbarukan

Merdeka dari Energi Fosil: Menyelamatkan Bumi dengan Energi Terbarukan

Your Say | Senin, 25 Agustus 2025 | 10:48 WIB

Prabowo Targetkan 100 Persen Listrik dari Energi Terbarukan, IESR Ingatkan Butuh Peta Jalan Konkret

Prabowo Targetkan 100 Persen Listrik dari Energi Terbarukan, IESR Ingatkan Butuh Peta Jalan Konkret

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 13:11 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB