Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

2 Ton Kue Keranjang Dipesan dari Yogyakarta, Harganya Rp 40.000 Per Kg

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 Februari 2019 | 16:01 WIB
2 Ton Kue Keranjang Dipesan dari Yogyakarta, Harganya Rp 40.000 Per Kg
Produksi kue keranjang di Jalan Bouraq, Tangerang, Banten, Jumat (9/2).

Suara.com - Sebanyak 2 ton kue keranjang dipesan dari Kota Yogyakarta di Imlek 2019 tahun ini. Harga per kilogram kue keranjang, Rp 40.000.

Pengrajin kue keranjang di Kota Yogyakarta meningkatkan produksi untuk memenuhi tingginya permintaan konsumen dari berbagai daerah menjelang Hari Raya Imlek 2019.

"Tahun ini (produksi) meningkat banyak, mencapai 2 ton, dan sekarang tinggal sedikit," kata pengrajin kue keranjang di Jalan Tukangan, Kota Yogyakarta, Sulistyowati ditemui di Yogyakarta, Senin (4/2/2019).

Kroduksi kue khas Imlek itu sangaja ditingkatkan hingga 2 ton karena permintaan pada tahun ini melonjak dibandingkan pada Imlek 2018. Permintaan mulai dari konsumen atau pengecer di dalam Kota Yogyakarta hingga luar daerah seperti Gombong, Kabupaten Kebumen, Purworejo, serta Magelang, Jawa Tengah.

Peningkatan permintaan kue keranjang pada tahun ini, menurut dia, seiring dengan menurunnya harga jual kue itu di pasaran. Sekarang kue keranjang dijual dengan harga Rp 40.000 per kilogram atau menurun dibandingkan tahun lalu yang masih mencapai Rp 47.000 per kilogram.

"Harga kue keranjang turun karena harga beras sebagai bahan baku kue keranjang tahun ini lebih murah dibandingkan tahun kemarin," kata pemilik industri kue Nyonya Seneng ini.

Pembutan kue keranjang di toko milik Sulstyowati memang baru dilakukan sejak 20 hari menjelang perayaan Imlek. Rata-rata per hari, produksi kue keranjang yang saat ini melibatkan 10 pekerja itu mampu mencapai 100 kilogram.

"Kita kan bikinnya terus setiap hari. Rata-rata sehari 100 kilogram," kata dia yang mengaku meneruskan bisnis orang tuanya yang didirikan sejak 60 tahun lalu itu.

baca juga

Meski permintaan meningkat, menurut Sulistyowati, harga jual kue keranjang miliknya tetap harus bersaing dengan produsen-produsen kue keranjang dari luar DIY yang biasanya memasang harga lebih murah.

"Persaingan banyak, dari luar kota murah-murah, apalagi dari Tegal murah sekali," kata dia yang mengaku beralih memproduksi kue mangkok pada hari-hari biasa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Menarik Tentang Angpao Ini Harus Kamu Tahu

5 Fakta Menarik Tentang Angpao Ini Harus Kamu Tahu

Bisnis | Senin, 04 Februari 2019 | 15:40 WIB

Ahok Sakit saat Pulang Kampung Jelang Imlek

Ahok Sakit saat Pulang Kampung Jelang Imlek

News | Senin, 04 Februari 2019 | 15:14 WIB

Berburu Sedekah Imlek, Pengemis Padati Vihara Dharma Bakti

Berburu Sedekah Imlek, Pengemis Padati Vihara Dharma Bakti

Bisnis | Senin, 04 Februari 2019 | 12:35 WIB

Pedagang Pernak-pernik Imlek di Taman Sari Keluhkan Sepinya Pembeli

Pedagang Pernak-pernik Imlek di Taman Sari Keluhkan Sepinya Pembeli

Bisnis | Senin, 04 Februari 2019 | 11:56 WIB

Rayakan Imlek 2019 di Pasar Tiban Kampoeng Peranakan, Yuk!

Rayakan Imlek 2019 di Pasar Tiban Kampoeng Peranakan, Yuk!

Lifestyle | Minggu, 03 Februari 2019 | 14:01 WIB

Terkini

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:36 WIB

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:14 WIB

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB