Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Gara-gara Taman Hiburan, Pendapatan Kuartalan Disney Melonjak Naik

Vania Rossa, Achmad Fauzi

Rabu, 06 Februari 2019 | 07:34 WIB
Gara-gara Taman Hiburan, Pendapatan Kuartalan Disney Melonjak Naik
Disneyland [shutterstock]

Suara.com - Perusahaan taman hiburan Walt Disney Co melaporkan pendapatan kuartalannya yang bertumbuh naik. Raihan ini melebihi estimasi Wall Street. Diketahui pertumbuhan pendapatan ini berkat bisnis taman hiburannya.

Dilansir dari Reuters, untuk kuartal pertama fiskal yang berakhir pada bulan Desember, Disney melaporkan laba per saham yang disesuaikan sebesar 1,84 dolar AS. Analis rata-rata memperkirakan 1,55 dolar AS.

Pendapatan operasional di unit jaringan media, bisnis terbesar Disney, naik 7 persen dari tahun sebelumnya menjadi 1,3 miliar dolar AS. Divisi siaran ABC menyaksikan peningkatan laba 40 persen berkat pertumbuhan biaya afiliasi, pendapatan iklan, dan penjualan program.

Divisi taman hiburan dan produk konsumen melaporkan laba sebesar 2,2 miliar dolar AS, naik 10 persen dari tahun sebelumnya. Hasilnya didukung oleh peningkatan pengeluaran pengunjung dan tingkat hunian yang lebih tinggi di taman hiburan Disney di AS.

"Momentum penghasilan Disney menunjukkan bahwa perusahaan akan memasuki pasar streaming video yang sangat kompetitif dari posisi yang kuat," kata Haris Anwar, analis senior di Investing.com.

"Jika aset media yang ada menghasilkan uang tunai yang baik dan mampu menahan biayanya, dorongan streaming video akhir tahun ini harus membuat investor bersemangat dan membantu saham untuk keluar dari mantra lesunya saat ini," tambahnya.

Meski begitu, keuntungan di studio film Disney anjlok 63 persen menjadi 309 juta dolar AS karena film-film termasuk Mary Poppins Returns tidak dapat memberikan pendapatan yang melebihi film-film tahun kemarin seperti Star Wars: The Last Jedi.

Selain itu, divisi baru, langsung ke konsumen dan internasional juga melaporkan kerugian 136 juta dolar AS untuk kuartal ini. Itu termasuk pengeluaran untuk mendirikan Disney +, layanan streaming untuk hiburan keluarga yang rencananya akan diluncurkan perusahaan tahun ini.

Disney juga sedang dalam proses membeli aset film dan TV dari 21st Century Fox Inc untuk memperluas portofolio pemrogramannya.

"Membangun bisnis langsung ke konsumen yang kuat adalah prioritas utama kami, dan kami terus berinvestasi dalam konten yang luar biasa dan teknologi inovatif untuk mendorong keberhasilan kami di ruang ini," kata Kepala Eksekutif Bob Iger dalam sebuah pernyataan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kirim Surat ke Disney, Gadis Ini Minta Karakter Princess Berkacamata

Kirim Surat ke Disney, Gadis Ini Minta Karakter Princess Berkacamata

Lifestyle | Selasa, 05 Februari 2019 | 09:07 WIB

Keren, Bahrain Akan Punya Taman Hiburan Bawah Laut Musim Panas Ini

Keren, Bahrain Akan Punya Taman Hiburan Bawah Laut Musim Panas Ini

Lifestyle | Jum'at, 01 Februari 2019 | 15:42 WIB

Ditutup pada 2001, Begini Penampakan Taman Bermain Disney yang Kian Angker

Ditutup pada 2001, Begini Penampakan Taman Bermain Disney yang Kian Angker

Lifestyle | Sabtu, 26 Januari 2019 | 09:15 WIB

Terkini

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:38 WIB

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:34 WIB

Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing

Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:20 WIB

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:08 WIB

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB