Data AAJI: Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal IV 2018 Turun 5 Persen

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 27 Februari 2019 | 14:14 WIB
Data AAJI: Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal IV 2018 Turun 5 Persen
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatatkan kinerja asuransi jiwa pada 2018 yang belum gemilang. Hal ini bisa dilihat dari total pendapatan industri asuransi di 2018 yang mengalami perlambatan 19,4 persen dibandingkan tahun lalu.

Ketua Bersama AAJI, Maryoso Sumaryono mengatakan, perlambatan kinerja ini dikarenakan turunnya pendapatan premi sebesar 5 persen atau senilai Rp 185,88 triliun di kuartal IV 2018.

"Penurunan total premi dipengaruhi oleh menurunnya pendapatan premi dari saluran distribusi bancassurance sebesar 11,2 persen serta berkontribusi sebesar 42,9 persen dari keseluruhan total pendapatan premi industri asuransi jiwa," ujarnya dalam konferensi pers di Rumah AAJI, Jalan Talang Betutu, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Maryoso menjabarkan, pendapatan premi tersebut didapat dari pendapatan premi bisnis baru sebesar Rp 117,38 triliun atau turun 8,2 persen dibandingkan tahun 2017 dan pendapatan premi lanjutan Rp 68,5 triliun atau naik 1 persen dibandingkan tahun lalu.

"Tercatat pendapatan premi bisnis baru yang berasal dari produk asuransi kesehatan memiliki kontribusi sebesar 4,8 persen dari keseluruhan total pendapatan premi bisnis baru pada Kuartal IV-2018," jelas dia.

Maryoso menuturkan, penurunan kinerja industri ini juga dapat dilihat dari hasil investasi industri asuransi jiwa pada kuartal IV yang mengalami penurunan. Tercatat, hasil investasi pada kuartal IV 2018 sebesar Rp 7,83 triliun atau turun 84,5 persen.

"Penurunan kinerja hasil investasi asuransi jiwa disebabkan penurunan harga pasar pada investasi saham dan reksadana," jelas dia.

Meski begitu, tambah Maryoso, jika dibandingkan kuartal III 2018, hasil investasi pada kuartal IV 2018 mengalami kenaikan 509,8 persen. Sehingga, dengan raihan itu Maryoso optimis kinerja industri asuransi jiwa akan membaik.

"Hal tersebut menunjukan bahwa IHSG sudah menguat dan industri asuransi jiwa optimis untuk hasil investasi akan semakin membaik," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Kuartal III 2018 Turun 15,5 Persen

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Kuartal III 2018 Turun 15,5 Persen

Bisnis | Jum'at, 07 Desember 2018 | 16:57 WIB

Cegah Penyelewengan Data, AAJI Gandeng Ditjen Dukcapil

Cegah Penyelewengan Data, AAJI Gandeng Ditjen Dukcapil

Bisnis | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 10:55 WIB

Asia Tenggara Jadi Role Model Industri Asuransi Global

Asia Tenggara Jadi Role Model Industri Asuransi Global

Press Release | Rabu, 29 Agustus 2018 | 14:54 WIB

Terkini

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:17 WIB

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:07 WIB

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:32 WIB

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:00 WIB

Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan

Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:27 WIB

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:10 WIB

Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT

Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:56 WIB

SPPG Kini Jadi Jantung Ekonomi Desa

SPPG Kini Jadi Jantung Ekonomi Desa

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:50 WIB

Prabowo: Hilirisasi Kunci Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Prabowo: Hilirisasi Kunci Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 00:16 WIB