alexametrics

Penjualan Udang di Pasar Ikan Modern Muara Baru Lesu 2 Pekan Terakhir

Pebriansyah Ariefana | Muslimin Trisyuliono
Penjualan Udang di Pasar Ikan Modern Muara Baru Lesu 2 Pekan Terakhir
Pasar Ikan Modern Muara Baru. (Suara.com/Muslimin)

Peminat udang di pasar tradisional membuat pedagang membeli hanya setengah dari hari biasanya.

Suara.com - Pedagang udang di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara keluhkan omzet penjualannya menurun. Hal tersebut diungkapkan Maruf pedagang udang, menurutnya kurangnya peminat di pasar tradisional membuat penjualan udang hampir dua pekan ini menurun.

Peminat udang di pasar tradisional membuat pedagang membeli hanya setengah dari hari biasanya. Sedangkan untuk persediaan udang cukup banyak. Bahkan Maruf Amin mengaku sampai menolak pasokan udang untuk saat ini.

"Belum terlalu banyak peminatnya sekarang kita bisa jual 500 kilogram dalam semalam, biasanya sampai 2000 kilogram dalam sehari," ujar Maruf saat ditemui Suara.com, Minggu (17/3/2019).

Maruf bisa mengantongi omzet mencapai Rp 80 juta atau Rp 100 juta dalam sehari bila sedang ramai. Untuk meningkatkan minat membeli udah Maruf harus menurunkan harga jual.

Baca Juga: Sewa Lapak Pasar Ikan Modern Muara Baru Mahal, Tapi Pedagang Untung

Meskipun pembeli perorangan mulai muncul di Pasar Ikan Modern Muara Baru belum bisa meningkatkan penjualan.

"Untuk tempat cukup bagus, tetapi penjualan udang yang biasa saya jual 95 ribu perkilo sekarang dijual Rp 85 ribu perkilogram," tambahnya.

Untuk perubahan setelah pindah dari kios yang lama pembeli perseorangan mulai tumbuh. Bila pasokan udang yang dijualnya tidak habis ia mengantisipasinya dengan mengembalikannya.

"Kita kalau memang tidak habis bisa dikembalikan ke pemasok tergantung lihat permintaan," terangnya.

Baca Juga: Kerapu dan Bawal Jadi Andalan Menu Food Court Pasar Ikan Modern Muara Baru

Komentar