Jokowi 3 Hari Lagi Resmikan MRT Meski Besaran Tarifnya Belum Jelas

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio
Jokowi 3 Hari Lagi Resmikan MRT Meski Besaran Tarifnya Belum Jelas
Presiden Joko Widodo bersiap menaiki kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (6/11). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Tiga hari jelang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) besaran tarif MRT belum juga jelas.

Suara.com - Tiga hari jelang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) besaran tarif MRT belum juga jelas. DPRD DKI Jakarta belum juga menyetujui tarif dan subsidi yang diajukan Pemerintah Provinsi DKI.

Ketua Komisi C DPRD DKI, Santoso mengatakan, penentuan tarif MRT baru akan ditentukan pada rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) fraksi di Parlemen Kebon Sirih pada Senin (25/3/2019). Padahal peresmian dijadwalkan pada Minggu (24/3/2019).

"Belum. Tadinya (hari ini) kita mau rapat bahas lagi finalisasi. Tapi ternyata batal. Jadi diputuskan Senin nanti ada rapim," kata Santoso saat dihubungi pada Rabu (20/3/2019).

Dia menjamin pada hari Senin itu Rapimgab bisa menyetujui tarif MRT yang sudah dibahas beberapa pekan terakhir di komisi B dan C.

"Kita Komisi B dan Komisi C rapat dulu pagi-pagi, hasilnya kita ajukan ke Rapimgab siangnya. Iya selesai kok bisa," jelasnya.

Politikus partai Demokrat itu mengatakan, penetapan tarif yang berselang sehari setelah peresmian MRT tidak akan mengganggu rencana operasionalisasi MRT.

Adapun menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan MRT akan beroperasi secara komersial pada 1 April 2019.

"Iya nggak apa-apalah. Yang nggak boleh itu kita gagalin peresmiannya," tutup Santoso.

Sebelumnya, Pemprov DKI mengusulkan ke DPRD tarif MRT Jakarta dipatok antara Rp 8.500 per 10 kilometer dan Rp 10.500 per 10 kilometer.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS