Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Berencana IPO, Lion Air Ingin Perbaiki Bisnis Usai Pesawat Jatuh?

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Jum'at, 22 Maret 2019 | 21:03 WIB
Berencana IPO, Lion Air Ingin Perbaiki Bisnis Usai Pesawat Jatuh?
Ilustrasi pesawat Lion Air. (Shutterstock)

Suara.com - Lion Air bakal menyusul Garuda Indonesia, sebagai perusahaan maskapai penerbangan yang melantai di Bursa Efek Indonesia.

Maskapai penerbangan berbiaya murah (Low Cost Carrrier/LCC) tersebut sudah berencana melangkahkan kakinya di BEI.

Menurut informasi BEI, pihak maskapai berlogo Singa Merah itu telah mengikuti IPO Master Class yang digelar BEI.

IPO Master Class sendiri adalah kegiatan yang dirancang regulator operator modal, untuk menyiapkan tim dari calon emiten untuk melakukan IPO. Terutama yang telah memiliki rencana matang untuk segera go public.

"Kelas ini khusus dirancang dengan memberikan materi secara komprehensif, dan melibatkan profesi penunjang pasar modal sebagai pembicara," kata Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna, Jumat (22/3/2019).

Namun, Nyoman mengakui, hingga saat ini pihak maskapai belum menyampaikan dokumen resmi terkait dengan rencana pelepasan sahamnya ke publik.

"Pada saat ini, dokumen secara resmi belum diterima bursa. Bursa menyambut baik apabila perseroan segera merealisasikan rencana," jelas dia.

Perbaiki Bisnis Pasca Pesawat Jatuh

Banyak alasan yang mencuat, Lion Air melakukan IPO. Berdasarkan Bloomberg, aksi korporasi maskapai LCC rencana ini dikaitkan untuk memperbaiki bisnis pascajatuhnya pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 pada Oktober 2018 silam.

Tampaknya, kecelakaan tersebut membuat bisnis maskapai milik Rusdi Kirana ini terganggu, sehingga, maskapai membutuhkan dana segar untuk memperbaiki bisnisnya.

Tak tanggung-tanggung, Bloomberg melaporkan, Lion Air mengincar dana USD 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun.

Namun, isu maskapai Lion Air berencana IPO bukan tahun ini saja. Pada medio 2005-an, Lion Air pernah menyatakan niat untuk melepas sahamnya.

Rencana itu telah ditunda beberapa kali karena ekonomi Indonesia yang lesu dan masalah lainnya. Dan tentunya, rencana yang baik ini ditunggu oleh semua pihak, terutama publik.

Suara.com pun telah berusaha menghubungi pihak Lion Air yaitu Managing Director Daniel Putut lewat pesan singkat. Namun, tak kunjung dibalas oleh pihak tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiket Pesawat Mahal, Lion dan Garuda Diduga Biang Keroknya

Tiket Pesawat Mahal, Lion dan Garuda Diduga Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 20 Maret 2019 | 17:33 WIB

Bayar Dana Talangan Menara MUI, Ma'ruf Amin Cari Uang Lewat Reksadana

Bayar Dana Talangan Menara MUI, Ma'ruf Amin Cari Uang Lewat Reksadana

Bisnis | Rabu, 13 Februari 2019 | 15:22 WIB

Begini Nasib Fintech Jika Maruf Amin Terpilih Jadi Cawapres

Begini Nasib Fintech Jika Maruf Amin Terpilih Jadi Cawapres

Bisnis | Rabu, 13 Februari 2019 | 14:48 WIB

Pengawalan Ketat Paspampres untuk Ma'ruf Amin Jadi Pusat Perhatian di BEI

Pengawalan Ketat Paspampres untuk Ma'ruf Amin Jadi Pusat Perhatian di BEI

Bisnis | Rabu, 13 Februari 2019 | 14:01 WIB

Pakai Sarung ke BEI, Ma'ruf Amin Bicara soal Ekonomi Syariah

Pakai Sarung ke BEI, Ma'ruf Amin Bicara soal Ekonomi Syariah

Bisnis | Rabu, 13 Februari 2019 | 12:07 WIB

Terkini

Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!

Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:15 WIB

Dari Sedekah Muncul Ide Usaha, Sandal Produksi Rumahan Ini Kini Tembus Pasar Nasional

Dari Sedekah Muncul Ide Usaha, Sandal Produksi Rumahan Ini Kini Tembus Pasar Nasional

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:12 WIB

Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?

Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:10 WIB

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:32 WIB

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:05 WIB

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:11 WIB

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:37 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:54 WIB

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:34 WIB

Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen

Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:29 WIB